Termasuk kategori pohon apakah Anda ?
Cari tahu karakteristik Anda berdasarkan jenis pohon yang ada di dunia,
hanya berpatokan dengan tanggal kelahiran Anda. Selamat mencoba !
>>Tanggal Kelahiran
>>Jenis Pohon
23 Desember - 1 Januari
Apel
2 Januari - 11 Januari
Fir
12 Januari - 24 Januari
Elm
25 Januari - 3 Februari
Cypress
4 Februari - 8 Februari
Poplar
9 Februari - 18 Februari
Cedar
19 Februari - 28 Februari
Pinus / Pine
1 Maret - 10 Maret
Weeping Willow
11 Maret - 20 Maret
Lime
21 Maret
Oak
22 Maret - 31 Maret
Hazelnut
1 April - 10 April
Rowan
11 April - 20 April
Maple
21 April - 30 April
Walnut
1 Mei - 14 Mei
Poplar
15 Mei - 24 Mei
Chestnut
25 Mei - 3 Juni
Ash
4 Juni - 13 Juni
Hornbeam
14 Juni - 23 Juni
Fig
24 Juni
Birch
25 Juni - 4 Juli
Apel
5 Juli - 14 Juli
Fir
15 Juli - 25 Juli
Elm
26 Juli - 4 Agustus
Cypress
5 Agustus - 13 Agustus
Poplar
14 Agustus - 23 Agustus
Cedar
24 Agustus - 2 September
Pinu / Pine
3 September - 12 September
Weeping Willow
13 September - 22 September
Lime
23 September
Olive
24 September - 3 Oktober
Hazelnut
4 Oktober - 13 Oktober
Rowan
14 Oktober - 23 Oktober
Maple
24 Oktober - 11 November
Walnut
12 November - 21 November
Chestnut
22 November - 1 Desember
Ash
2 Desember - 11 Desember
Hornbeam
12 Desember - 21 Desember
Fig
22 Desember
Beech
APEL, Si Cinta
Penuh pesona dan daya tarik, menyenangkan, petualang, senstif, selalu
dalam cinta, suka dicintai dan mencintai, teman yang penyayang dan dapat
dipercaya, sangat dermawan, pemikiran teknis, hidup untuk hari ini, ahli
filsafat penuh imaginasi
FIR, Si Misterius
Citra rasa luar biasa, mulia, menyukai sesuatu yang indah, perasa,
keras kepala, egois, agak modis, sangat ambisius, berbakat, banyak
teman, banyak musuh, dapat diandalkan
ELM, Si Mulia
Mempunyai fisik yang menyenangkan, modis, tidak gampang memaafkan
kesalahan, periang, suka memimpin dan tidak menyukai dipimpin, teman
yang jujur dan setia, suka mengetahui semua karakter orang dan memberi
keputusan, dermawan, sense of humor yang baik, praktis
CYPRESS, Si Setia
Kuat, mudah beradaptasi, periang, optimis, memerlukan uang dan
pendidikan yang cukup, benci kesendirian, pecinta yang tidak pernah
puas, setia, pemarah, tidak dapat diatur, dan ceroboh
POPLAR, Si Tidak Pasti
Sangat dekoratif, tidak percaya diri, berani jika diperlukan,
memerlukan lingkungan yang berkeinginan baik dan menyenangkan, sangat
pemilih, sering sendiri, pendendam, bakat artistik, organizer yang baik,
cenderung berfilososfi, dapat diandalkan di berbagai situasi, memandang
hubungan dengan serius
CEDAR , Si Percaya Diri
Kecantikan yang langka, tahu bagaimana beradaptasi, menyukai kemewahan,
cenderung memandang rendah orang lain, percaya diri, tidak sabar,
mempunyai banyak bakat, pekerja keras, optimis, menunggu cinta sejati,
dapat membuat keputusan cepat.
PINE, Si Istimewa
Menyukai kawan yang sepaham, sangat sehat, tahu bagaimana hidup
menyenangkan, sangat aktif, alami, teman yang baik tetapi jarang
bersahabat, gampang jatuh cinta tetapi cepat pudar, dengan mudah
menyerah, praktis dan dapat dipercaya.
WEEPING WILLOW, Si Melankolis
Si Cantik yang penuh dengan ke - melankolis - an, aktraktif, menyukai
segala sesuatu yang indah dan bercitra rasa, suka berpetualang, pemimpi,
gelisah, pendorong semangat, jujur, dapat dipengaruhi tetapi tidak mudah
hidup dengannya, penuntut, intuisi baik, menderita dalam cinta tetapi
kadang menemukan pasangan yang tepat.
LIME, Si Peragu
Menerima hidup apa adanya, tidak menyukai perkelahian, tekanan dan
pekerjaan, cenderung malas dan mengganggur, berkorban demi teman, banyak
talenta tetapi tidak ada kemauan dalam mengembangkan, selalu mengeluh,
setia tetapi sangat pencemburu.
HAZELNUT, Si Luar Biasa
Mempesona, tidak penuntut, sangat pengertian, tahu bagaimana membuat
sebuah impresi, pejuang sosial yang aktif, terkenal, pecinta yang
mendorong semangat, teman yang jujur dan penuh dengan toleransi, rasa
keadilan yang tepat.
ROWAN, Si Sensitif
Penuh dengan pesona, periang, tidak egois, suka menarik perhatian,
menyukai kehidupan, pergerakan ketergantungan dan mandiri, citarasa
tinggi, artistik, penuh gelora dan emosional, teman bicara yang baik dan
tidak mudah memaafkan.
MAPLE, Si Pemikir Mandiri
Bukan orang biasa, penuh imaginasi dan keaslian, pemalu dan perasa,
ambisius, sombong, menyukai pengalaman baru, kadang gugup, kompleks,
ingatan baik, belajar dengan mudah, kehidupan cinta yang rumit.
WALNUT, Si Gelora
Aneh dan penuh dengan kontradiksi, sering egois, agresif, spontan,
ambisis yang tak terbatas, menimbulkan reaksi yang tak diharapkan, kaku,
rekan yang sulit dan tidak biasanya, tidak selalu disukai tapi sering
dipuja, strategi hebat, sangat pencemburu dan tanpa kompromi
CHESTNUST TREE, Si Jujur
Kecantikan yang sukar ditemui, mempunyai rasa keadilan yang cukup baik,
menarik, diplomatis, sensitif dalam kelompok, kadang-kadang bersikap
layaknya pemimpin, merasa tidak mengerti akan cinta, susah menemukan
pasangan
ASH TREE, si Ambisi
Daya tarik yang luar biasa, tidak perduli terhadap kritik, ambisius,
pintar, bertalenta, senang akan tantangan, kadang egois, dapat
dipercaya, kadang pikiran menguasai kata hati dan memandang tinggi arti
persahabatan.
HORNBEAM, Si Citarasa Tinggi
Sangat peduli terhadap kecantikan dan kondisi tubuhnya, citarasa
tinggi, cenderung egois, membuat hidup senyaman mungkin, memimpin dengan
rasional, displin tinggi, rekan yang emosional tetapi berkualitas,
memimpikan pasangan yang luar biasa, jarang menyukai perasaannya
sendiri, tidak yakin dengan keputusannya.
FIG TREE, Si Sensitif
Sangat kuat / tangguh, mandiri, tidak membiarkan kontrakdisi atau
alasan, menyukai kehidupan, keluarga, anak - anak dan binatang, rasa
humor tinggi, pintar
OAK, Si Sehat Alami
Berani, Mandiri, kuat / tangguh, kalem, tidak menyukai perubahan, orang
aktif.
BIRCH, Si Inspirasi
Menyukai kehidupan, atraktif, elegan, modis,bersahabat, menyukai hidup
alami dalam ketenangan, tidak terlalu berambisi, penuh dengan
imaginasi, mampu menciptakan suasana yang tenang.
OLIVE TREE, Si Bijaksana
Menyukai surya, perasaan yang teang dan hangat, sangat rasional, adil,
menghindari keagresifan dan keributan, sangat toleransi, periang, kalem,
rasa keadilan yang terbina baik, sensitif, bebas dari rasa cemburu, suka
membaca dan teman yang menyenangkan.
BEECH, Si Kreatif
Citarasa baik, peduli terhadap penampilannya, materialistis, si
organizer yang baik untuk kehidupan dan perjalanan kariernya, ekonomis,
pemimpin yang baik, rasional, menjaga kondisi tubuh dengan baik seperti
diet, olahraga dll.
Nah... Pada cocok gak sama karekter masing2?
Penabrak Taufik Savalas Menyerahkan Diri
Kamis, 12-07-2007 14:55:14 oleh:
(Purworejo, 12 Juli 2007 11:46)Sumanto, 25 tahun, sopir truk gandengan
Fuso yang menabrak mobil Kijang Innova yang ditumpangi komedian Taufik
Savalas, 41 tahun, dan sejumlah kru pembuatan iklan produk sebuah sabun,
menyerahkan diri ke Mapolsek Bagelan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
"Saya sempat menolong seorang yang duduk di kiri sopir mobil. Tetapi
karena begitu banyak orang datang, saya lari ke kepolisian setempat,"
katanya kepada Antara. di sela menjalani pemeriksaan oleh petugas di
Kantor Satlantas Polres Purworejo, di Purworejo, Kamis (12/7).
Tabrakan antara truk gandengan Fuso D 9832 AA, yang bermuatan semen dari
Cilacap ke Madiun, dengan Kijang Innova B 2089 QH, terjadi di Jalan Raya
Purworejo-Yogyakart a, kilometer 12-13, di Desa Bagelen, Kabupaten
Purworejo, Rabu (11/7), sekitar pukul 21.15 WIB.
Korban yang tewas di tempat ada tiga orang, masing-masing Taufik
Savalas, 41 tahun, yang beralamat di Tambora, Jakarta Barat, sopir
Kijang, Hairudin, tahun 37, warga Tegal Panggung, Danurejan, Yogyakarta,
dan seorang kru, Suharsono, 50 tahun, warga Jalan Bila, Gambir, Jakarta
Pusat.
Dua korban luka, masing-masing manajer Taufik, Adriano Oktoriano, 31
tahun, dan seorang kru lainnya, Indah Rizqoh, 25 tahun, warga Jalan Haji
Muhi Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Menurut Sumanto, insiden itu terjadi, saat dirinya hendak mengindari
truk gandengan yang melaju di depannya. Ia mengerem mendadak, dengan
cara membanting setir ke kanan secara mendadak sambil mengerem.
"Truk di depan saya mengerem mendadak. Saya banting setir ambil kanan,
tetapi dari depan ada Kijang, waktu mau mengerem, sudah tidak sampai,"
kata Sumanto, warga Desa Sumber, Kecamatan Brebek, Kabupaten Nganjuk,
Jawa Timur itu.
Ia mengaku tidak dalam kondisi mengantuk saat mengemudikan truk
bermuatan semen yang berangkat dari Cilacap, Rabu (11/7) sekitar pukul
16.00 WIB. Ketika itu, dia tidak ditemani kernetnya.
"Satu tahun terakhir ini mengemudikan truk gandeng untuk mengangkut
semen tersebut," katanya.
Saat tabrakan terjadi, truk melaju dari arah utara ke selatan, sedangkan
mobil kijang rombongan Taufik Savalas melaju dari arah selatan ke utara.
Menurut dia, pihaknya tidak mengetahui kalau salah satu penumpang mobil
yang ditabrak adalah komedian Taufik Savalas.
Kepala Satlantas Polres Purworejo, AKP Daniel Widya Mucharam mengatakan,
dua jenazah yakni Taufik dan Suharsono yang sempat dibawa ke RS Saras
Husada Pemkab Purworejo telah dibawa ke Jakarta menggunakan pesawat
udara dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, Kamis (12/7) sekitar pukul
05.00 WIB, sedangkan jenazah Hairudin dibawa ke Yogyakarta.
Seorang korban luka yang sempat menjalani perawatan di RS Saras Husada,
yakni Andriano juga telah dibawa ke Jakarta. Dia mengalami luka ringan
di pelipis kanan, sedangkan korban luka parah, Indah, telah dirujuk dari
RS PKU Muhammadiyah, Purworejo ke RS Panti Rapih, Yogyakarta.
Ia mengatakan, saat terjadi lakalantas itu arus lalu lintas di jalan
raya itu sempat macet sepanjang sekitar dua kilometer. Sekitar tiga jam
petugas melakukan evakuasi terhadap para korban dan kedua kendaraan yang
rusak.
Hingga saat ini, katanya, bangkai mobil telah dibawa ke Kantor Satlantas
Polres Purworejo, sedangakan truk gandeng diamankan di Mapolsek Bagelen,
Purworejo.
"Jenazah Taufik berhasil dievakuasi dari mobil yang ringsek sekitar
pukul 02.00 WIB. Truknya yang menjadi penyebab kecelakaan itu karena
mengambil jalan berlawanan," katanya.
Taufik Savalas dilahirkan di Jakarta, 9 Juni 1966, meninggalkan istri,
Rina Rosdiana, dan dua orang anak, masing-masing Mochammad Abizard dan
Adinda Fatima. [TMA, Ant]
Penipuan) Oleh WO DNE Entertainment
Dear Frenz
Ceritanya agak panjang nih, appreciate kalo temen2 mo baca:
Aq mo cerita kalo aku korban penipuan dari DNE Entertainment (fotonya sampe hari ini masih bisa di liat di http://dne.weddingi ndonesia. com) oleh Sdr. Agung Cahyono Mulyadi alias Daniel.
Ceritanya gini, aq bantuin adikku untuk perencanaan merit dia yaitu tgl 27 Mei 2007. Taon lalu sekitar bulan 10, aku dikenalin oleh temenku sama orang decor, nah orang decor ini namanya si A, ngenalin aq ke Daniel n pernah beberapa kali kerjasama 1 team dalam acara wedding. Nah Daniel ini akhirnya contact aku n kita janjian ketemuan di rumahku. Kesan pertama memang orgnya asik, pinter omong, ide2nya kreatif, pokoknya cuco la buat dijadiin MC buat acara wedding adikku. N juga ekomendasi A tentang Daniel OK banget, so waktu itu memang aq gak pikir yang enggak2 karena pikir waktu itu ini pertemenan n harga juga cocok, n drpd tar nyari yang laen gak kenal n gak puas, so pilihan langsung ke dia, nah ini dia kesalah aq, terlalu percaya. Akhirnya kita deal minggu depannya aku transfer DP sebesar 12.5jt ke Daniel.
Nah waktu akhir taon ibuku meninggal, n of coz rencana wedding di tunda sampe January 2008, nah aq tuh dari sejak ibuku meninggal dah berusaha nyari si Daniel ini, tapi gak berhasil. Nah kebetulan Daniel tinggal di sebrang rumah A (akhirnya terakhir baru ketauan kalo dia ngontrak disitu di daerah Kedoya) so A bilang kalo ada perubahan schedule, n Daniel bilang mo contact aq which he never did. Nah kesalah aq ke 2 yaitu gak kontak Daniel lagi karena aq pikir dia dah tau kan rencana wedding berubah.
Minggu lalu aq nyari Daniel lagi karena adikku mo dateng utk photo pre wedding, so aq contact ke A nanya nyari Daniel dimana, which is A juga dah keilangan contact n dah gak pernah kerja bareng Daniel lagi. So gw nyari2 Daniel semua kontak no dia dah gak aktif n karena dia dah move out dari kontrakannya so bener2 dah lost contact ama dia n dah bingung mo nyari dia dimana, n A juga bantu tanya2 ke temen2 yg di lingkungan kerja pengurus2 orang merit gitu deh, terakhir bulan lalu si Daniel ini msh ada acara fashion show n juga pernah keliatan di daerah Karawaci.
Nah aq cant help it la langsung negative thinking ama dia, soalnya kalo mang notel dia ganti napa juga gak blg2 aq sbg client dia. Ke dua kalo mang misal hp dia ilang, dia kan bisa nyari si A utk pass message ke aq about notel dia yg baru. Jadi sekarang Daniel alias Agung Cahyono Mulyadi bener2 MIA alias Missing in Action.
Aq dah berusaha bbg cara nyari si Daniel ini, sampe2 aq dapet telpon dia di Surabaya, gak dikenal, terus terakhir persis kemarin aq telpon ke ayahnya Daniel di Solo. Terus yg ngecewain, ayanya sepertinya gak tau anaknya dimana n gak tau notel anaknya, n keep saying kalo tar si Daniel telpon mo ditanyain. Aq seh teges2 blg sama ayahnya aq minta uangku dibalikin 100% n aq bilang aq gak mo perpanjang masalah. Tapi ya itu la ayahnya juga kayaknya gak kaget gak apa tuh, yg bkn aq tanya sama dia, om msh ada hubungan ayah anak gak sih sama Daniel? Abis aneh seh reaksinya, apa mang dah terbiasa denger berita anaknya gak bener????
Nah dari cerita di atas, sapa tau dari temen2 ada yang pernah kenal or berhubungan sama si Daniel or Agung Cahyono Mulyadi tolong diinfo ke aq karena aq mo minta uangku balik 12.5jt n juga mohon temen2 hati2 sama orang ini jangan berhubungan bisnis sama dia, terakhir aku denger dia ada order ke orang lampu (lighting) juga gak bayar, wah kayaknya dah bener2 criminal nih orang. Gak nyangka aja liat orangnya bisa begitu dgn talenta yang begitu bagus, la kog malah milih jadi tukang nipu.
Thanks ya buat temen2 dah mo baca. Kalo ada input pls email me.
Yanty
Perginya Sang Komedian Rendah Hati
Harian Kompas, 12 Juli 2007
============ ========= ===
Siapa yang tidak kenal Taufik Savalas (41). Setiap kata yang terlontar
dari mulutnya selalu mengundang senyum dan tawa. Pria asal Jembatan
Lima, Jakarta Barat, yang bernama asli Mochammad Taufik ini, awalnya
tidak pernah menyangka akan menjadi orang terkenal di Indonesia.
Taufik selama ini masyhur sebagai pembawa acara yang piawai dan
komedian yang kocak. Bahkan pria tambun itu pernah didaulat menjadi
"Presiden", meski hanya "Presiden Republik Mimpi", tayangan talkshow
di sebuah stasiun televisi swasta.
Namun, tingkah-polahnya yang kocak itu, kini tak lagi dapat disaksikan
jutaan penggemarnya di layar kaca maupun panggung hiburan. Kecelakaan
kendaraan di Bagelan, Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (11/7) malam, telah
merenggut nyawa sang komedian rendah hati itu. Taufik, saat itu hendak
menuju Purbalingga untuk mengemban tugas sebagai duta salah satu
produk sabun kesehatan. Namun untung tak dapat diraih, malang tak bisa
ditolak, mobil kijang bernomor polisi B 2089 QH yang membawanya dari
Yogyakarta menuju Purbalingga, bertabrakan dengan truk bermuatan semen.
Semasa hidupnya, pria kelahiran Jakarta, 9 Juni 1966 ini dikenal
orang-orang terdekatnya sebagai sosok yang gigih meniti karir dari
"nol". Doyok, sahabat Taufik di Sanggar Kuntum Mekar, Pasar Minggu,
berkisah Taufik Savalas adalah simbol "bakat dan perjuangan". "Dia
orang yang sangat potensial, dia bisa melawak tunggal sementara saya
masih melawak dalam kelompok," katanya.
Kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuatnya harus banting
tulang membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Untuk mencari
uang, Taufik yang pernah menganggur selama 15 tahun ini pernah menjadi
kondektur dan mengamen.
Pada 1990 Taufik melamar pekerjaan sebagai penyiar Radio Humor Suara
Kejayaan (SK) yang ketika itu dikenal sebagai "gudangnya" pelawak. Di
SK, Taufik menyalurkan keinginannya sejak kecil untuk menjadi komedian
dan menghibur orang lain sekaligus menimba ilmu pada grup komedi
Warkop, yang digawangi oleh Dono (alm), Kasino (alm), dan Indro.
Di tempat inilah ia mulai mengerti bagaimana menjadi komedian yang
hebat. Di Radio SK pula, Taufik Savalas mengenal komedian Dedi "Miing"
Gumelar, Mat Solar, Unang, Emman "Empat Sekawan", Ulfa Dwiyanti, dan
Eko Patrio.
Taufik juga mulai mengenal banyak artis sejak membantu Miing sebagai
asistennya. Sejumlah artis yang dikenalnya antara lain Trio Libels,
Anggun C Sasmi, Ruth Sahanaya, Elfa's Singer, juga Harvey Malaiholo.
Lima tahun berselang, Taufik mulai merambah "layar kaca" dengan
menjadi presenter, bintang tamu berbagai acara stasiun televisi, dan
bintang iklan. Taufik bahkan mulai mencicipi dunia seni peran dalam
sejumlah sinetron. Suami dari Rina Rusdiana ini juga sempat menjadi
ikon salah satu produk sabun mandi.
Pertama kali melawak profesional di Sogo, Plasa Indonesia, Taufik
tampil dalam lomba mirip rambut Demi Moore. Gaya rambut Demi memang
sedang mewabah tahun 90 awal, saat film Ghost yang dibintanginya
bersama Patrick Swayze laris. Taufik mengaku honor pertamanya sebagai
pelawak profesional Rp250 ribu.
Menjadi tenar dan rezeki yang semakin mengalir lancar tidak membuat
Bapak dua anak ini lantas terbuai dengan kenikmatan itu. Ia menjadi
semakin religius seiring karirnya yang terus menanjak. Ia beberapa
kali meninggalkan kesibukan yang semakin padat untuk umroh dan berhaji
hingga tiga kali. Ia juga menjadi pemandu bagi sejumlah rombongan
umroh pada September 2006.
Taufik mengaku selalu bersyukur setiap rezeki yang diperolehnya dari
penampilannya di panggung hiburan maupun acara-acara lain. Ketika
masih membantu Trio Warkop DKI, Taufik juga selalu dinasehati agar tak
lupa menyebut nama Tuhan agar berhasil dalam pekerjaan.
Sebagai wujud syukurnya, di masa hidup Taufik juga memiliki sejumlah
anak asuh di mana sebagian rejeki disisihkan untuk mereka.
Cobaan
Di awal karirnya, Taufik yang sangat memerlukan pekerjaan terpaksa
menelan pil pahit, karena ditolak bekerja di Radio SK. Ketika itu, ia
di tes melawak di depan pelawak senior; Unang, Mat Solar, Dedy "Miing"
Gumelar, dan semua pentolan SK. Karena tampil tanpa persiapan, Taufik
tampil sangat memalukan dan dicela meskipun berusaha melawak.
Namun, beberapa lama setelah itu Taufik akhirnya dapat bekerja di
Radio SK. Taufik berutang budi pada Dedi "Miing" Gumelar, saat ia
menjadi "cantriknya" selama 1,5 tahun. Pun ia mendapat pengalaman
berharga saat menjadi asisten Warkop DKI.
Saat itu bakat Taufik di dunia hiburan mulai tampak, karena sering
diajak menjadi figuran dalam film-film Warkop, menjadi bintang tamu di
acara-acara humor dan mulai mendapat tawaran bermain sinetron.
Karir yang terus menanjak bukan berarti tak menemui batu sandungan,
cobaan demi cobaan dialami Taufik semasa hidupnya. Sebuah iklan produk
susu yang dibintanginya mendapat protes dari Komnas HAM yang
membidangi anak-anak pada Februari 2006. Dalam iklan tersebut Taufik
berdiri di atas bahu seorang anak dibawah umur dan dianggap sebagai
pelecehan. Namun bukan Taufik jika goyah dengan cobaan tersebut. Meski
akhirnya iklan itu tidak ditayangkan lagi, ketika itu Taufik
menegaskan dirinya tidak akan meninggalkan dunia iklan yang menjadi
salah satu mata pencaharian.
Bukan sekali
Sebelum kecelakaan di Purworejo yang merenggut nyawanya, Taufik pernah
mengalami kecelakaan Jalan Tol Tomang-Merak KM 15 pada 27 Februari
2003.Ketika itu Taufik mengendarai mobil pribadinya Peugeot 206
sepulang syuting acara Laris Manis di Studio Penta, Kebon Jeruk untuk
mengantar adiknya ke Jembatan Lima.
Selesai mengantar sang adik, sekitar pukul 01.00 WIB Taufik
melanjutkan perjalanan ke rumahnya di Lippo Karawaci, Tangerang dan
dalam keadaan sepi Taufik memacu kendaraannya mencapai kecepatan
120-130 km/jam. Pandangannya yang terhalang akibat kaca depan mobilnya
terciprat air, membuat Taufik panik dan tak dapat menguasai kendaraan
dan melaju zig-zag hingga menabrak pembatas jalan. Taufik selamat
dalam kecelakaan itu.
Taufik kembali dihadapkan pada sebuah kecelakaan parah yang akhirnya
merenggut nyawanya. Indro "Warkop" yang menggelar jumpa pers di
Jakarta beberapa saat setelah meninggalnya Taufik mengungkapkan
rombongan kecil itu berangkat dari Jakarta pukul 17.20 WIB dan tiba di
Yogyakarta sekitar 18.20 WIB, rombongan langsung makan malam dan
bertolak ke Purbalingga dengan mobil kijang naas itu.
Taufik meninggalkan seorang isteri, Rina Rosdiana, dan dua orang anak
bernama Mochammad Abizard dan Adinda Fatima.
Selamat jalan sang komedian rendah hati....
(Desy Saputra- ANTARA)
.
Motivation of The Day : " Bergerak "
Sebagian besar orang yang melihat belum tentu bergerak, dan yang bergerak belum tentu menyelesaikan (perubahan).
Kalimat ini mungkin sudah pernah Anda baca dalam buku baru Saya, ChaNge Minggu lalu, dalam sebuah seminar yang diselenggarakan Indosat, iseng-iseng Saya mengeluarkan dua lembaran Rp 50.000. Di tengah-tengah ratusan orang yang tengah menyimak isi buku, Saya tawarkan uang itu. Silahkan, siapa yang mau boleh ambil, ujar Saya. Saya menunduk ke bawah menghindari tatapan ke muka audiens sambil menjulurkan uang Rp 100.000.
Seperti yang Saya duga, hampir semua audiens hanya diam terkesima. Saya ulangi kalimat Saya beberapa kali dengan mimik muka yang lebih serius. Beberapa orang tampak tersenyum, ada yang mulai menarik badannya dari sandaran kursi, yang lain lagi menendang kaki temannya. Seorang ibu menyuruh temannya maju, tetapi mereka semua tak bergerak. Belakangan, dua orang pria maju ke depan sambil celingak-celinguk. Orang yang maju dari sisi sebelah kanan mulanya bergerak cepat, tapi ia segera menghentikan langkahnya dan termangu, begitu melihat seseorang dari sisi sebelah kiri lebih cepat ke depan. Ia lalu kembali ke kursinya. Sekarang hanya tinggal satu orang saja yang sudah berada di depan Saya. Gerakannya begitu cepat, tapi tangannya berhenti manakala uang itu disentuhnya. Saya dapat merasakan tarikan uang yang dilakukan dengan keragu-raguan. Semua audiens tertegun.
Saya ulangi pesan Saya, Silahkan ambil, silahkan ambil. Ia menatap wajah Saya, dan Saya pun menatapnya dengan wajah lucu. Audiens tertawa melihat keberanian anak muda itu. Saya ulangi lagi kalimat Saya, dan Ia pun merampas uang kertas itu dari tangan Saya dan kembali ke kursinya. Semua audiens tertawa terbahak-bahak. Seseorang lalu berteriak, â??Kembalikan, kembalikan! Saya mengatakan, â??Tidak usah. Uang itu sudah menjadi miliknya.
Setidaknya, dengan permainan itu seseorang telah menjadi lebih kaya Rp.100.000. Saya tanya kepada mereka, mengapa hampir semua diam, tak bergerak. Bukankah uang yang Saya sodorkan tadi adalah sebuah kesempatan? Merekapun menjawab dengan berbagai alasan:
Saya pikir Bapak cuma main-main ............
?Nanti uangnya toh diambil lagi.
Malu-maluin aja.
Saya tidak mau kelihatan nafsu. Kita harus tetap terlihat cool!
Saya enggak yakin bapak benar-benar akan memberikan uang itu .....
Pasti ada orang lain yang lebih membutuhkannya. ...
Saya harus tunggu dulu instruksi yang lebih jelas.....
Saya takut salah, nanti cuma jadi tertawaan doang....... ..
Saya, kan duduk jauh di belakang...
dan seterusnya.
Saya jelaskan bahwa jawaban mereka sama persis dengan tindakan mereka sehari-hari. Hampir setiap saat kita dilewati oleh rangkaian opportunity (kesempatan) , tetapi kesempatan itu dibiarkan pergi begitu saja. Kita tidak menyambarnya, padahal kita ingin agar hidup kita berubah. Saya jadi ingat dengan ucapan seorang teman yang dirawat di sebuah rumah sakit jiwa di daerah Parung. Ia tampak begitu senang saat Saya dan keluarga membesuknya. Sedih melihat seorang sarjana yang punya masa depan baik terkerangkeng dalam jeruji rumah sakit bersama orang-orang tidak waras. Saya sampai tidak percaya ia berada di situ. Dibandingkan teman-temannya, ia adalah pasien yang paling waras. Ia bisa menilai gila nya orang di sana satu persatu dan berbicara waras dengan Saya. Cuma, matanya memang tampak agak merah. Waktu Saya tanya apakah ia merasa sama dengan mereka, ia pun protes. Gila aja....ini kan gara-gara saudara-saudara Saya tidak mau mengurus Saya. Saya ini tidak gila. Mereka itu semua sakit...... Lantas, apa yang kamu maksud sakit?
orang sakit (gila) itu selalu berorientasi ke masa lalu, sedangkan Saya selalu berpikir ke depan. Yang gila itu adalah yang selalu mengharapkan perubahan, sementara melakukan hal yang sama dari hari ke hari....., katanya penuh semangat. Saya pun mengangguk-angguk.
Pembaca, di dalam bisnis, gagasan, pendidikan, pemerintahan dan sebagainya, Saya kira kita semua menghadapi masalah yang sama. Mungkin benar kata teman Saya tadi, kita semua mengharapkan perubahan, tapi kita tak tahu harus mulai dari mana. Akibatnya kita semua hanya melakukan hal yang sama dari hari ke hari, Jadi omong kosong perubahan akan datang. Perubahan hanya bisa datang kalau orang-orang mau bergerak bukan hanya dengan omongan saja.
Dulu, menjelang Soeharto turun orang-orang sudah gelisah, tapi tak banyak yang berani bergerak. Tetapi sekali bergerak, perubahan seperti menjadi tak terkendali, dan perubahan yang tak terkendali bisa menghancurkan misi perubahan itu sendiri, yaitu perubahan yang menjadikan hidup lebih baik. Perubahan akan gagal kalau pemimpin-pemimpinny a hanya berwacana saja. Wacana yang kosong akan destruktif.
1. Jadilah ikan di kolam besar
Untuk yg baru lulus, sebaiknya berkarir dulu di perusahaan... untuk belajar ttg struktur
organisasi perusahaan, belajar melayani dan memimpin...
2. Jadi ikan besar di kolam kecil
Kemudian, pindah ke perusahaan lain u/ menjadi orang besar di perusahaan baru tsb...
3. Jadi ikan di kolam sendiri
Terakhir, mendirikan bisnis sendiri...
Tentang keberanian u/ melaksanakan konsep dan ide, Guru kita berpesan :
"Mulailah.. Tidak ada langkah ke-1000 bila tidak ada langkah Pertama..."
"Kalau kita mencoba, memang akan ada kemungkinan gagal... TAPI ITU JUGA
BERARTI ADA KEMUNGKINAN UNTUK BERHASIL..."
Saya juga pernah membangun bisnis bersama teman saya... sebuah software house...
Namun, 3 tahun terakhir ini masih mati suri... Krn saya merasa bisnis itu tidak cocok
u/saya... Saya kelelahan luar biasa... Saya jadi ingat pesan Guru kita :
"Kita dikenal karena pertarungan yang kita pilih..."
Akhirnya saya berusaha mencari bidang yg sesuai dengan diri saya...yg saya kuat di situ...
yang memanggil serat-serat keberanian dan kecerdasan...yg tidak mengeluarkan
semua kelemahan saya...yg membuat saya dengan suka cita bangun lebih awal dan tidur lebih akhir...
yg akan saya perlakukan dengan lembut dan penuh kasih sayang...
Guru kita telah mengajarkan : bisnis itu seperti bayi...harus dirawat dengan baik...
Manajemen tentu berkepentingan terhadap bagaimana menggerakkan orang-orang yang tidak cuma sekedar berfikir, tetapi berinisiatif, bergerak, memulai, dan seterusnya.
Get Started. Get into the game. Get into the playing field, Now. Just do it!
Janganlah mereka dimusuhi, jangan inisiatif mereka dibunuh oleh orang-orang yang bermental birokratik yang bisanya cuma bicara di dalam rapat dan cuma membuat peraturan saja.
Makanya tranformasi harus bersifat kultural, tidak cukup sekedar struktural. Ia harus bisa menyentuh m
