CANTIKFD

Kilas Genewa-Wina
Stadion Siap Musim Semi 2008

Kurang dari satu tahun menjelang kick-off putaran final Euro 2008, delapan stadion tuan rumah di Austria serta Swiss sudah hampir siap. Pengerjaan tahap terakhir diperkirakan selesai pada musim semi 2008.

“Semua berjalan sesuai rencana. Pengerjaan terakhir di stadion Zurich dan Klagenfurt akan selesai Agustus 2007,” ujar Presiden Euro 2008 SA, Friedrich Stickler.

Memang tidak semua stadion bisa selesai tahun ini. Ada yang masih harus menjalani renovasi sampai tahun depan. Namun, semua stadion akan siap tepat pada waktunya. Berikut adalah kondisi terkini kedelapan stadion tuan rumah itu.

Genewa, Stade de Geneve (30.000)
Sudah dibuka pada 2003. Telah diuji coba untuk laga eksibisi Swiss-Italia dan Inggris-Argentina. Pekerjaan pengembangan masih akan dilakukan pada bulan-bulan mendatang, termasuk membangun sebuah pusat aktivitas media (media centre) sementara yang terletak di samping stadion.

Berne, Stade de Suisse Wankdorf (30.000)
Diresmikan Agustus 2005. Stadion ini sudah sering menggelar ajang internasional, dari pertandingan Liga Champion sampai konser musik Robbie Williams dan Bon Jovi.

Basel, St. Jakob-Park (40.000)
Perluasan pertama terhadap venue partai pembukaan Euro 2008 ini telah selesai musim gugur 2006. Pada 15 November 2006 sudah dipakai untuk uji coba Swiss-Brasil. Pada 2 Juni nanti kembali digunakan untuk uji coba Swiss-Argentina. Pengerjaan tambahan, termasuk pembuatan pintu masuk baru, masih berlanjut. Diperkirakan selesai pada awal 2008.

Zurich, Letzigrund (30.000)
Siap diresmikan 7 September 2007 dalam ajang atletik Weltklasse. Belum ada jadwal pasti pemakaian pertama untuk pertandingan sepakbola, tapi diperkirakan pada akhir September. Perluasan lanjutan akan dilakukan awal 2008 untuk meningkatkan kapasitasnya menjadi 30.000.

Innsbruck, Tivoli NEU (30.000)
Atap dinaikkan tiga tingkat sehingga kapasitas bisa menjadi 30.000. Pengerjaan selesai September 2007. Austria akan memakai stadion ini untuk uji coba lawan Pantai Gading, 17 Oktober. Pusat aktivitas media sementara dibangun di sebelah stadion, diperkirakan selesai musim semi 2008.

Salzburg, Salzburg Wals-Siezenheim (30.000)
Renovasi dimulai Mei 2006, di mana atap stadion dinaikkan 10 meter. Pengerjaan selesai Juli 2007 dengan partai sepakbola pertama dilangsungkan pada 25 Juli. Pusat aktivitas media sementara dibangun di sebelah stadion. Fasilitas ini akan selesai pada musim semi 2008.

Klagenfurt, Worthersee (30.000)
Stadion lama dibongkar dan stadion baru dibangun sejak Februari 2006. Pengerjaan selesai akhir Agustus 2007. Dipakai pertama kali untuk uji coba Austria-Jepang (7 September). Infrastruktur yang lain (pusat aktivitas media dan sukarelawan) akan selesai musim semi 2008.

Wina, Ernst-Happel (kapasitas 50.000)
Tempat pertandingan partai final Euro 2008. Seksi untuk media sedang direnovasi, tapi baru akan dipakai sejak babak perempatfinal. Di fase grup, seksi ini diperuntukkan bagi 850 penonton ekstra. Pengerjaan selesai awal 2008. Akan dipakai pertama kali untuk uji coba Austria-Jerman (6 Februari) dan Austria-Belanda (26 Maret). Di luar stadion bakal dibangun fasilitas media sementara berupa gedung dua tingkat seluas 2.600 meter persegi.

Cordoba Ingin di Tengah

Suasana di kamp Kolombia sedang panas. Ini berkaitan dengan penolakan Ivan Cordoba terhadap keputusan pelatih Jorge Luis Pinto.

Pinto menempatkan Cordoba sebagai bek kanan dalam formasi empat pemain bertahan yang berdiri sejajar. Pemain Inter ini berada di posisi tersebut saat uji coba melawan Swiss, Paraguay, dan Montenegro.

Sebelum pertandingan melawan tuan rumah Jepang di Piala Kirin pada awal bulan ini, Cordoba mengatakan kepada Pinto bahwa dirinya tak mau lagi bermain di kanan. Pemain berusia 30 tahun ini ingin bermain sebagai bek tengah.

Menurut situs Colombia.com, jika tidak terjadi kesepakatan antara Cordoba dan Pinto, eks pemain San Lorenzo dan Atletico Nacional itu akan mundur dari timnas.

Hubungan Cordoba dan pelatih memang tidak harmonis. Di Piala Kirin, ia sempat menolak tawaran Pinto untuk menjadi kapten setelah kapten utama Miguel Calero tak dapat tampil. (Riemantono)

Dedikasi Robinho

Robinho sempat menjadi rebutan antara Real Madrid dan Brasil. Madrid ingin ia tampil di laga terakhir Liga Spanyol melawan Mallorca. Selecao ingin si penyerang segera mengikuti latihan menghadapi Copa America 2007. Pemain berusia 23 tahun ini akhirnya membela El Real.

Pada Senin atau sehari setelah ikut membawa Madrid menjuarai La Liga, Robinho sudah ada di Teresopolis, tempat latihan timnas. Kehadiran eks pemain Santos ini mengejutkan banyak pihak. Sebelumnya ia diprediksi baru tiba di Brasil pada Selasa. Ini bukti dedikasi tinggi Robinho pada negara.

Robinho bisa cepat ada di Teresopolis karena sebelumnya telah merancang perjalanan. Konsekuensi keputusan ini adalah ia tak dapat mengikuti semua pesta juara. “Saya sedikit kehilangan, tapi yang terpenting kami juara,” kata Robinho, seperti dikutip terra. “Terima kasih Tuhan, saya sudah berada di sini,” ucapnya. (man)

Berburu Serigala Muda

Revolusi ala Felix Magath di Wolfsburg telah dimulai. Pria yang menjabat sebagai arsitek tim sekaligus Direktur Olahraga Wolfsburg itu mengambil langkah pertama dengan mendatangkan Daniel Baier ke VW-Arena.

Kabarnya Wolfsburg hanya perlu merogoh kocek 450 ribu euro atau sekitar 5,4 miliar rupiah guna menggaet Baier, yang baru berusia 23 tahun, dari 1860 Muenchen.

“Daniel Baier telah tampil sekitar 100 kali di divisi dua. Ia memiliki teknik yang baik dan fisik yang kuat untuk seorang gelandang,” jelas Magath dalam situs resmi Wolfsburg.

Kehadiran Baier menjadi awal proses peremajaan tim yang tengah dilakukan oleh Magath di kubu The Wolves. Ketika menerima pekerjaan dari Wolfsburg pada awal Juni silam, pria bernama lengkap Wolfgang-Felix Magath itu sudah mengutarakan niatnya untuk membangun sebuah pasukan muda yang tangguh.

“Saya lebih menyukai pemain muda karena mereka lebih mudah diatur. Pemain senior biasanya memiliki ego tinggi karena merasa punya segudang pengalaman,” ungkap Magath, yang dikenal memiliki disiplin tinggi.

Namun, perburuan pemain muda yang dilakukan oleh arsitek tim berusia 53 tahun itu belum selesai. Sebelumnya Magath juga menyatakan siap untuk menampung sejumlah amunisi muda, seperti Andreas Ottl, Christian Lell, dan Andreas Goerlitz, yang ada kemungkinan besar bakal disia-siakan oleh mantan klubnya, Bayern Muenchen.

Selain itu, Magath juga tergiur untuk memboyong kembali Andreas Hinkel ke Bundesliga. Bek berusia 25 tahun yang sebelumnya memperkuat Stuttgart itu kini masih menyandang status sebagai pemain Sevilla.

Kalahkan FC Hollywood

Dengan pasukan mudanya, Magath berjanji untuk menjadikan Wolfsburg sebagai anggota klub elite Jerman bersama Muenchen dan Werder Bremen.

“Tujuan saya bukan membawa Wolfsburg ke papan tengah. Saya akan membawa klub ini meraih sukses sekaligus mengalahkan klub-klub besar seperti Muenchen,” tukas arsitek tim yang telah menandatangani kontrak hingga 2010 bersama Wolfsburg tersebut.

Sebagai catatan, Magath telah berhasil melakukan misi serupa kala menangani Stuttgart pada tahun 2001 hingga 2004. Di luar dugaan, ia membawa Die Roten alias Si Merah, yang sebagian besar dihuni oleh pemain muda, menempati posisi runner-up di Bundesliga 2002/03. (Wieta Rachmatia)