Search blog.co.uk

Posts archive for: 9 May, 2007
  • 10 KESALAH PAHAMAN TENTANG SUKSES

    Kesalahpahaman 1--
    Beberapa orang tidak bisa sukses
    karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain.
    Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan.
    Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian
    melakukan sesuatu untuk mencapainya.

    Kesalahpahaman 2--
    Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan.
    Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan
    sebagaimana kita semua pernah lakukan Namun, mereka tidak
    melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

    Kesalahpahaman 3--
    Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90...) seminggu.
    Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja.
    Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

    Kesalahpahaman 4--
    Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan.
    Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi
    membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang
    harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang
    membuat aturan itu.

    Kesalahpahaman 5--
    Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses.
    Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum.
    Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain
    dapat membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada
    banyak sekali orang semacam itu.

    Kesalahpahaman 6--
    Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses.
    Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan. Namun,
    diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan
    penerapan.

    Kesalahpahaman 7--
    Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang.
    Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang
    diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.

    Kesalahpahaman 8--
    Sukses adalah bila semua orang mengakuinya.
    Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan
    dari orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya
    anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.

    Kesalahpahaman 9--
    Sukses adalah tujuan.
    Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan
    goal anda. Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan,
    maka ajukan pertanyaan "atas hal apa?"

    Kesalahpahaman 10--
    Saya sukses bila kesulitan saya berakhir.
    Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan. Anda tetap
    harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami
    di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda raih dan
    hidup setiap hari sebagaimana adanya.

    (diadaptasi dari "The Top 10 Misconceptions About Success",
    Jim M. Allen. CoachJim.com)

    The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing – Edmund Burke.

    when bad man combine, the good must associate; else they will fall one by one, an unpitied sacrifice in a contemptible struggle – Edmund Burke

  • Temu Kunci Mengandung Isolate Anti Kanker

    TEMU Kunci (Boesenbergia Pandurata) mengandung pinostrobin dan pinocembrin sebagai isolate anti kanker
    Tanaman Temu Kunci yang sehari-hari ada di botekan (tempat rempah-rempah masakan) di setiap dapur rumah, ternyata memiliki kasiat istimewa yang selama ini ditunggu-tunggu dunia kedokteran. Tanaman bernama latin Boesenbergia Pandurata itu, tenyata memiliki kandungan zat yang dapat dimanfaatkan sebagai obat kanker.

    Temuan Fakultas Farmasi (FF) Universitas Airlangga, Surabaya, itu dipaparkan oleh dosen dan peneliti Bagian Ilmu Bahan Alam FF Unair, Idha Kusumawati SSi MSi Apt di sela-sela Simposium Internasional Biology, Chemistry, Pharmacology and Clinical Studies of Asian Plants di Surabaya, Senin (9/4).”Temu kunci dan sidaguri (Sida Rhombifolia) mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan terutama penyakit kanker,” kata Idha membuka pembicaraan.

    Dalam penelitian tersebut, FF Unair menggunakan metode Bio-Autograph. Sebuah metode baru untuk memisah kandungan yang ada pada tanaman. Melalui pengujian aktivitas biologis (bioassays), khasiat tanaman temu kunci mengarah pada anti oksidan. Ini karena adanya kandungan pinostrobin dan pinocembrin sebagai isolate anti kanker. Dengan temuan baru ini, para ahli farmasi tidak perlu lagi melakukan screening panjang untuk menemukan serum atau obat penyakit seperti kanker, alzheimer, malaria, dan demam berdarah.

    ”Kelambanan para ahli farmasi di Indonesia menemukan obat baru, karena mereka menggunakan media kultur yang memerlukan waktu lama serta sering menemui trial and error. Dengan metode baru ekstrak, tanaman bisa langsung dipisahkan pada lempeng dan dilakukan eluasi sehingga hasilnya dapat segera diketahui, ” ujarnya.Teknik bioassays, dinilai Ahli dari University of Geneva, Prof Jean-Luc Wolfender, sesuai dengan tuntutan saat ini, karena mampu memproses penemuan obat secara lebih mudah dan cepat. Teknik yang diperagakan pun mampu mencari senyawa aktif dengan kecepatan dan signifikan.

    Ironisnya dalam teknik yang dinamakan NMR 400, alat penentu yang standar di Indonesia masih tergolong langka. Saat ini, FF Unair baru memiliki UV (ultra violet), MS (maspectra), dan IR (infra red) sebagai perangkat yang dibutuhkan. Sementara untuk menuntaskan metode Bio-utograph, seorang peneliti wajib memiliki beberapa tools secara lengkap. Selain dapat digunakan untuk penemuan anti oksidan, teknik yang disampaikan Prof Jean-Luc dianggap mampu mencermati khasiat tanaman untuk anti mikroba, anti cholin esterase, dan larvasida. Anti cholin esterase dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk penyakit alzheimer sedang larvasida dapat menelurkan obat untuk penyakit malaria dan demam berdarah. "Dengan belum lengkapnya alat penentu standar dalam teknik NMR 400, maka hasil temuan FF Unair saat ini sedang dilakukan pengujian di Jerman," ujar Jean-Luc.

  • EMOSI & INTI RAHASIA KEBIJAKSANAAN (2)

    Dari data yang dihimpun Indonesia Police Watch, dalam beberapa waktu terakhir ini setidaknya ada tujuh kasus anggota polisi yang melampiaskan kemarahannya dengan menembak mati orang dekatnya, mulai dari istri, mantan pacar, mertua, teman atau atasannya sendiri. Sebagian besar korbannya lebih dari satu orang dan bahkan dalam kasus penembakan oleh anggota polres Bangkalan, korbannya empat orang, sebelum akhirnya pelakunya menembak dirinya sendiri.

    Dalam kehidupan keluarga, mudah ditemui orang tua yang marah besar dipicu oleh kesalahan biasa yang dilakukan anaknya, suami yang secara emosional menganiaya istrinya hanya dipicu masalah-masalah kecemburuan dan pertengkaran rumah tangga. Suami atau istri yang marah kepada pasangannya dan tega melampiaskan kemarahannya dengan menganiaya pasangannya, bahkan anaknya sendiri. Dalam pekerjaan, ada pimpinan yang marah-marah besar hanya dipicu oleh kesalahan kecil bawahannya. Dalam kehidupan sehari-hari, mudah ditemui orang yang marah-marah dijalanan karena dipicu oleh sikap pengguna lalu lintas yang kurang disiplin atau saling baku hantam hanya gara-gara saling tersinggung.

    Mengapa belakangan ini semakin banyak orang yang mudah sekali dipicu emosi amarah ? Mengapa mereka seakan tidak memiliki hati nurani kemanusiaan, padahal sebagian dari mereka adalah orang-orang berpendidikan atau bahkan aparat keamanan pengayom masyarakat ?

    Sahabat semua, memiliki emosi amarah adalah manusiawi dan merupakan hal yang wajar, sejauh itu dapat dikelola dengan benar, tepat waktu dan tepat sasaran sehingga tidak merusak orang lain. Karena emosi amarah adalah salah satu watak dasar manusia. Menjadi hal yang aneh bila ada seseorang yang mengatakan tidak punya rasa marah. Karena sesungguhnya rasa marah merupakan bentuk kekayaan bathin kita sebagai manusia. Namun bagi mereka yang tidak mendengarkan suara hati nuraninya, akan mudah dikendalikan nafsu amarahnya. Mereka menjadi budak nafsu dari amarahnya.

    Berbeda dengan mereka yang memiliki kecerdasan hati nurani, memiliki kepribadian cerdas dan tenang, mereka dapat mengendalikan reaksinya agar tidak menjadikan kemarahan sebagai tindakan yang agresif, merusak dan menimbulkan kebenciaan. Kemampuan seseorang untuk menguasai diri, kemampuan untuk menghadapi badai emosional dengan kesabaran, kemampuan mengendalikan dorongan hati yang dikuasai emosi dan bukannya membiarkan dirinya dikendalikan atau menjadi “budak nafsu” merupakan salah satu kunci rahasia kebijaksanaan. Kemampuan seperti ini dijunjung tinggi sejak zaman nabi Adam sampai dengan nabi akhir zaman Muhammad saw dan selalu dibawa dalam setiap ajaran beliau.

    Kalau dalam istilah Yunani kuno dikenal dengan istilah “sophrosyne” atau “hati-hati dan cerdas dalam mengatur kehidupan, keseimbangan dan kebijaksanaan yang terkendali”, sebagaimana diterjemahkan oleh Page Du Bois yang dikutip oleh Daniel Goleman. Tujuannya adalah keseimbangan emosi, bukan menekan emosi. Karena setiap perasaan memiliki nilai dan makna. Sebagaimana yang diamati oleh Aristoteles, bahwa yang dikehendaki adalah emosi yang wajar, keselarasan antara perasaan dan lingkungan.

    Mengendalikan emosi berarti dapat menjaga keselarasan antara perasaan dan lingkungannya. Kemampuan seperti ini memiliki nilai sangat penting bagi peningkatan kualitas kepribadian seseorang. Demikian pentingnya dalam mengendalikan amarah ini, maka ketika Muhammad Rasulullah saw didatangi oleh seorang sahabatnya yang memintanya untuk memberikan nasehat, wasiat beliau adalah, ''Janganlah kamu melampiaskan amarah.'' Dan kata-kata itu diulanginya lebih dari satu kali.

    Makna dari nasehat ini bukanlah maksud beliau untuk melarang memiliki rasa marah. Karena rasa marah itu bagian dari watak dasar manusia yang pasti ada. Makna dari nasehat Muhammad saw ini adalah berusahalah menguasai diri ketika muncul rasa marah. Supaya emosi kemarahan itu tidak menimbulkan dampak yang merugikan orang lain maupun diri sendiri. Inilah inti dari nasehat dalam meraih kebijaksanaan hidup.

    Bagaimana dengan emosi amarah yang ada dalam diri Anda sendiri ? Apakah sudah dikelola dengan baik? Bagaimana mengekspresikan emosi kemarahan yang tanpa menimbulkan sakit hati ? Bagaimana mengelola emosi dalam diri agar mencapai kebijaksanaan ? Hal ini akan kita bahas pada tulisan selanjutnya…...!

    Salam Motivasi Nurani Indonesia .

    Sumber: Emosi & Inti Rahasia Kebijaksanaan Oleh Eko Jalu Santoso, penulis buku “The Art of Life Revolution” yang diterbitkan Elex Media Komputindo, Founder Motivasi Nurani Indonesia : motivasiindonesia- subscribe@ yahoogroups. com

    Sumber Weblog: www.EkoJaluSantoso.com

  • Weeleh-weeeleh.....

    Ada yg share nih :

    Beberapa hari yang lalu saat saya ngopi as usual di temani mantan pacar.Dia bercerita, kemarin ngobrol sama tukang becak didepan rumah.

    Mereka itu tukang becak yang biasa mangkal di depan kantor JASA RAHARJA.

    Sang tukang becak menceriterakan musibah yang dialami salah satu kawannya,

    sesama tukang becak yang meninggal karena kecelakaan.

    Katanya pada waktu mau ngambil becak pagi2 mengalami musibah tabrak lari. Cerita dilanjutkan, bahwa kawannya luka2 berat,

    tapi keluarganya tidak bisa membiayai pengobatan,

    dirawat dirumah sakit hanya satu hari lalu dibawa pulang.

    Tidak berapa lama, kawannya itu meninggal dunia.

    Sangat mengenaskan mendengar cerita ini;

    - Mereka setiap hari mangkal di depan kantor JASA RAHARJA.

    - Mereka tidak mampu membayar RS untuk perawatan.

    - akhirnya anak istrinya harus kehilangan sang bapak

    - tulang punggung keluarga.

    Sepertinya kalau sampai disini

    kita akan berasumsi bahwa meninggalnya sang ayah itu sudah takdir

    yang tidak bisa dirubah dan itu sudah jalan hidupnya.

    Tapi apa benar ?

    Bagaimana kalau beliau mendapat perawatan semestinya,

    apakah akan tetap meninggal ?.

    Kalau harapan hidup masih ada,

    Apakah karena mereka itu dari keluarga miskin

    Tidak punya uang untuk dirawat dirumah sakit

    Lalu keluarganya dengan membawanya pulang yang berakibat fatal……

    JAWABANNYA ............ ......... ......... .TIDAK.

    MEREKA SECARA UU SUDAH MEMILIKI JAMINAN ASURANSI KECELAKAAN.

    DAN PERAWATAN KORBAN KECELAKAAN SUDAH MENJADI HAK MEREKA.

    Kenapa ?

    Semua korban kecelakaan lalu lintas dijamin dalam UU.

    dengan SWDKLLJ yang kita bayar pada saat kita membayar STNK,

    dan uang itu di kumpulkan oleh JASA RAHARJA.

    Kantor dimana didepannya mereka mangkal setiap hari.

    Kejadian ini di beritahukan ke rekan2 di JASA RAHARJA,

    Yang bertugas di Bogor, Jawa Barat, dan kantor pusat di Jl Kuningan………

    Mereka menyatakan harusnya tidak seperti itu,

    Mereka menyesali kejadian itu tidak tertangani sesuai dengan haknya.

    dan kalaupun sekarang sudah terjadi,

    maka keluarganya masih akan mendapatkan santunan.

    Sore kami mendapat kabar dari tukang becak disitu,

    ada rekan dari Jasa Raharja yang melakukan follow up kejadian ini.

    Intinya.....

    SETIAP KECELAKAAN KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS,

    SECARA UNDANG-UNDANG SUDAH DIJAMIN.

    Satu lagi korban percuma yang terjadi

    terhadap sesama rakyat indonesia karena tidak mengetahui hak nya......

    dan yang mengetahui tidak melaksanakan kewajibannya

    (ini lah korban percuma yang jatuh, sesuai dengan ungkapan when bad man combine, the good must associate; else they will fall one by one, an unpitied sacrifice in a contemptible struggle – edmund burke)

  • Check this out.- Its very dangerous

    Ups, syerem nih..:(:yawn::##:crazy:

    Mohon luangkan sedikit waktu anda terhadap berita ini , jika perlu untuk nasihat kepada yang lain .... mohon forward ke kawan2 lain karena hal ini terjadi di PARIS baru baru ini dan kemungkinan terjadi di manapun di
    dunia ini.

    Beberapa minggu yang lalu , dalam sebuah teater Film, seseorang merasa
    ada yang menusuk di bagian bawah tempat duduknya, ketika dia berdiri
    dari tempat duduk nya , dia menemukan sebuah jarum melekat pada tempat
    duduk nya denga adanya catatan yang bertuliskan " kamu baru saja
    ter-infeksi HIV" Kantor Pusat pengawasan penyakit (di PARIS) melaporkan
    banyaknya peristiwa serupa di beberapa kota akhir akhir ini, semua jarum
    yang menjadi media di kejadian tsb , telah di test dan dinyatakan ada
    VIRUS HIV POSITIF. Kantor tsb juga melaporkan bahwa jarum ter-infeksi
    HIV serupa juga ditemukan di kotak pengambi uang di MESIN ATM bank, di
    sarankan pula pada para pengguna mesin ATM untuk "SANGAT WASPADA" ketika
    menghadapi situasi seperti ini. Semua BANGKU / TEMPAT DUDUK umum harus
    di PERIKSA dengan TELITI sebelum di gunakan. PEMERIKSAAN secara VISUAL
    dengan penuh ke-TELITIAN & KEHATI-HATIAN sangat perlu di butuhkan dengan
    kecukupannya, mohon forward kepada anggota keluarga anda serta kepada
    semua rekan akan potensi bahaya hal ini.

    Baru-baru ini, seorang Dokter menyatakan sebagaimana kejadian serupa
    menimpa salah satu pasiennya yang terkena hal ini di Bioskop PRIYA
    Cinema, New Delhi, India. Seorang gadis muda yang berencana akan menikah
    beberapa bulan lagi , terkena tusukan duri saat Film berlangsung, ada
    sebuah catatan yang berbunyi "Selamat Datang di Dunia Keluarga penderita
    HIV" . Dijelaskan pula oleh sang Dokter kepada keluarga gadis tersebut
    bahwa memerlukan ± 6 bulan untuk VIRUS tersebar di tubuh gadis itu
    menjadi cukup kuat untuk mulai merusak jaringan sistem kekebalan tubuh
    korban dan sang korban cukup bisa bertahan selama 5~6 tahun , tetapi si
    Gadis korban tsb, meninggal di 4 bulan setelah tertusuk jarum tersebut
    mungkin karena "SHOCK BERAT". Mulai saat ini KITA HARUS lebih
    berhati-hati dan WASPADA di tempat umum.

    Mulailah berfikir untuk menyelamatkan sebuah JIWA dengan men-Forward
    pesan ini, mohon luangkan sedikit waktu anda untuk ini.

    S. Dinesh Gopinath,
    I.A.S, Director of Medical & Research Div, Chennai.

    Dear Friends,
    Kindly take a couple of minutes to go thru this mail. If useful may
    advise others also .... Please pass this on to others This happened in
    Paris recently and may happen elsewhere also.

    A few weeks ago, in a movie theatre, a person felt something poking from
    her seat. When she got up to see what it was, she found a needle
    sticking out of the seat with a note attached saying "You have just been
    infected by HIV".

    The Disease Control Center (in Paris) reports many similar events in
    many other cities recently. All tested needles were HIV Positive.

    The Center also reports that needles have been found in cash dispensers
    at public banking machines. We ask everyone to use extreme caution when
    faced with this kind of situation. All public chairs/seats should be
    inspected with vigilance and caution before use. A careful visual
    inspection should be enough. In addition, they ask that each of you pass
    this message along to all members of your family and your friends of the
    potential danger.

    Recently, one doctor has narrated a somewhat similar instance that
    happened to one of his patients at the Priya Cinema in Delhi. A young
    girl, engaged and about to be married in a couple of months, was pricked
    while the movie was going on. The tag with the needle had the message "
    Welcome to the World of HIV family". Though the doctors told her family
    that it takes about 6 months before the virus grows strong
    enough to start damaging the system and a healthy victim could survive
    about 5-6 years, the girl died in 4 months, perhaps more because of the
    "Shock thought". We all have to be careful at public places, rest God
    help!
    Just think about saving a life by forwarding this message. Please, take
    a few seconds of your time to pass along.

    With Regards,
    S. Dinesh Gopinath,
    I.A.S, Director of Medical & Research Div, Chennai.

    Rather than forwarding irrelevant mails, kindly pass this to every one.
    Probably ur mail can help some save his/her life.

  • KERENDAHAN HATI PALSU...

    Mungkin Anda kenal orang yang memaksa orang lain memberi pujian dengan
    menggunakan reverse psychology.

    Percakapannya kira-kira seperti ini:

    Ia berkata, "Saya bermain piano buruk sekali!"

    Maka Anda berkata, "Ah enggak. Menurut saya, permainan piano Anda bagus
    sekali.'

    Ia berkata, "Tidak juga. Saya melakukan banyak kesalahan.

    Maka Anda berkata, "Tetapi menurut saya sangat hebat"

    Ia berkata, "Ah, Anda hanya mencoba menghibur saya."

    Maka Anda berkata, "Sungguh. Anda benar-benar luar biasa!"

    Ia berkata, "Terima kasih... tetapi saya pemain yang buruk."

    Bukankah percakapan tersebut menjengkelkan?

    Kita wajib mengakhiri percakapan konyol seperti itu secepat mungkin, dan
    mulai membicarakan hal yang masuk akal!

    Orang berprestasi tidak menggunakan tipuan kerendahan hati palsu. Mereka
    tidak memancing pujian tetapi kalau dipuji, mereka menerimanya dengan tulus.

    Selalu ucapkan terimakasih atau kata-kata lain yang sejenis.

    Mengapa?

    Jika kita dengan tulus menghargai diri sendiri, kita tidak perlu mengumumkan
    ke orang lain betapa baiknya diri kita. Hanya orang yang tidak yakin atas
    harga dirinyalah yang mengumumkannya ke semua orang.

    Yang perlu kita ketahui adalah bahwa menerima pujian bukanlah sikap yang
    perlu dipersoalkan. Kita tidak perlu menjadi seorang yang sempurna untuk
    mengucapkan terima kasih setelah menerima pujian.

    Orang yang sukses selalu mengucapkan, "Terima kasih." Mereka menyadari bahwa
    mengakui telah mengerjakan sesuatu dengan baik adalah sikap yang sehat.

    Jika Anda memberi selamat kepada Greg Norman atas kemenangannya di sebuah
    turnamen golf, ia tidak akan berkata, "Itu hanya kebetulan," atau "Saya
    kebetulan sedang beruntung." Ia akan berkata, "Terima kasih." Jika Anda
    memberi selamat kepada Paul McCartney atas keberhasilannya membuat lagu yang
    menjadi hit, ia tidak akan berkata, "Kamu gila! Lagu itu sangat jelek." Ia
    akan berkata, "Terima kasih."

    Pujian adalah suatu hadiah. Perlu pemikiran dan usaha untuk memberikan
    pujian kepada seseorang. Seperti halnya kalau Anda memberi hadiah kepada
    seseorang, Anda akan merasa kecewa jika hadiah itu dikembalikan kepada Anda.
    Ini adalah alasan lain mengapa kita sebaiknya menerima pujian dengan senang
    hati.

    Coba bayangkan seorang teman Anda memuji penampilan Anda dan Anda
    menanggapi, "Tetapi bibirku tebal dan kakiku pendek!" Anda akan merasa tidak
    enak karena Anda tidak menerima pujian itu sesemangat teman Anda ketika ia
    melontarkannya. Ia juga merasa tidak enak karena alasan yang sama, dan akan
    mengingat Anda sebagai seorang teman berbibir tebal dan berkaki pendek.

    Jadi, mengapa tidak mengucapkan "terima kasih" saja?

  • Buku BEST LIFE - Hidup Penuh Makna

    Dikutip dari buku kami terbaru: BEST LIFE - Hidup Penuh Makna diterbitkan oleh Elex edia Komputindo tanggal 11 Mei 2007.

    Pada bulan Desember 1980, saya diberi dorongan oleh Suster Alberta Sukarsiyati, Kepala Sekolah di SMA Pius Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, untuk mendaftarkan diri sebagai peserta PP II (proyek perintis II), suatu program seleksi penerimaan mahasiswa baru berdasarkan nilai rapor di SMA semester 1-5. Program ini diprakarsai oleh Alm Prof. Dr. Andi Hakim Nasoetion, Rektor IPB pada saat itu. Sebelum dimulai ujian akhir SMA, sudah ada kabar sangat menggembirakan bahwa saya diterima di IPB tanpa testing dan diminta untuk mendaftar serta ikut kuliah matrikulasi mulai bulan Juni 1981.

    Perasaan gembira bercampur dengan kebimbangan karena orang tua saya termasuk golongan biasa; mampukah membiayai uang kuliah? Ayah pedagang kecil di pasar Baledono Purworejo; ibu penjahit dan pembuat kue. Sedangkan kami adalah KELBES (keluarga kebesaran) karena memiliki 2 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Sarapan favorit setiap hari hanyalah nasi putih dengan telur dadar kelbes, yaitu telur dadar dari 2 butir telur dengan kecap manis yang dibagi menjadi 8.

    Kedua kakak perempuan saya, meskipun berprestasi di SMA, tidak dapat meneruskan kuliah, melainkan langsung bekerja di Surabaya sebagai karyawan toko Mas milik famili kami. Jangankan berpikir untuk membayar kos dan biaya kuliah, setiap hari uang jajan yang diterima sebesar Rp 100, sangat pas-pasan. Perinciannya, Rp 25 untuk berangkat sekolah naik angkot Purworejo ke Kutoarjo, Rp 50 untuk Jajan, Rp 25 untuk naik angkot kembali dari Sekolah ke rumah.

    Saya tidak tahu persis dari mana datangnya keberanian untuk tetap berangkat ke Bogor, karena kota besar yang saya tahu hanyalah Jogjakarta. Tapi ada dukungan dari kawan-kawan sekolah dan sahabat seperti Gatot Wijaya, Supriyadi, Na Kiem Han, dan juga ayah, ibu serta kedua kakak saya agar mau berpikir besar (?Think Big?), mau maju, mau berubah dan berani mengambil kesempatan ini. Mereka berjanji akan membantu bila ada kesulitan, sehingga saya putuskan untuk berangkat ke Bogor naik Bus Limas dengan hanya membawa pakaian secukupnya, ijazah SMA, surat pendukung, serta uang tunai Rp 100.000. Ternyata yang mereka katakan benar, bahwa dengan berpikir positif, dapat bergaul dan suka membantu orang lain, saya merasakan aliran berkat dari Tuhan selama saya kuliah.

    Bulan Juni 1981 mulai belajar di IPB, biaya kuliah (SPP) disubsidi oleh pemerintah, sehingga saya hanya keluar uang Rp 24.000 dalam setahun. Kakak kelas saya Ariani, mencarikan kost di Jalan Riau Bogor yang dapat dicapai dengan jalan kaki dari kampus di Baranangsiang. Uang kost Rp 20.000 perbulan sudah termasuk cuci baju dan nasi putih. Ibu saya berjanji akan mengirimkan poswesel Rp 35.000/bulan.

    Seperti biasa biarpun menjalani hidup sederhana, saya selalu optimistis dan riang gembira, sehingga memiliki banyak kawan baik di lingkungan kost maupun kampus. Pada bulan Agustus 1981, pak Johardi Johor, ketua RT di komplek Jalan Riau memanggil saya agar membantu anaknya Meutia Fariza untuk belajar Fiska dan Matematika karena sudah masuk SMA. Kemudian di bulan yang sama, teman saya Hani yang juga keponakan Ibu Profesor Sayogo, meminta untuk memberikan les kepada putri mereka Sundari. Waktu ditanya berapa tarif untuk mengajar les anak mereka, saya menjawab terserah mereka dan puji Tuhan, dari kedua anak les tersebut saya mendapat honor Rp 35.000, persis sejumlah uang kiriman bulanan dari ibu. Saya tidak tahu persis kenapa mereka memilih saya untuk mengajar anak mereka, tapi saya percaya bahwa jalan hidup saya diatur oleh TUHAN dan saya tidak akan kekurangan.

    Masih di sekitar kampus dan kompleks, pada suatu pagi dalam perjalanan ke kampus Baranangsiang, saya menyapa seorang pemuda yang kelihatannya seperti mahasiswa, namanya Tubagus Machdum. Ternyata dia bukan mahasiswa melainkan dosen di jurusan Statistika IPB. Saya jadi punya kawan dosen yang kadang mengajak saya untuk ikut dalam mengerjakan beberapa project dan menjadi asisten dosen di Universitas Pakuan, tempat dia mengajar selain di IPB. Sehingga mulai September 1981, saya tidak perlu lagi dikirim uang weselpos dari ibu.

    Tanpa lupa belajar, berdoa dan bergaul, saya menjalani TPB (Tingkat Persiapan Bersama) di IPB sampai memilih jurusan, dan menjadi Asisten Kimia di IPB untuk membantu para mahasiswa baru. Jurusan yang saya pilih adalah Teknologi Pangan di Fakultas Teknologi Pertanian. Berkat terus mengalir, dengan banyak teman, hubungan baik dengan semua civitas akademika. Aktif di kegiatan fakultas, senat bahkan memenangkan lomba penciptaan Mars Fateta serta mendapatkan beasiswa setahun penuh sebesar Rp 25.000 per bulan.

    Karena pengalaman mengajar sejak tingkat 1, saya diperkenalkan kepada Kosasih Iskandarsyah, kakak kelas di IPB yang menjadi guru Matematika di SMA Regina Pacis Bogor. Dia sudah lulus dan akan bekerja di Gramedia Group Jakarta, sehingga mencari pengganti untuk mengajar Matematika di SMA Regina Pacis. Nah jadilah saya guru di SMA paling top di Bogor mulai 1982. Meski sibuk membagi waktu, saya masih menda

  • Buku BEST LIFE - Hidup Penuh Makna

    Dikutip dari buku kami terbaru: BEST LIFE - Hidup Penuh Makna diterbitkan oleh Elex edia Komputindo tanggal 11 Mei 2007.

    Pada bulan Desember 1980, saya diberi dorongan oleh Suster Alberta Sukarsiyati, Kepala Sekolah di SMA Pius Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, untuk mendaftarkan diri sebagai peserta PP II (proyek perintis II), suatu program seleksi penerimaan mahasiswa baru berdasarkan nilai rapor di SMA semester 1-5. Program ini diprakarsai oleh Alm Prof. Dr. Andi Hakim Nasoetion, Rektor IPB pada saat itu. Sebelum dimulai ujian akhir SMA, sudah ada kabar sangat menggembirakan bahwa saya diterima di IPB tanpa testing dan diminta untuk mendaftar serta ikut kuliah matrikulasi mulai bulan Juni 1981.

    Perasaan gembira bercampur dengan kebimbangan karena orang tua saya termasuk golongan biasa; mampukah membiayai uang kuliah? Ayah pedagang kecil di pasar Baledono Purworejo; ibu penjahit dan pembuat kue. Sedangkan kami adalah KELBES (keluarga kebesaran) karena memiliki 2 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Sarapan favorit setiap hari hanyalah nasi putih dengan telur dadar kelbes, yaitu telur dadar dari 2 butir telur dengan kecap manis yang dibagi menjadi 8.

    Kedua kakak perempuan saya, meskipun berprestasi di SMA, tidak dapat meneruskan kuliah, melainkan langsung bekerja di Surabaya sebagai karyawan toko Mas milik famili kami. Jangankan berpikir untuk membayar kos dan biaya kuliah, setiap hari uang jajan yang diterima sebesar Rp 100, sangat pas-pasan. Perinciannya, Rp 25 untuk berangkat sekolah naik angkot Purworejo ke Kutoarjo, Rp 50 untuk Jajan, Rp 25 untuk naik angkot kembali dari Sekolah ke rumah.

    Saya tidak tahu persis dari mana datangnya keberanian untuk tetap berangkat ke Bogor, karena kota besar yang saya tahu hanyalah Jogjakarta. Tapi ada dukungan dari kawan-kawan sekolah dan sahabat seperti Gatot Wijaya, Supriyadi, Na Kiem Han, dan juga ayah, ibu serta kedua kakak saya agar mau berpikir besar (”Think Big”), mau maju, mau berubah dan berani mengambil kesempatan ini. Mereka berjanji akan membantu bila ada kesulitan, sehingga saya putuskan untuk berangkat ke Bogor naik Bus Limas dengan hanya membawa pakaian secukupnya, ijazah SMA, surat pendukung, serta uang tunai Rp 100.000. Ternyata yang mereka katakan benar, bahwa dengan berpikir positif, dapat bergaul dan suka membantu orang lain, saya merasakan aliran berkat dari Tuhan selama saya kuliah.

    Bulan Juni 1981 mulai belajar di IPB, biaya kuliah (SPP) disubsidi oleh pemerintah, sehingga saya hanya keluar uang Rp 24.000 dalam setahun. Kakak kelas saya Ariani, mencarikan kost di Jalan Riau Bogor yang dapat dicapai dengan jalan kaki dari kampus di Baranangsiang. Uang kost Rp 20.000 perbulan sudah termasuk cuci baju dan nasi putih. Ibu saya berjanji akan mengirimkan poswesel Rp 35.000/bulan.

    Seperti biasa biarpun menjalani hidup sederhana, saya selalu optimistis dan riang gembira, sehingga memiliki banyak kawan baik di lingkungan kost maupun kampus. Pada bulan Agustus 1981, pak Johardi Johor, ketua RT di komplek Jalan Riau memanggil saya agar membantu anaknya Meutia Fariza untuk belajar Fiska dan Matematika karena sudah masuk SMA. Kemudian di bulan yang sama, teman saya Hani yang juga keponakan Ibu Profesor Sayogo, meminta untuk memberikan les kepada putri mereka Sundari. Waktu ditanya berapa tarif untuk mengajar les anak mereka, saya menjawab terserah mereka dan puji Tuhan, dari kedua anak les tersebut saya mendapat honor Rp 35.000, persis sejumlah uang kiriman bulanan dari ibu. Saya tidak tahu persis kenapa mereka memilih saya untuk mengajar anak mereka, tapi saya percaya bahwa jalan hidup saya diatur oleh TUHAN dan saya tidak akan kekurangan.

    Masih di sekitar kampus dan kompleks, pada suatu pagi dalam perjalanan ke kampus Baranangsiang, saya menyapa seorang pemuda yang kelihatannya seperti mahasiswa, namanya Tubagus Machdum. Ternyata dia bukan mahasiswa melainkan dosen di jurusan Statistika IPB. Saya jadi punya kawan dosen yang kadang mengajak saya untuk ikut dalam mengerjakan beberapa project dan menjadi asisten dosen di Universitas Pakuan, tempat dia mengajar selain di IPB. Sehingga mulai September 1981, saya tidak perlu lagi dikirim uang weselpos dari ibu.

    Tanpa lupa belajar, berdoa dan bergaul, saya menjalani TPB (Tingkat Persiapan Bersama) di IPB sampai memilih jurusan, dan menjadi Asisten Kimia di IPB untuk membantu para mahasiswa baru. Jurusan yang saya pilih adalah Teknologi Pangan di Fakultas Teknologi Pertanian. Berkat terus mengalir, dengan banyak teman, hubungan baik dengan semua civitas akademika. Aktif di kegiatan fakultas, senat bahkan memenangkan lomba penciptaan Mars Fateta serta mendapatkan beasiswa setahun penuh sebesar Rp 25.000 per bulan.

    Karena pengalaman mengajar sejak tingkat 1, saya diperkenalkan kepada Kosasih Iskandarsyah, kakak kelas di IPB yang menjadi guru Matematika di SMA Regina Pacis Bogor. Dia sudah lulus dan akan bekerja di Gramedia Group Jakarta, sehingga mencari pengganti untuk mengajar Matematika di SMA Regina Pacis. Nah jadilah saya guru di SMA paling top di Bogor mulai 1982. Meski sibuk membagi waktu, saya masih mendapatkan prestasi yang baik di IPB dengan mendapat beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik) selama satu tahun.

    Saya pindah kost supaya lebih dekat dengan kampus dan SMA Regina Pacis di kawasan Jl. Kantor Batu, dan kebetulan ada anak tetangga kost kami James yang suka datang untuk minta diajar matematika. Tidak lama kemudian saya diperkenalkan kepada famili mereka, sebuah keluarga yang sangat baik hati yaitu Bapak Gunawan Elisa dan istrinya Ibu Elsye. Sejak berkenalan dengan keluarga itu, berkat semakin mengalir. Saya diminta untuk mengajar les John Elisa, Andre Elisa yang waktu itu masih SMP, dan memperkenalkan saya dengan murid-murid saya yang sampai sekarang menjadi sahabat baik seperti Marcel Theodor, Henrie Syam, Rayanti, Ira dan Iwan Tjahyadi. Semuanya sudah menjadi orang sukses, dan John Elisa sendiri yang sudah jadi pengusaha sangat sukses adalah teman bermain golf setiap hari Sabtu.

    Mulai tahun 1983, saya sudah melewati tahap berkecukupan, karena selain kuliah di IPB, mengajar di SMA juga mengajar murid-murid les privat. Pendapatan saya sudah sangat besar untuk ukuran mahasiswa, sehingga selain dapat membeli motor, yang menjadi idaman mahasiswa saat itu, saya juga bisa:

    1. Menabung dan membantu teman yang terkadang terlambat mendapatkan kiriman uang dari orang tuanya.

    2. Membantu membiayai adik saya masuk kuliah di UNS (Universitas sebelas Maret). Dan berturut-turut semua adik dapat mengenyam kuliah dan lulus sarjana, sehingga mengubah nasib keluarga kami dan membuat orang tua di kampung bangga karena meskipun hidup serba pas–pasan, ke 4 anaknya dapat lulus sarjana.

    3. Tetap aktif di kampus dan di lingkungan pergaulan, sehingga banyak sekali teman-teman didapat semasa kuliah.

    Demikian juga dalam perjalanan karir, mulai dari sebagai kepala produksi biskuit Verkade di kawasan Pulo Gadung, sampai akhirnya berkarir menjadi orang marketing, baik di perusahaan FMCG (fast moving consumer goods), maupun menjadi eksekutif di beberapa perusahaan Elektronika multinasional di Indonesia dan di luar negeri. Saya selalu bersyukur, bersikap positif, dan menjalani hidup bahagia penuh makna kepada sekeliling saya dan kepada Sang Pencipta.

    Sekarang saya beruntung bekerja sebagai Direktur Marketing di perusahaan besar multinasional PT. Samsung Electronics Indonesia yang beromzet triliunan rupiah setahunnya. Saya dapat memandang kota Jakarta dari kantor, walaupun hidup tetap bersahaja dan selalu bersyukur atas aliran berkat yang diberikan oleh Tuhan kepada orang lain melalui kita.

    Berpikir positif dan berpikir besar menunjukkan bahwa kita memiliki kepercayaan penuh atas hakekat penciptaan kita untuk mencapai hal luar biasa. Jika dikombinasikan dengan pengembangan diri dan karakter untuk tetap memiliki ketegaran dan kesabaran serta bersemangat, kita akan mampu melewati masa-masa sulit. Mengikuti kata hati, mau berbagi, memberi suka cita dan memaafkan otomatis akan menyenangkan Sang Pencipta, sehingga aliran berkat akan terus mengalir dan kita menjalani hidup bahagia penuh makna. Kita pun akan diberi kepercayaan yang lebih besar lagi. Hidup dengan mengembangkan segenap talenta agar mencapai hasil yang terbaik, penuh integritas, mencintai sesama, mencintai diri dan Allah Pencipta.

    Nah inilah sepenggal kehidupan penuh makna yang saya jalani, dan saya percaya setiap saat kita mensyukuri hidup, mau menjalani hidup yang penuh makna, maka kita pun akan memiliki kisah perjalanan hidup yang dapat dibagikan kepada orang lain.

  • Kekayaan yang sesungguhnya

    Kekayaan ini adalah kekayaan intelektualisme dan
    kekayaan ilmu yang melatarbelakangi tindakan-tindakan
    yang akan dilakukannya, termasuk didalamnya adalah
    keahlian profesi yang dimiliki.
    Karena dengan dasar seseoarang akan elangkah lebih
    tegap dan yakin untuk melakukan usaha berdasar
    pengetahuan.

    Dalam perjalanan dunia usaha, hobby akhirnya juga bisa
    menjadi satu kekayaan yang utuh bila dikelola dengan
    manajemen yang baik seingga menjadi satu usaha yang
    bisa diandalkan

    Apakah yang disebut dengan kekayaan yang utuh?
    ----

    Yang dimaksud dengan kekayaan yang utuh adalah:

    Ketersediaan yang melebihi dari kepentingan kita untuk merasa bahagia.

    Dalam bentuk-bentuknya yang dikenali adalah istri yang menguatkan, anak-anak yang sehat dan menyejukkan hati, kondisi finansial yang sehat, teman-teman yang baik, kesehatan yang menunjang aktivitas, pengertian yang jernih, keyakinan yang benar, nama baik yang terpelihara dan pelayanan yang diterima.

  • Kegunaan Coca-Cola

    Coca-cola ngga cuma bisa buat diminum, ternyata ada kegunaan yang lain. Simak deh:

    1. Untuk membersihkan toilet:
    Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam toilet. Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam Coca-Cola menghilangkan noda-noda dari keramik .

    2. Untuk membersihkan karburator mobil:
    Campur sekaleng Coca-Cola ke dalam karburator. Panaskan mesin 15-30 menit. Dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator. Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut.

    3. Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper/chrome mobil:
    Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil yang direndam dalam Coca-Cola .

    4. Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil:
    Tuangkan sekaleng Coca-Cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.

    5. Untuk melonggarkan baut yang berkarat:
    Gosokkan kain yang direndam dalam Coca-Cola pada baut yang berkarat .

    6. Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian:
    Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergent, dan putar dengan putaran normal.
    Coca-cola/Pepsi akan menolong menghilangkan noda lemak.
    Coca-Cola juga membersihkan kabut pada kaca depan mobil.

    Kita minum Coca-Cola/Pepsi! Tentu saja juga untuk membersihkan sistem kita...???
    Lagipula kita semua membayar untuk itu.

    Untuk Perhatian:

    PH rata-rata dari soft drink, a.l. Coca-Cola & Pepsi adalah 3.4.
    Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan
    tulang!
    Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th. Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk.

    Semua Calcium yg larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal.

    Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral). Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat adiktif seperti pengawet dan pewarna.

    Sementara orang suka minum soft drink dingin setelah makan, coba tebak apa akibatnya?
    Tubuh kita mempunyai suhu optimum 37 supaya enzim pencernaan berfungsi.
    Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37, terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, mencerna lebih sedikit makanan.
    Bahkan makanan tersebut difermentasi.
    Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun, yang diserap oleh usus, diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.

    Beberapa Contoh:
    Dua bulan lalu, ada sebuah kompetisi di Universitas Delhi; Siapa dapat minum Coca-Cola paling banyak??
    Pemenangnya meminum 8 botol dan mati seketika karena kelebihan Karbondioksida dalam darah dan kekurangan oksigen. Setelah itu, Rektor melarang semua soft drink di semua kantin universitas.

    Seseorang menaruh gigi patah di dalam botol pepsi, dan dalam 10 hari gigi tersebut melarut! Gigi dan tulang adalah satu-satunya organ manusia tetap utuh selama tahunan setelah manusia mati.

    Bayangkan apa yang minuman tersebut pasti lakukan pada usus dan lapisan perut kita yang halus!
    Ini terjadi di Indonesia, kami tidak tahu minuman sejenis di luar negeri apakah sama? coba yang suka ke luar negeri test dan dicoba aja,
    Ada yang berani minum Coca cola 1-2 botol terus nelas premen mentos dan sejenisnya? maaf kalau saya tidak berani kalau ada yang berani resiko ditanggung sendiri.
    Permohonan kepada semua supaya forward kabar ini kepada teman-teman untuk menambah kewaspadaan terhadap kegunaan soft drink.

  • UCAPKAN SELAMAT TINGGAL PADA BENCI

    Sahabat Motivasi Nurani Indonesia, pernahkan Anda menyadari apa sesungguhnya salah satu kebodohan paling besar dalam hidup ini ? Jawabanya adalah memelihara kebencian.

    Ya, kebenciaan adalah sebuah kebodohan hidup yang paling besar di dunia. Karena kebencian hanya akan membunuh waktu kehidupan dan mengorbankan benih cinta, sehingga tidak bisa berkembang dalam kehidupan. Orang yang menanam dan memelihara kebenciaan dalam hatinya, ia hanya akan menuai hasil ketidaknyamanan, sakit hati dan permusuhan. Sehingga harumnya wangi bunga cinta yang ada dalam dirinya tidak dirasakan dalam kehidupan.

    Namun masih banyak orang yang tidak menyadarinya kalau hatinya dikuasai oleh benih kebenciaan. Manusia yang hatinya penuh kebenciaan pada hakekatnya adalah manusia yang gagal dalam hidup, karena tidak mampu mencintai dirinya sendiri. Maka ucapkan selamat tinggal kepada benci mulai saat ini juga. Tinggalkan jauh-jauh benih kebenciaan yang akan merusak benih cinta dan kebahagiaan dalam hati Anda.

    Kalau ada yang membenci diri Anda, berusahalah untuk tidak membalas kebencian itu dengan kebenciaan. Kalau Anda membalas kebencian itu dengan kebencian, maka Andapun akan termasuk kedalam golongan orang yang membenci. Kalaupun Anda harus membalas kebencian itu, berusahalan membalasnya dengan cinta, kasih saying dan kebaikan.

    Mungkin Anda akan mengatakan bahwa ini adalah hal yang mudah dituliskan, tetapi sangat sulit untuk dilakukan. Benar dan memang demikian adanya. Tetapi yakinlah kalau Anda mampu mengendalikan emosi kemarahan yang ada dalam diri Anda, maka ini bukanlah hal yang tidak mungkin untuk dilakukan. Bahkan akan menjadi hal yang mudal dilakukan. Anda akan mampu membalas kebencian dengan cinta, kasih saying dan kebaikan.

    Bagaimana cara meninggalkan kebencian ? Salah satu cara meninggalkan kebencian adalah dengan berusaha bertindak dengan tindakan orang-orang yang berjiwa besar dan agung. Mereka yang memiliki keagungan jiwa mampu mengendalikan emosi amarah dan sakit hati atas kebenciaan orang lain.

    Bagaimana cara memulainya ? Kita bisa memulainya dengan membiasakan diri selalu memuji keagungan dan kebesaran Allah SWT yang telah memberikan keagungan jiwa bagi kita. Dengan sering memuji kebesaran dan keagungan Allah SWT, kita akan memiliki semangat jiwa yang luhur, tinggi dan mulia. Semangat jiwa yang agung dan mulia inilah yang akan mampu mengendalikan emosi dari dalam diri Anda, sehingga tidak membiarkan kebenciaan hidup dalam diri Anda. Dengan tidak membiarkan benih kebencian tumbuh dalam diri Anda, maka benih ketulusan cinta akan semakin tumbuh subur dalam diri Anda.

    Salam Motivasi Nurani.

    Eko Jalu Santoso, Founder & Moderator Motivasi Nurani Indonesia, Penulis Buku "The Art of Life Revolution", Elex media Komputindo.

    Oleh Eko Jalu Santoso, Weblog: www.ekojalusantoso.com

  • Financial Clinic

    Pernahkah anda mendengar kisah seorang sukses dan memiliki segalanya, namun dalam sekejap ia kehilangan semuanya dan tidak memiliki apa apa lagi? Ditengah maraknya kondisi investasi saat ini, pernahkah anda berpikir mengenai resiko investasi yang mungkin saja terjadi hari ini ataupun dimasa depan?

    Jatuh sakit atau mengalami masalah keuangan tisak ada seorangpun mampu menghindar jika hal ini terjadi. Adakah orang tua yang menginginkan bergantung kepada anak dihari tuanya? Atau adakah orangtua yang merencanakan pendidikan yang tidakberkualitas untuk anak-anaknya?

    Setiap orang perlu melakukan perencanaan keuangan pribadi sehingga kehidupan mereka dan keluarga kelak dapat berjalan sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Ada kata-kata bijak "If you neglect your finance, it will come back yo haunt you" yang artinya "Jika anda mengabaikan keuangan anda, maka hal itu akan datang kembali dan menghantui anda".

    Pada dasarnya perencanaan keuangan pribadi merupakan suatu proses pencapaian tujuan keuangan melalui pengelolaan keuangan yang terencana. Tujuan keuangan yang dimaksud dapat perencanaan menabung untuk pendidikan anak, perencanaan masa pensiun, perencanaan perlindungan keluarga, dan lain-lain. "When you finances are strong, you can use it to further enrich your other life compartments" yang artinya "Kalau keuangan anda kuat, selanjutnya anda dapat menggunakannya untuk memperkaya gerbong kehidupan anda yang lain".

  • Love

    Without Love -- dayz are
    "Sadday,
    moanday,
    tearsday,
    wasteday,
    thirstday,
    frightday,
    shatterday... so be in Luv everyday...

    Life ends when you stop dreaming,
    hope ends when you
    stop believing and love ends
    when you stop caring. So dream
    hope and love...Makes Life Beautiful

    Time will always fly
    Time will always fly, but our love will
    never die. Keep in touch and remeber me

    When You give your heart
    When time comes for u to give ur heart to someone,
    make sure u select someone who will never
    break ur heart, cuz broken
    hearts has never spare parts.

    Write on Bricks
    I m going to write on all the bricks I MISS U and i
    wish that one falls on ur head,so that u knows
    how it hurts when u miss someone special like u.

    If 10 people care 4 u, one of them is me, if 1 person
    cares 4 u that would be me again, if no
    1 cares 4 u that means i m not in this world.

    I m feeling so happy
    I m feeling so happy, do u know why? cuz i m so lucky,
    do u know how? cuz God loves me.Do u know how?
    cuz he gave me a gift. Do u know what? its YOU my love.

    First time i saw u
    1st time i saw u i was scared 2 touch u.1st time
    i touched u i was scared 2 kiss u.1st time i kiss u i
    was scared to luv u.but now
    dat i luv u im scared 2 lose u!

    If i were a tear in ur eye
    If i were a tear in ur eye i wood roll down onto ur
    lips.But if u were a tear in my eye i
    wood never cry as i wood be afraid 2 lose u!

    I love all the stars in the sky,
    I love all the stars in the sky, but they are
    nothing compared to the ones in your eyes!

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.