Search blog.co.uk

Posts archive for: 3 May, 2007
  • Gemar Kritik Pemerintah, Bloger Dibui

    Jakarta (ANTARA News) - Namanya Abdul Moneim Mahmud.
    Dia muda, berpendidikan tinggi, dan akrab dengan
    teknologi informasi.

    Dia terpesona pada demokrasi, satu keterpesonaan yang
    justru membuatnya dibenci oleh salah satu pemerintah
    paling otoriter di dunia, rezim Husni Mubarak di
    Mesir.

    Mahmud dianggap berbahaya oleh penguasa Mesir,
    terlebih karena dia angggota Ikhwanul Muslimin
    (Persaudaraan Muslim) yang adalah musuh nomor wahid
    rezim Mubarak.

    Mahmud mengenalkan metode perjuangan baru kepada
    Ikhwanul dengan memanfaatkan internet guna merekrut
    para pemuda dan membangun aliansi dengan para aktivis
    sekuler demi reformasi politik di negeri para firaun
    itu.

    Mahmud yang jurnalis dan pengacara HAM menyebarluaskan
    idenya dalam Bahasa Arab melalui blognya "I am a
    Brother."

    Masalahnya, gagasan dan pemikirannya tak hanya menarik
    perhatian para pemuda Mesir, tetapi juga membuat
    aparat keamanan terusik.

    Mahmud pun ditangkap dan dibui, padahal tak ada satu
    pasal pun yang menyebutkan dia telah berbuat kriminal.

    "Dia sangat, sangat aktif menarik kaum muda (menjadi
    anggota Ikhwanul Muslimin). Dia memodernisasi media
    dan sistem komunikasi politik kami. Dan blognya telah
    menarik perhatian kawula muda Mesir dan ini membuat
    penguasa terancam," kata Muhammad Ghuzlan, anggota
    muda Ihwanul dan teman karib Mahmud, seperti dikutip
    "The Christian Science Monitor" (2/5).

    Saat ini penguasa Mesir tengah melakukan salah satu
    pencidukkan paling liar di dunia. Fokus pemburuan
    adalah para aktivis Ikhwanul Muslimin yang menjadi
    oposan terbesar Mubarak.

    Menurut Human Rights Watch, tahun lalu saja lebih dari
    1.000 anggota Ikhwanul ditangkap karena aktivitas
    politik damainya menentang pemerintah.

    Akan halnya Mahmud, dia kini menjadi salah seorang
    pesakitan berpengaruh, terutama karena popularitas
    blog internetnya.

    "Penahanan Mahmud adalah ancaman terhadap kebebasan
    mengutarakan pendapat," kata Elijah Zarwan, periset
    pada Human Rights Watch. "Mahmud ditangkap karena
    telah mengelola situs berbahasa Inggris milik
    Ikhwanul, mengajak kawula muda aktif dan mengikutinya
    membuat blog, dan berulangkali mengritik pedas
    pemerintah di berbagai konferensi internasional
    mengenai hak asasi manusia."

    Dalam blognya, Mahmud berbicara lantang mengenai
    penggunaan kekerasan oleh aparat Mesir. Ironisnya,
    keprihatinan dia sebenarnya bersifat personal, bukan
    mewakili pandangan Ikhwanul Muslimin.

    Mahmud melukiskan penderitannya selama di penjara Tora
    pada 2003. Waktu itu, bersama kawan-kawannya dia
    disuruh berdiri selama 14 jam dan jika tumbang maka
    sipir akan datang menyiksa.

    Suatu kali dia dipindahkan ke sel pengasingan. Di sini
    ia disiksa dan dipaksa menutup matanya selama 13 hari.

    Di samping pengakuan itu, Mahmud aktif berbicara
    tentang kebebasan berekspresi dan mendesak rakyat
    Mesir untuk mengambilnya dari pemerintah Mubarak yang
    diktatural.

    "Kebebasan itu lebih penting dibanding makanan untuk
    orang miskin. Kebebasan adalah prioritas utama kita,"
    kata Mahmud dalam blognya.

    Akibatnya, Mahmud diseret ke penjara politik paling
    terkenal di Mesir, Penjara Tora. Apalagi, sekarang ini
    rezim Mubarak sangat agresif menyerang oposisi.

    Ibrahim al Hudaibi, anggota muda Ikhwanul lainnya
    mengungkapkan, kampanye pencidukkan oposisi adalah
    demi memuluskan jalan Gamal Mubarak, putra Presiden
    Hosni Mubarak yang posisinya sentral dalam proses
    perencanaan politik partai berkuasa, Partai Demokratik
    Nasional (NDP).

    "Kami semua dianggap rintangan oleh NDP. Oleh karena
    itu mereka ingin memastikan semua tokoh kunci kelompok
    oposisi berada di penjara," kata Hudaibi. "Mereka
    memburu kami bukan karena kami aktivis Islam, tapi
    karena kami adalah oposisi terkuat di Mesir."

    Hudaibi yang tengah berada di luar negeri menduga
    pemerintah akan memenjarakannya begitu balik ke Mesir
    suatu hari nanti, tapi dia mengaku tidak takut.
    Sebaliknya, dia takut serangan pemerintah terhadap
    oposisi akan menyuburkan terorisme di Mesir.

    "Inilah serangan paling buruk terhadap Ikhwanul sejak
    1950-an. Represi tahun 1950-an telah melahirkan
    gerakan-gerakan radikal yang akhirnya justru mengancam
    perdamaian dan keamanan dunia. Saya menolak kekerasan
    dan saya akan selalu begitu. Tapi jika orang ditutup
    mengekspresikan pendapatnya secara damai, beberapa
    dari mereka pasti beralih ke kekerasan."

    Diam

    Yang menarik dalam kasus penangkapan Mahmud dan para
    aktivis Ikhwanul Muslimin adalah sikap diam pemerintah
    AS padahal mereka dulu paling getol perlunya
    mereformasi kehidupan demokrasi di Mesir sambil
    berulangkali menekan Husni Mubarak untuk lebih
    demokratis.

    Tapi kini, AS tak lagi berhasrat menekan Mubarak dan
    beberapa negara Arab lain sejak Ihkwanul Muslimin
    sukses meraih mayoritas di parlemen Mesir pada 2005
    dan Hamas memenangkan pemilu Palestina.

    Tak mengherankan jika AS bungkam menanggapi
    penangkapan Mahmud dan proses peradilan militer Mesir
    terhadap 40 anggota Ikhwanul lain menyusul aktivitas
    politik mereka akhir-akhir ini.

    "Pada 2005, ada tekanan dari AS agar kawasan ini
    mendemokratisasi diri dan ini memuluskan perjuangan
    kami. Tapi, sejak kaum Islamis menang pemilu, AS
    mengubah haluan. Mungkin ini berkaitan dengan
    kepentingan jangka pendek AS, tapi harap ingat
    dukungan brutal AS kepada rezim-rezim totaliter di
    Timur Tengah telah membuat beberapa orang tak sabar
    hingga kemudian melahirkan orang-orang seperti Ayman
    al Zawahiri atau Usamah bin Ladin," kata Ghuzlan.

    Al Zawahiri dan Bin Ladin adalah dua tokoh kunci al
    Qaidah. Pemerintah AS, yang setiap tahun
    mengalokasikan dana 2 miliar dolar AS kepada Mesir,
    memang pernah bersuara keras terhadap aksi anti
    oposisi oleh pemerintah Mubarak, tapi yang dibela AS
    adalah seorang aktivis sekuler.

    Saat itu, pada 22 Februari 2007, Deputi Juru Bicara
    Deplu AS Tom Casey mengritik penangkapan Abdul Karim
    Sulaeman, seorang bloger sekuler Mesir, oleh aparat
    keamanan Mesir.

    Abdul Karim ditangkap pemerintah karena telah
    mengritik Islam. Uniknya, AS membela Sulaeman dengan
    mengatakan, "kebebasan berekspresi adalah penting
    dalam membangun kehidupan demokratik dan masyarakat
    madani."

    Pandangan bias lain dari pemerintah AS adalah saat
    menanggapi reformasi konstitusi Mesir yang diluncurkan
    akhir Maret lalu yang dianggap orang Mesir sebagai
    upaya membelenggu gerak oposisi.

    Juru Bicara Deplu AS Sean McCormack memang
    menyampaikan kritik terhadap konstitusi baru itu namun
    tetap menyampaikan pujian pada Mubarak.

    "Jika menengok ke belakang, anda akan melihat telah
    terjadi reformasi politik besar di Mesir."

    Padahal, dalam konstitusi baru ini ada semangat tirani
    dengan melegalkan pengadilan militer untuk kelompok
    sipil.

    Pemakluman AS ini membuat pemerintah Mubarak leluasa
    bertindak keras terhadap oposisi, terutama Ikhwanul
    Muslimin, termasuk dengan memakai tameng
    antiterorisme.

    "Tiadanya tekanan dari luar membuat rezim ini anteng
    melakukan tindakan apapun (terhadap kaum oposisi),"
    kata Zarwan.

    Pada 2005, saat mengunjungi Mesir, Menlu AS
    Condoleezza Rice menyampaikan pernyataan keras
    mengenai perlunya reformasi demokratis di Mesir, tapi
    kini AS hanya akan berbicara soal ini di tingkat
    terbatas pemerintahan, bukan kepada rakyat Mesir
    keseluruhan.

    Di tatar lain, reaksi pemerintah AS terhadap
    penangkapan aktivis Ikhwanul memang amat berbeda
    dibanding saat mereka menanggapi penangkapan aktivis
    HAM oleh pemerintah Suriah yang dimusuhi AS.

    Ketika aktivis HAM Anwar al Bunni ditangkap pemerintah
    Suriah, McCormack menyebut Suriah telah melanggar
    prinsip universal kebebasan berbicara dan telah
    bertindak keji dengan membungkam dan mengintimidasi
    rakyat Suriah.

    Lanjut Terus

    Meski rezim Mubarak kian giat menekan oposisi dan
    menangkapi orang-orang kritis dengan AS yang diam
    mematung menyaksikan hal ini, sebagian besar blogger
    politik di Mesir bertekad terus melanjutkan pengenalan
    ide-ide politiknya via internet ke publik.

    Tetapi, ada beberapa yang memutuskan berhenti,
    diantaranya blog yang dikelola seseorang yang menyebut
    dirinya "sandmonkey" . Blog ini cenderung pro AS,
    sekuler dan giat mengampanyekan ide-ide liberal.

    Aparat keamanan telah mengganggu jaringan teleponnya
    sehingga blog ini tak bisa diakses orang.

    "Agen-agen pemerintah mengintip rumahku dan menggangu
    saluran telpon sehingga blogku tak bisa dibuka," kata
    "sandmonkey" .

    Tak semua blog berisi kecaman terhadap rezim Husni
    Mubarak, namun fakta bahwa kebanyakan bloger
    menyuarakan suara anti pemerintah telah membuat rezim
    Mubarak makin gemar menciduk para aktivis dunia maya.

    "Perasaan khawatir ditangkap aparat terus meningkat di
    kalangan bloger di Mesir. Makanya saya tidak heran
    jika Abdul Moneim Mahmud dipenjarakan, " kata jurnalis
    Iskandar al Amrani.

    Tetapi, menurut para anggota muda Ikhwanul Muslimin
    upaya Mubarak melakukan penangkapan besar-besaran tak
    akan mengerdilkan kekuatan Ikhwanul Muslimin.

    "Dunia telah berubah. Banyak cara untuk mengorganisasi
    diri, buktinya dengan blog dan milis kami berhasil
    saling berinteraksi dan menggali simpati publik.
    Pokoknya, tak ada kata mundur dari kami," kata
    Ghuzlan.(*)

  • Gemar Kritik Pemerintah, Bloger Dibui

    Jakarta (ANTARA News) - Namanya Abdul Moneim Mahmud.
    Dia muda, berpendidikan tinggi, dan akrab dengan
    teknologi informasi.

    Dia terpesona pada demokrasi, satu keterpesonaan yang
    justru membuatnya dibenci oleh salah satu pemerintah
    paling otoriter di dunia, rezim Husni Mubarak di
    Mesir.

    Mahmud dianggap berbahaya oleh penguasa Mesir,
    terlebih karena dia angggota Ikhwanul Muslimin
    (Persaudaraan Muslim) yang adalah musuh nomor wahid
    rezim Mubarak.

    Mahmud mengenalkan metode perjuangan baru kepada
    Ikhwanul dengan memanfaatkan internet guna merekrut
    para pemuda dan membangun aliansi dengan para aktivis
    sekuler demi reformasi politik di negeri para firaun
    itu.

    Mahmud yang jurnalis dan pengacara HAM menyebarluaskan
    idenya dalam Bahasa Arab melalui blognya "I am a
    Brother."

    Masalahnya, gagasan dan pemikirannya tak hanya menarik
    perhatian para pemuda Mesir, tetapi juga membuat
    aparat keamanan terusik.

    Mahmud pun ditangkap dan dibui, padahal tak ada satu
    pasal pun yang menyebutkan dia telah berbuat kriminal.

    "Dia sangat, sangat aktif menarik kaum muda (menjadi
    anggota Ikhwanul Muslimin). Dia memodernisasi media
    dan sistem komunikasi politik kami. Dan blognya telah
    menarik perhatian kawula muda Mesir dan ini membuat
    penguasa terancam," kata Muhammad Ghuzlan, anggota
    muda Ihwanul dan teman karib Mahmud, seperti dikutip
    "The Christian Science Monitor" (2/5).

    Saat ini penguasa Mesir tengah melakukan salah satu
    pencidukkan paling liar di dunia. Fokus pemburuan
    adalah para aktivis Ikhwanul Muslimin yang menjadi
    oposan terbesar Mubarak.

    Menurut Human Rights Watch, tahun lalu saja lebih dari
    1.000 anggota Ikhwanul ditangkap karena aktivitas
    politik damainya menentang pemerintah.

    Akan halnya Mahmud, dia kini menjadi salah seorang
    pesakitan berpengaruh, terutama karena popularitas
    blog internetnya.

    "Penahanan Mahmud adalah ancaman terhadap kebebasan
    mengutarakan pendapat," kata Elijah Zarwan, periset
    pada Human Rights Watch. "Mahmud ditangkap karena
    telah mengelola situs berbahasa Inggris milik
    Ikhwanul, mengajak kawula muda aktif dan mengikutinya
    membuat blog, dan berulangkali mengritik pedas
    pemerintah di berbagai konferensi internasional
    mengenai hak asasi manusia."

    Dalam blognya, Mahmud berbicara lantang mengenai
    penggunaan kekerasan oleh aparat Mesir. Ironisnya,
    keprihatinan dia sebenarnya bersifat personal, bukan
    mewakili pandangan Ikhwanul Muslimin.

    Mahmud melukiskan penderitannya selama di penjara Tora
    pada 2003. Waktu itu, bersama kawan-kawannya dia
    disuruh berdiri selama 14 jam dan jika tumbang maka
    sipir akan datang menyiksa.

    Suatu kali dia dipindahkan ke sel pengasingan. Di sini
    ia disiksa dan dipaksa menutup matanya selama 13 hari.

    Di samping pengakuan itu, Mahmud aktif berbicara
    tentang kebebasan berekspresi dan mendesak rakyat
    Mesir untuk mengambilnya dari pemerintah Mubarak yang
    diktatural.

    "Kebebasan itu lebih penting dibanding makanan untuk
    orang miskin. Kebebasan adalah prioritas utama kita,"
    kata Mahmud dalam blognya.

    Akibatnya, Mahmud diseret ke penjara politik paling
    terkenal di Mesir, Penjara Tora. Apalagi, sekarang ini
    rezim Mubarak sangat agresif menyerang oposisi.

    Ibrahim al Hudaibi, anggota muda Ikhwanul lainnya
    mengungkapkan, kampanye pencidukkan oposisi adalah
    demi memuluskan jalan Gamal Mubarak, putra Presiden
    Hosni Mubarak yang posisinya sentral dalam proses
    perencanaan politik partai berkuasa, Partai Demokratik
    Nasional (NDP).

    "Kami semua dianggap rintangan oleh NDP. Oleh karena
    itu mereka ingin memastikan semua tokoh kunci kelompok
    oposisi berada di penjara," kata Hudaibi. "Mereka
    memburu kami bukan karena kami aktivis Islam, tapi
    karena kami adalah oposisi terkuat di Mesir."

    Hudaibi yang tengah berada di luar negeri menduga
    pemerintah akan memenjarakannya begitu balik ke Mesir
    suatu hari nanti, tapi dia mengaku tidak takut.
    Sebaliknya, dia takut serangan pemerintah terhadap
    oposisi akan menyuburkan terorisme di Mesir.

    "Inilah serangan paling buruk terhadap Ikhwanul sejak
    1950-an. Represi tahun 1950-an telah melahirkan
    gerakan-gerakan radikal yang akhirnya justru mengancam
    perdamaian dan keamanan dunia. Saya menolak kekerasan
    dan saya akan selalu begitu. Tapi jika orang ditutup
    mengekspresikan pendapatnya secara damai, beberapa
    dari mereka pasti beralih ke kekerasan."

    Diam

    Yang menarik dalam kasus penangkapan Mahmud dan para
    aktivis Ikhwanul Muslimin adalah sikap diam pemerintah
    AS padahal mereka dulu paling getol perlunya
    mereformasi kehidupan demokrasi di Mesir sambil
    berulangkali menekan Husni Mubarak untuk lebih
    demokratis.

    Tapi kini, AS tak lagi berhasrat menekan Mubarak dan
    beberapa negara Arab lain sejak Ihkwanul Muslimin
    sukses meraih mayoritas di parlemen Mesir pada 2005
    dan Hamas memenangkan pemilu Palestina.

    Tak mengherankan jika AS bungkam menanggapi
    penangkapan Mahmud dan proses peradilan militer Mesir
    terhadap 40 anggota Ikhwanul lain menyusul aktivitas
    politik mereka akhir-akhir ini.

    "Pada 2005, ada tekanan dari AS agar kawasan ini
    mendemokratisasi diri dan ini memuluskan perjuangan
    kami. Tapi, sejak kaum Islamis menang pemilu, AS
    mengubah haluan. Mungkin ini berkaitan dengan
    kepentingan jangka pendek AS, tapi harap ingat
    dukungan brutal AS kepada rezim-rezim totaliter di
    Timur Tengah telah membuat beberapa orang tak sabar
    hingga kemudian melahirkan orang-orang seperti Ayman
    al Zawahiri atau Usamah bin Ladin," kata Ghuzlan.

    Al Zawahiri dan Bin Ladin adalah dua tokoh kunci al
    Qaidah. Pemerintah AS, yang setiap tahun
    mengalokasikan dana 2 miliar dolar AS kepada Mesir,
    memang pernah bersuara keras terhadap aksi anti
    oposisi oleh pemerintah Mubarak, tapi yang dibela AS
    adalah seorang aktivis sekuler.

    Saat itu, pada 22 Februari 2007, Deputi Juru Bicara
    Deplu AS Tom Casey mengritik penangkapan Abdul Karim
    Sulaeman, seorang bloger sekuler Mesir, oleh aparat
    keamanan Mesir.

    Abdul Karim ditangkap pemerintah karena telah
    mengritik Islam. Uniknya, AS membela Sulaeman dengan
    mengatakan, "kebebasan berekspresi adalah penting
    dalam membangun kehidupan demokratik dan masyarakat
    madani."

    Pandangan bias lain dari pemerintah AS adalah saat
    menanggapi reformasi konstitusi Mesir yang diluncurkan
    akhir Maret lalu yang dianggap orang Mesir sebagai
    upaya membelenggu gerak oposisi.

    Juru Bicara Deplu AS Sean McCormack memang
    menyampaikan kritik terhadap konstitusi baru itu namun
    tetap menyampaikan pujian pada Mubarak.

    "Jika menengok ke belakang, anda akan melihat telah
    terjadi reformasi politik besar di Mesir."

    Padahal, dalam konstitusi baru ini ada semangat tirani
    dengan melegalkan pengadilan militer untuk kelompok
    sipil.

    Pemakluman AS ini membuat pemerintah Mubarak leluasa
    bertindak keras terhadap oposisi, terutama Ikhwanul
    Muslimin, termasuk dengan memakai tameng
    antiterorisme.

    "Tiadanya tekanan dari luar membuat rezim ini anteng
    melakukan tindakan apapun (terhadap kaum oposisi),"
    kata Zarwan.

    Pada 2005, saat mengunjungi Mesir, Menlu AS
    Condoleezza Rice menyampaikan pernyataan keras
    mengenai perlunya reformasi demokratis di Mesir, tapi
    kini AS hanya akan berbicara soal ini di tingkat
    terbatas pemerintahan, bukan kepada rakyat Mesir
    keseluruhan.

    Di tatar lain, reaksi pemerintah AS terhadap
    penangkapan aktivis Ikhwanul memang amat berbeda
    dibanding saat mereka menanggapi penangkapan aktivis
    HAM oleh pemerintah Suriah yang dimusuhi AS.

    Ketika aktivis HAM Anwar al Bunni ditangkap pemerintah
    Suriah, McCormack menyebut Suriah telah melanggar
    prinsip universal kebebasan berbicara dan telah
    bertindak keji dengan membungkam dan mengintimidasi
    rakyat Suriah.

    Lanjut Terus

    Meski rezim Mubarak kian giat menekan oposisi dan
    menangkapi orang-orang kritis dengan AS yang diam
    mematung menyaksikan hal ini, sebagian besar blogger
    politik di Mesir bertekad terus melanjutkan pengenalan
    ide-ide politiknya via internet ke publik.

    Tetapi, ada beberapa yang memutuskan berhenti,
    diantaranya blog yang dikelola seseorang yang menyebut
    dirinya "sandmonkey" . Blog ini cenderung pro AS,
    sekuler dan giat mengampanyekan ide-ide liberal.

    Aparat keamanan telah mengganggu jaringan teleponnya
    sehingga blog ini tak bisa diakses orang.

    "Agen-agen pemerintah mengintip rumahku dan menggangu
    saluran telpon sehingga blogku tak bisa dibuka," kata
    "sandmonkey" .

    Tak semua blog berisi kecaman terhadap rezim Husni
    Mubarak, namun fakta bahwa kebanyakan bloger
    menyuarakan suara anti pem

  • Sekilas berita ekonomi

    PT Bank Permata Tbk (BNLI) selama triwulan pertama 2007 mengantongi laba konsilidasi sebesar Rp129,42 milyar atau bertumbuh 20,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2006. Laba bersih perseroan setelah dikurangi beban pajak dan hak minoritas mencapai Rp84,53 milyar atau bertambah 14,32 persen yoy dari Rp73,94 milyar. Pendapatan bunga bersih dari Januari sampai Maret lalu mencapai Rp581,86 milyar dimana pendapatan bunga tercatat Rp1,06 trilyun sedangkan beban bunga hanya Rp478,53 milyar. Kontribusi pendapatan bunga adalah perolehan bunga dari kredit yang diberikan sebesar Rp797,35 milyar atau 75,19 persen dari total pendapatan bunga. Tingkat loan to deposit ratio (LDR) menunjukkan perbaikan dari 83,13 persen di akhir tahun lalu menjadi 87,53 persen per 31 Maret 2007. Pencapaian ini jauh diatas rata-rata LDR secara nasioal sebesar 64 persen. Bank Permata saat ini lebih fokus pada sektor usaha kecil dan menengah (UKM) dan konsumer. Selain itu, pengelolaan risiko juga membaik ditandai dengan rasio NPL net hanya 3,52 persen.

    PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) pada kuartal pertama tahun 2007 menderita penurunan laba bersih sebesar 12 persen karena tingginya beban biaya untuk membangun jaringan untuk unit mobile-phonenya, demikian seperti dikutip Bloomberg senin. Laba Telkom turun menjadi Rp3,04 triliun ($335 juta) dibandingkan Rp3,46 triliun periode yang sama tahun sebelumnya. Penerimaan naik 23 persen menjadi Rp14,5 triliun.

    PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan laba bersih sebesar Rp1,073 triliun (Rp562,62 per saham) pada akhir kuartal pertama (K1) 2007 atau melonjak sekitar 720 persen dibanding periode sama tahun 2006 sebesar Rp131,034 miliar (Rp68,69/saham). Kenaikan laba bersih yang signifikan ini lebih diipicu oleh kinerja operasional dimana laba usaha perseroan mencapai Rp1,424 triliun dibanding tahun lalu sebesar Rp143,193 miliar. Kenaikan ini seiring dengan melonjaknya penjualan bersih perseroan dari Rp563,244 miliar pada Maret 2006 menjadi Rp2,385 trliun. Selain dari sisi operasional, perseroan juga membukukan pendapatan lain-lain yang menigkat dari Rp37,090 miliar pada Maret 2006 menjadi Rp107,610 miliar pada Maret 2007.

    PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyatakan bahwa PT Kiani Kertas akan mempercepat pembayaran sisa utang senilai 154 juta dolar AS. Pelunasan utang itu paling lambat pada

    November 2007 sesuai restrukturisasi awalnya utang itu akan di selesaikan pada November 2007. Permasalahan utang ini mengalami gangguan pada 2006 karena masalah kepemilikan. Setelah masalah ini selesai pada akhir 2006, semua kewajibannya hingga saat ini lancar dan akan dipercepat dari jadwal semula. Perusahaan kertas itu telah menggunakan skema "refinancing" untuk membayar sisa kreditnya tersebut. Disamping itu PT Bank Mandiri kemungkinan akan membawa kasus utang PT Suba Indah untuk diselesaikan secara hukum. "Hingga saat ini Suba Indah hingga saat ini belum menunjukkan kemajuan yang serius dalam memenuhi kewajibannya kepada perseroan.

    PT Ramayana lestari Internusa Tbk (RALS) per Maret 2007 meraih kenaikan laba bersih 140,89 % menjadi Rp40,90 miliar atau Rp6 per saham dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp16,97 miliar (Rp6 per saham). Dalam laporan senin disebutkan penjualan bersih naik tipis jadi Rp839,31 miliar dari Rp831,67 miliar dengan laba kotor menjadi Rp215,86 miliar dari Rp209,58 miliar. Beban usaha mencapai Rp190,24 miliar dari Rp178,96 miliar sehingga laba usaha menjadi Rp25,61 miliar dari Rp30,61 miliar. Perseroan

    meraih penghasilan lain-lain bersih Rp21,69 miliar dari beban lain-lain bersih Rp15,35 miliar sehingga laba sebelum pajak menjadi

    Rp47,30 miliar dari Rp15,26 miliar.

    PT Mas Murni Tbk (MAMI) meraih kenaikan laba bersih 157,29 % per maret 2007 menjadi Rp12,33 miliar atau Rp13,90 per saham dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp4,79 miliar atau Rp5,40 per saham. Pendapatan naik tipis jadi Rp41,04 miliar dari Rp40 miliar dan laba kotor jadi Rp26,69 miliar dari Rp26,37 miliar. Beban lain-lain bersih jadi Rp23,44 miliar dari Rp20,96 miliar sehingga laba usaha turun jadi Rp3,24 miliar dari Rp5,41 miliar. Pendapatan lain-lain naik jadi Rp18,39 miliar naik dari Rp2,43 miliar sehingga laba sebelum pajak menjadi Rp18,63 miliar dari Rp7,85 miliar.

    PT Astra International Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp1,275 triliun (Rp315/saham) pada kuartal pertama (K1) 2007 atau naik sekitar 20,7 persen dibanding periode sama sebelumnya sebesar Rp1,056 triliun (Rp261/saham).

    Direktur Utama Astra International Tbk, Michael D Ruslim dalam laporannya ke Bursa Efek Jakarta, Senin, mengatakan, naiknya laba bersih ini lebih disebabkan oleh kinerja usaha perseroan dimana laba usaha mencapai Rp1,623 triliun dibanding periode sama sebelumnya sebesar Rp1,359 triliun. Peningkatan laba usaha ini seiring dengan naiknya pendapatan bersih perseroan dari Rp13,343 triliun pada kuartal pertama 2006 menjadi Rp14,731 triliun pada periode sama tahun ini. Sektor otomotif masih memberikan kontribusi pendapatan sebesar Rp8,133 trliun dibanding sebelumnya Rp7,055 triliun dan sektor alat-alat berat / pertambangan sebesar Rp3,726 triliun dibanding tahun lalu sebesar Rp3,464 triliun. Sedangkan sektor perkebunan mengalami kenaikan yang paling besar menjadi Rp1,016 triliun pada Maret 2007 dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp872,883 miliar. Sementara, sektor jasa keuangan emngalami penurunan dari Rp1,883 triliun pada tahun lalu menjadi Rp1,751 triliun pada tahun ini.

    PT London sumatera Plantation Tbk (LSIP) Laba bersih Lonsum (LSIP) per maret 2007 naik 46,19 % menjadi Rp91,31 miliar atau Rp83 per saham dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp62,46 miliar (Rp57). Dalam laporan senin disebutkan penjualan bersih naik jadi Rp534,27 miliar dari Rp505,32 miliar dengan laba kotor mencapai Rp173,17 miliar dari Rp94,94 miliar. Beban usaha mencapai Rp21,38 miliar dari Rp21,98 miliar sehingga laba usaha menjadi Rp151,69 miliar dari Rp72,95 miliar. Lonsum menderita beban lain-lain bersih Rp16,82 miliar dari pendapatan lain-lain sebelumnya Rp16,96 miliar sehingga laba sebelum pajak jadi Rp134,87 miliar dari Rp89,21 miliar.

    PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP) akan akuisisi lahan seluas 100 ribu Ha secara bertahap hingga tahun 2012 dengan biaya investasi sebesar kurang lebih Rp 2,5 triliun. Hingga total lahan yang ditanami menjadi 150 ribu ha. Dana akan diperoleh dari Kas perseroan dan pinjaman. Untuk 2007, UNSP akan mengalokasikan 80% laba bersih tahun 2006 sebesar Rp 138.32 miliar sebagai laba ditahan untuk pengembangan usaha dan sisanya 20% sebesar Rp 34 miliar untuk dividen pemegang saham. Dengan nilai dividen sebesar Rp15 per lembar saham atau naik dibandingkankan pada 2005 sebesar Rp9 per lembar. Dengan PER sebesar 19,5, UNSP masih memiliki ruang peningkatan harga karena PER rata-rata industri perkebunan adalah sekitar 25X.

    PT Bank NISP Tbk (NISP) Kinerja per 31 Maret 2007 semakin mengkilap ditandai dengan perolehan laba bersih konsolidasi yang menggelembung menjadi Rp81,89 milyar dari Rp56,22 milyar per 31 Maret 2006. Lonjakan laba bersih itu ditopang kenaikan pendapatan bunga dari Rp603,91 milyar menjadi Rp680,41 milyar. Rasio kecukupan modal (CAR) dengan memperhitungkan risiko kredit berkurang menjadi 16,74 persen dari 21,59 persen. Ekspansi kredit yang dilakukan perseroan mendongkrak posisi rasio dana pihak ketiga terhadap pinjaman (LDR) dari 72,39 persen menjadi 80,71 persen dengan rasio kredit bermasalah (NPL) net dan gross 2,36 persen dan 2,84 persen dari 2,51 persen dan 3,15 persen.

  • Jawaban Final : Apakah yang membuat orang baik – belum beruntung?

    Apakah yang membuat orang baik – belum beruntung?

    Sebetulnya setiap orang

    sedang berada dalam keadaan terbaik

    dari yang mungkin dicapainya

    dengan upayanya saat ini.

    PERASAAN Belum Beruntung.

    Ini logikanya:

    Sebetulnya setiap orang

    sedang berada dalam keadaan terbaik

    dari yang mungkin dicapainya

    dengan upayanya saat ini.

    lalu,

    Siapa pun

    yang membandingkan dirinya

    dengan orang lain yang hidupnya

    lebih sulit dari pada-nya,

    akan menyadari bahwa dirinya

    SUDAH beruntung.

    Bukankah banyak orang yang bekerja

    dengan lebih bersungguh-sungguh, jujur,

    dan menyayangi keluarga dengan kesetiaan yang baik –

    tetapi yang hidupnya tidak lebih baik dari kita?

    Lebih jauh,

    Setiap orang

    yang membandingkan dirinya

    dengan dirinya sebagaimana dia bisa jadinya,

    akan segera menyadari

    bahwa dia tidak seberuntung

    seperti seharusnya.

    Sehingga kesimpulannya adalah :

    Satu:

    Setiap orang sudah beruntung,

    tetapi

    jarang yang menyadari keberuntungannya.

    Dua:

    Setiap orang sudah beruntung,

    dan

    masih bisa lebih beruntung lagi.

  • How rich are you now?

    You are Rich or Poor in life by...

    Smiles around you.

    Friends you make.

    People you are with.

    Ideas you have.

    Dreams you chase.

    Love you spread.

    How rich are you now?

  • Review Tayangan 4 mata dengan Mario Teguh : Mengambil bayangan dan mengabaikan hakikat

    Hiburan adalah salah satu jenis a few fleeting moment. Saya mendapatkan banyak contoh penjelasan atas pengertian ini, yang tersirat pada keseluruhan aktivitas di seputar lokasi Studio 9 Trans-TV dan penjelasan dari Ibu Linna, seputar informasi di belakang panggung. Serta cerita Pak Adi tentang salah satu figuran sinetron yang dikenalnya.

    Hiburan adalah bayangan. Untuk itu, semua aktivitas dan profesi yang hanya memiliki muatan hiburan, tidak memiliki dampak positif bagi kemuliaan sebuah pribadi. Mereka yang hanya mengambil bayangan, akan senantiasa merugi, karena bayangan adalah sesuatu yang sementara dan tidak nyata.

    Bayangan yang sangat mirip aslinya adalah fatamorgana. Dan untuk dapat membedakan antara sebuah fatamorgana dan oase, di saat sedang berjalan kaki di padang pasir dalam kondisi kehausan, memerlukan kontrol diri yang kuat dan pengetahuan yang jernih tentang perbedaan keduanya.

    Sebuah gambaran di depan mata yang dapat diciduk airnya kemudian diminum, adalah oase. Tetapi sebuah gambaran di depan mata yang tidak pernah dapat disentuh dan kemudian menghilang, adalah fatamorgana.

    Jika semua kegembiraan dan uang yang terkumpul kemudian menjadikan diri kita mulia dan penuh syukur, dinamakan pendidikan. Tetapi jika semua kegembiraan dan uang yang dikumpulkan tidak membuat kedamaian dalam hati, dinamakan hiburan.

    Maka: hiburan + value = pendidikan

    Dan semua pendidikan atau pembelajaran, adalah hakikat.

    Humor-humor yang cerdas dan lucu disela-sela pemaparan dari Pak Mario, adalah miniatur dari a few fleeting moment berbentuk hiburan - karena manusia lebih senang dihibur daripada dididik. Tapi, bukankah beliau menjadikan hal itu sebagai hal-hal menyenangkan dari sebuah pendidikan ala Mario Teguh.

    Karena bagi Mario Teguh sang pendidik; VALUE + sedikit hiburan = Pendidikan Mario Teguh - suatu cara pembelajaran yang selalu membuat kita terpana.

  • Tahapan BCA dan BCA Card

    Ada keluhan lagi nih di milis :??::

    Saya mau sharing soal tahapan BCA and BCA Card.
    Saya mempercayakan tahapan BCA untuk transfer gaji di tempat kerja yang baru dan tanggalnya adalah sekitar tanggal 27/28 tiap bulannya. Ternyata kepercayaan saya ini salah dan SAYA SANGAT MENYESAL.

    Tahukah kau bahwa salah satu ketentuan dalam kontrak BCA Card adalah pihak kartu kredit akan auto debit secara otomatis ke rekening tahapan yang bersangkutan( walaupun nasabah tidak menggunakan fasilitas tersebut) apabila terjadi masalah dalam kelancaran pembayaran kartu kredit.

    Ketika pertama kali saya mengalami hal tersebut dan cukup shock karena tidak ada pemberitahuan dari pihak tahapan BCA sebelumnya, hal tersebut terjadi pada tanggal 5 Maret 2007 sisa penghasilan saya didebit hingga tersisa RP. 32.000. Hal ini saya sadari karena memang merupakan kewajiban saya untuk melunasinya. Dan dikarenakan tunggakan saya memang belum selesai,hal ini terjadi lagi namun yang saya sayangkan adalah dalam melakukan autodebit seperinya pihak kartu kredit melakukan analisa terhadap rekening tabungan kapan transfer otomastis gaji dilakukan dan menyisakan saya RP.-10.000,- dan terjadi pada tanggal 27 april 2007 - pada hari transfer otomatis gaji biasa dilakukan.

    Dalam keterangan di klik BCA, transaksi gaji belum juga posting (keterangan masih pending) dan secara otomatis pula ada transaksi debit kartu kredit dan gaji saya di kuras habis.

    Wahai pihak kartu kredit dimana nuranimu..
    Apa yang harus aku berikan untuk anakku bulan ini, sedangkan hasil kerja kerasku yang belum aku rasakan sepeserpun sudah kau kuras habis...

    Pihak tahapan BCA tidak bisa memberikan keterangan apapun dan saya di pingpong sana sini tanpa ada jawaban sama sekali.

    Beginikah wajah perbankan di negeriku?
    Memberi janji manis untuk dapat menghisap habis darah dalam nadiku.

  • WWF & TB AKSARA PUTAR "FILM PANAS"

    Ada yang posting di email nih. Maaf ya, saya ndak maksud buat mendeskripsikan suatu hal yang berbau sex tapi suatu gejala sosial ditengah masyarakat. Mohon dimaklumi dan tangkap sesuatu di balik peristiwa ini. :(:crazy:

    Saya adalah orang tua dari dua orang anak, masing-masing duduk di TK B (5th) dan kelas 2 (7th) di sebuah sekolah TK&SD di Kemang, Jakarta Selatan. Sebagai bagian dari eks-kul, pada tgl 29 April 2007 kedua anak saya tersebut memperoleh undangan dari sekolahnya untuk mengikuti workshop lingkungan hidup yang diselenggarakan TB Aksara bekerjasama dengan World Wildlife Fund(WWF) Indonesia, judulnya WWF-Aksara Goes Green, maksudnya kampanye penyadaran mengenai pemanasan bumi (global warming) guna menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan hidup, serta memeliharanya sebagai sesuatu yang harus Kita pelihara demi semua yang tinggal didalamnya. Dituliskan di surat undangan bahwa kegiatan akan berupa bercerita, permainan, berdiskusi Dan membuat prakarya green project, Dan untuk kegiatan ini tidak dipungut biaya sama sekali.

    Sebagai orang tua kami memang sangat senang bahwa Ada kegiatan positif semacam ini, paling tidak kami berpikir hal ini akan sangat berguna bagi masa depan anak-anak kami serta bumi Kita di masa depan. Kedua anak kami pun tampak begitu bersemangat untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut, bahkan beberapa Hari sebelumnya mereka sudah mengumpulkan daun-daun kering sebagai materi prakarya.

    Saat Hari H, kami sekeluarga lengkap pergi ke acara tersebut dengan harapan selain memperoleh pengetahuan sekaligus hiburan positif bagi keluarga kami. Tetapi justru di sini awal bencana terjadi. Dari awal terlihat ketidaksiapan kerja panitia, acara mulur, komputer serta LCD/layar lebar tidak berfungsi Dan lain-lain. Sehingga di tengah acara saat pergantian VCD penyuluhan, dimana terdapat beberapa orang dari WWF lengkap dengan seragam, petugas TB Aksara melakukan kesalahan fatal yang sangat tidak perlu terjadi apabila telah dipersiapkan sebelumnya, yaitu : memutar video porno rated XXX (maaf tidak dapat kami ceritakan di sini) yang filenya kebetulan berada di dalam komputer Dan salah klik oleh petugas. Selama puluhan detik adegan tersebut ditayangkan pada layar lebar Dan lengkap disaksikan oleh guru-guru, petugas WWF Dan TB Aksara juga tentunya.. Puluhan siswa TK serta SD beserta orangtua masing-masing sampai (maaf) adegan pemeran film ejakulasi. Coba bayangkan. !

    Kepanikan terjadi, wajah-wajah pucat pun terlihat, Ada beberapa anak yang menjerit, tapi Ada pula yang bertepuktangan, Dan untuk beberapa saat acara sempat terhenti. Banyak dari kami termasuk petugas (seperti telah diterka) yang terkesima Dan tak berbuat sesuatu, sampai salah seorang petugas mencoba mematikan komputer tersebut (bila anda mengerti cara kerja kompter, pasti paham bahwa komputer memerlukan beberapa detik untuk off, alias tidak langsung mati)

    Setelah kejadian tersebut, memang baik video WWF maupun video porno tidak tayang sama sekali. Setelah saling menyalahkan antara pihak WWF Dan TB Aksara, salah seorang staf TB Aksara mengumpulkan para orangtua murid seraya meminta maaf Dan menyampaikan bahwa hal ini terjadi karena "kecelakaan" tanpa didampingi oleh pihak WWF (karena menurut mereka, laptop milik salah satu staf TB Aksara serta yang mengundang adalah TB Aksara).
    Sampai di sini, kami memang sangat menyesalkan kejadian tersebut, Dan tinggal pertanyaan dari kami sebagai salah satu orangtua murid yang hadir .

    WWF sebagai sebuah organisasi dunia professional yang setiap saat tanpa henti melakukan penyuluhan Dan presentasi, apakah tidak pernah melakukan persiapan secara matang seperti layaknya apabila hendak melakukan sebuah presentasi? Misal: peralatan yang compatible (bukan alasan yang masuk akal bila hal ini dinyatakan sebagai sebuah kecelakaan seperti kata mereka, karena komputer yang Ada tidak compatible dengan DVD kata petugas sehingga harus mencari pinjaman laptop dari orang lain) padahal menurut kami ini lebih pada kelalaian petugas (atau malah faktor kesengajaan) ?

    Apakah mereka menganggap hal ini sepele, sehingga jawaban dari petugas (yang cukup membuat kami terkejut) yaitu tidak perlu dibahas dengan anak-anak, mari Kita berharap bahwa anak-anak tersebut tidak akan menyimpan dalam memori otak masing-masing tentang hal yang telah mereka lihat pada tayangan di layar lebar tersebut? Coba bayangkan apabila para petugas tersebut berada pada posisi kami, yaitu memiliki anak di bawah umur (5 Dan 7 tahun) yang kedapatan menonton film porno, apa kira-kira reaksi anda?
    Presentasi penyuluhan yang disampaikan bagi siswa-siswi SD yang menggunakan
    bahasa Inggris secara penuh tanpa sepatah katapun bahasa Indonesia lengkap
    dengan istilah-istilah ilmiah, yang membuat banyak siswa tidak mendengarkan
    sama sekali Dan mengerjakan hal lain karena mungkin menurut penceramah "lebih gaya" (padahal mereka orang asli Indonesia, menurut tebakan saya) serta tidak perlu memperhatikan yang tidak gaya karena tidak dapat berbahasa Inggris?

    Saat kami pancing anak kami menceritakan pendapat tentang acara WWF Dan TB Aksara, anak kami yang kecil cuma berkomentar bahwa Ada seorang perempuan tanpa busana yang (maaf) mukanya penuh ingus.
    Bagaimana cara menjelaskan kepada anak-anak kami?
    Bagaimana mengatasi hal ini baik dari sisi pendidikan, psikologi, hukum, dll ?

    Mohon kiranya bantuan serta perhatian dari yang berwenang : WWF, TB Aksara,
    para pakar pendidikan, pakar psikolog anak, pihak berwajib/kepolisian , hukum
    para orangtua Dan yang berkepentingan bagaimanakah hal ini bisa dihindari dan menanggulangi bersama?
    World Wildlife bukan berarti hidup liar Dan pergaulan bebas kan?
    Global warming tidak sama dengan film Bumi makin panas kan?

    Edi T
    Jalan Mesjid 12 Cawang
    Jakarta Timur 13630

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.