Search blog.co.uk

Posts archive for: 30 April, 2007
  • bersyukurlah...

    Anda pernah makan kentucky? saya rasa sudah pernah. Pernahkah anda pikirkan berapa persen kira-kira penduduk kota anda yang sudah pernah makan fast food ini? saya rasa hanya 60% dari penduduk dari tiap kota yang pernah makan di tempat ini. Kemana yang lainnya?

    Mereka berada dibawah kolong-kolong jembatan, menjadi pengamen (bajunya dekil amat dan maaf...bau), menjadi pengemis untuk mengharapkan belas kasihan dan uang recehan dan lain sebagainya. Mereka mungkin makan hanya 2x sehari (atau malah cuma sekali sehari). Boro-boro makan kentucky, makan aja untuk hari ini sudah syukur, apalagi kalo bisa menikmat enaknya kentucky.

    Banyak orang mungkin sudah bosan dengan namanya kentucky, tapi tidak bagi orang yang gak pernah merasakan bagaimana duduk di ruangan ber-AC, ber haha hihi dengan teman-teman sambil menikmati makanan, sedangkan mereka yang lain berperang dengan panas, dingin untuk sesuap nasi.

    Alangkah naifnya kita yang sudah menikmati banyak makanan enak, tapi masih merasa kurang puas dengan hidup kita. Kita punya mobil ber-AC, rumah ber-AC, punya kerjaan yang bagus tapi selalu merasa kurang. Waspadalah...orang yang gak pernah bersyukur tidak akan pernah puas dalam hidupnya. Sedang orang lain hanya ber-alaskan koran, tidur dirumah kotak yang atapnya plastik, tidur di emperan toko dan makan seadanya saja, yang penting perut terisi.

    Kenapa orang korupsi? karena selalu gak puas, gak pernah bersyukur kepada Tuhan atas apa yang sudah Tuhan percayakan dalam hidupnya.

    Orang yang bersyukur atas apa yang mereka miliki akan dipercayakan juga banyak rejeki yang lain.

    Pesan:
    Ucapkanlah kata syukur hari ini dan nikmati apa yang Tuhan beri kepada anda hari ini.

  • Oprah Winfrey

    Bermodal keberanian "Menjadi Diri Sendiri", Oprah menjadi presenter paling populer di Amerika dan menjadi wanita selebritis terkaya versi majalah Forbes, dengan kekayaan lebih dari US $ 1 Milyar. Copy acara "The Oprah Winfrey Show" telah diputar di hampir seluruh penjuru bumi ini.

    TAHUKAH ANDA?Lahir di Mississisipi dari pasangan Afro-Amerika dengan nama Oprah Gail Winfrey. Ayahnya mantan serdadu yang kemudian menjadi tukang cukur, sedang ibunya seorang pembantu rumahtangga. Karena keduanya berpisah maka Oprah kecil pun diasuh oleh neneknya di lingkungan yang kumuh dan sangat miskin. Luar biasanya, di usia 3 tahun Oprah telah dapat membaca Injil dengan keras. "Membaca adalah gerai untuk mengenal dunia," katanya dalam suatu wawancara.

    Oprah Kecil
    Pada usia 9 tahun, Oprah mengalami pelecehan seksual. Dia diperkosa oleh saudara sepupu ibunya beserta teman-temannya dan terjadi berulang kali. Di usia 13 tahun Oprah harus menerima kenyataan hamil dan melahirkan, namun bayinya meninggal dua minggu setelah dilahirkan.
    Setelah kejadian itu, Oprah lari ke rumah ayahnya di Nashville. Ayahnya mendidik dengan sangat keras dan disiplin tinggi. Dia diwajibkan membaca buku dan membuat ringkasannya setiap pekan. Walaupun tertekan berat, namun kelak disadari bahwa didikan keras inilah yang menjadikannya sebagai wanita yang tegar, percaya diri dan berdisiplin tinggi.
    Prestasinya sebagai siswi teladan di SMA membawanya terpilih menjadi wakil siswi yang diundang ke Gedung Putih.

    Beasiswa pun didapat saat memasuki jenjang perguruan tinggi. Oprah pernah memenangkan kontes kecantikan, dan saat itulah pertama kali dia menjadi sorotan publik.Karirnya dimulai sebagai penyiar radio lokal saat di bangku SMA. Karir di dunia TV dibangun di usia 19 tahun. Dia menjadi wanita negro pertama dan termuda sebagai pembaca berita stasiun TV lokal tersebut. Oprah memulai debut talkshow TV-nya dalam acara People Are Talking. Dan keputusannya untuk pindah ke Chicago-lah yang akhirnya membawa Oprah ke puncak karirnya. The Oprah Winfrey Show menjadi acara talkshow dengan rating tertinggi berskala nasional yang pernah ada dalam sejarah pertelevisian di Amerika. Sungguh luar biasa!

    Latar belakang kehidupannya yang miskin, rawan kejahatan dan diskriminatif mengusik hatinya untuk berupaya membantu sesama. Tayangan acaranya di televisi selalu sarat dengan nilai kemanusiaan, moralitas dan pendidikan. Oprah sadar, bila dia bisa mengajak seluruh pemirsa televisi, maka bersama, akan mudah mewujudkan segala impiannya demi membantu mereka yang tertindas.

    Oprah juga dikenal dengan kedermawanannya. Berbagai yayasan telah disantuni. Antara lain, rumah sakit dan lembaga riset penderita AIDS, berbagai sekolah, penderita ketergantungan, penderita cacat dan banyak lagi. Dan yang terakhir, pada 2 Januari 2007 lalu, Oprah menghadiri peresmian sekolah khusus anak-anak perempuan di kota Henley-on-Klip, di luar Johannesburg, Afrika Selatan, yang didirikannya bersama dengan pemirsa acara televisinya. Oprah menyisihkan 20 juta poundsterling atau Rp340 milyar rupiah dari kekayaannya (1 pons kira-kira Rp.17.000). "Dengan memberi pendidikan yang baik bagi anak-anak perempuan ini, kita akan memulai mengubah bangsa ini," demikian harapannya.

    Kisah Oprah Winfrey ialah kisah seorang anak manusia yang tidak mau meratapi nasib. Dia berjuang keras untuk keberhasilan hidupnya, dan dia berhasil. Dia punya mental baja dan mampu mengubah nasib, dari kehidupan nestapa menjadi manusia sukses yang punya karakter. Semangat perjuangannya pantas kita teladani!

  • Kembangkan potensi anda

    Pernahkah anda mengalami kegagalan? baik dalam sekolah, kuliah, bisnis dan hal lainnya? itu adalah hal yang lumrah dan pasti dialami oleh setiap manusia. Tidak ada manusia yang tidak pernah gagal. Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana seseorang itu belajar dari kegagalan tersebut dan bagaimana mengatasi kegagalan tersebut supaya tidak terjadi lagi?

    Kebanyakan orang begitu mengalami kegagalan langsung 'down' dan menyalahkan diri sendiri. Seperti seorang siswa, mahasiswa saat menghadapi ujian dan mendapat nilai yang buruk akan merasa bahwa dirinya adalah orang yang paling bodoh, padahal kalau siswa dan mahasiswa tersebut mendapatkan nilai yang rendah karena hasil ujian murni alias 'tidak ngopek' lebih terhormat daripada mendapatkan nilai yang tinggi karena 'ngopek'. Kenapa? karena ilmu pelajaran yang kita pelajari lebih melekat saat kita belajar daripada mengandalkan orang lain dan 'nyontek'?

    Demikian juga seorang businessman yang mengalami kegagalan bisnis dan bangkrut merasa saat itulah akhir dari segalanya. Tapi...saya katakan tidak ada pengalaman tanpa kegagalan. Banyak ilmu yang kita peroleh dari sebuah kegagalan.

    Kita tentu ingat seorang Thomas Alfa Edison yang menciptakan sebuah lampu yang kita nikmati sekarang. Mungkin anda tidak tahu bahwa dia membuat percobaan sebanyak 1000x untuk menciptakan sebuah lampu.

    Kegagalan adalah sebuah peluang...

    Kita sudah menjalani sebuah perjalanan yang orang lain belum jalani? bukankah itu sebuah kemenangan? walaupun kita mengalami kegagalan dalam perjalanan itu, tapi kita sudah mengetahui jalan-jalan yang harus kita perbaiki agar tidak jatuh lagi di lubang yang sama.

    Bahkan sebenarnya bukankah kita bisa menjadi seorang konsultan bisnis bagi orang-orang yang baru memulai bisnis baru?

    Apapun yang terjadi dalam hidup kita selalu didasari oleh sebuah alasan...
    Kegagalan demi kegagalan yang kita alami akan menuju sebuah tangga kesuksesan dan kemenangan.

    Jangan takut gagal...
    Setiap orang punya potensi untuk menjadi orang sukses.
    Kegagalan manusia yang terbesar adalah tidak bisa mengalahkan diri sendiri dan selalu takut untuk melangkah.

    Mulailah melakukan lompatan besar untuk menuju hasil yang besar...
    Fokuslah pada tujuan yang anda ingin capai.

    Mulailah bertindak...

  • Jangan menunggu inspirasi

    Sebagai pemain basket yang handal, Jerry West, pernah berkomentar,"Anda tidak akan dapat menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan anda jika anda hanya bekerja pada saat anda merasa senang bekerja."
    Untuk menjadi sukses, anda harus bertekun.

    Bersedia mengorbankan kesenangan demi kesempatan

    Salah satu ajaran terbaik dari ayah saya adalah prinsip "bayar sekarang; main kemudian". Untuk segala sesuatu dalam hidup, anda harus membayar harga. Anda dapat memilih untuk membayarnya di muka atau di belakang. Jika anda membayar di muka, anda akan memperoleh penghargaan pada akhirnya-dan penghargaan tersebut akan terasa lebih manis.

    Impikan sesuatu yang besar

    Memimpikan sesuatu yang kecil tidak ada gunanya. Robert J.Kriegel dan Louis Patler, pengarang buku "If it aint't broke, break it" (jika belum pecah, pecahkan saja) menulis,"ketika seseorang mengejar imipiannya, ia akan berusaha sekuat tenaga, bahkan berupaya di luar keterbatasan dirinya. Potensi yang ada dalam diri kita tidak terbatas dan banyak yang belum dimanfaatkan. Jika anda memikirkan batas, anda menciptakan batas.

    Tentukan prioritas-prioritas anda

    Satu kesamaan dari orang-orang yang telah meraih kesuksesan adalah: Mereka ahli dalam mengatur waktu. Yang paling utama adalah: Mereka telah berhasil mengorganisir diri mereka sendiri. Anda tidak akan pernah dapat meraih kembali waktu yang telah terbuang, jadi manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya.

    Berkorban untuk maju

    Tidak ada sesuatu pun yang dapat diraih tanpa pengorbanan. Hidup itu penuh dengan saat-saat kritis ketika anda memperoleh kesempatan untuk menukarkan sesuatu yang bernilai demi sesuatu yang lain. Buka mata lebar-lebar untuk saat-saat demikian-dan selalu pastikan anda meraih keuntungan, bukan kerugian.
    Jika anda mendedikasikan diri pada langkah-langkah sukses diatas, anda akan semakin berkembang-dan anda pasti akan sukses. Pertumbuhan anda mungkin tidak akan langsung kelihatan, tetapi anda sendiri akan melihat kemajuan dalam diri anda.

    Walaupun orang lain tidak dapat melihatnya, jangan kecewa.
    Teruslah berusaha.
    Pada akhirnya, anda pasti akan sukses.

    John C. Maxwell

  • Tujuh langkah menuju sukses

    Anda tidak akan pernah dapat mengubah hidup anda bila tidak mengubah kebiasaan sehari-hari. Rahasia kesuksesan ditemukan dalam rutinitas harian
    John C. Maxwell

    Setiap hari dalam kehidupan kita, kita sedang dalam proses menuju perubahan diri. Apakah kita akan berubah menjadi lebih baik atau lebih buruk? Semuanya tergantung kepada keputusan kita.

    Ada beberapa langkah menuju sukses yang kiranya dapat membantu kita meraih kesuksesan.

    Buat komitmen untuk bertumbuh setiap hari

    Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan manusia pada umumnya adalah memilih fokus yang salah. Ukuran kesuksesan tidak dilihat dari kekayaan, keberhasilan atau kenaikan pangkat. Jika anda berusaha untuk bertumbuh sedikit saja setiap harinya, anda akan segera melihat hasil yang positif dalam hidup anda.

    Lebih menghargai proses daripada kejadian

    Kejadian-kejadian tertentu dalam kehidupan mendorong kita untuk mengambil keputusan. Padahal, proses perubahan dan pertumbuhanlah yang memiliki nilai berarti.

  • Entrepreneur: Pejuang Bisnis

    Ciri-ciri Entrepreneur:

    * Semangat berprestasi

    * Sibuk mencari peluang

    * Think Big & whole

    * Intuisi tajam dalam berbisnis

    * Berani dan siap mengambil resiko

    * Toleran terhadap Ambiguitas

    * Optimis dan segera 'bangun' saat jatuh

    * Cepat berhitung & mengambil keputusan

    * Terpacu untuk lebih 'sejahtera'

    kompas tgl 24/2/07

  • Waspadalah!

    Seorang pemuda dari kota baru saja lulus kuliah jurusan jurnalistik dan memperoleh pekerjaan di perusahaan penerbit surat kabar di sebuah kota kecil. Salah satu tugas awalnya adalah mewancarai seorang petani tua yang tinggal cukup jauh diluar kota.

    Sewaktu ia duduk dengan sang petani beruban di serambi depan rumahnya, wartawan muda ini melirik ke buku catatannya dan mulai bertanya. Salah satu pertanyaan pertamanya adalah,"Pak, pukul berapa Anda berangkat untuk bekerja setiap paginya?"

    Sang petani tua tertawa sambil menjawab,"Nak, Saya tidak berangkat kerja. Saya dikelilingi oleh pekerjaan saya."

    Kita dapat belajar sesuatu dari sang petani tua. Kesempatan sangat mirip dengan pekerjaan petani tersebut. Ada dimana saja. Yang menjadi masalah adalah seringkali kita tidak memiliki mata untuk melihatnya.

    Saat anda menyongsong setiap hari baru, pandanglah sekeliling. Waspadalah! Jika anda tidak melihat kesempatan, ingatlah bahwa bukan berarti kesempatan itu tidak ada.

    Anda selalu dikelilingi oleh kesempatan. Anda hanya perlu membuka mata dan melihatnya. Lalu, segera lakukanlah sesuatu terhadap kesempatan tersebut.

  • Ukuran sebenarnya dari kesuksesan

    Mampu membawa uang tanpa menghabiskannya;
    Mampu bertahan menghadapi ketidakadilan tanpa membalas dendam;
    Mampu melakukan pekerjaan orang lain saat dibutuhkan;
    Mampu melakukan terus pekerjaan sampai selesai;
    Mampu melakukan pekerjaan dan membirakan orang lain yang memperoleh penghargaan;
    Mampu menerima kritikan tanpa memasukkannya dalam hati;
    Mencintai mereka yang membenci anda;
    Mengikuti Tuhan walaupun orang lain mendorong Anda untuk berpaling;
    Memiliki kedamaian di hati dan pikiran karena menyadari bahwa Tuhan telah memberikan yang terbaik.

    Itulah ukuran sebenarnya dari kesuksesan...
    Disadur dari buku "success one day at a time"

    Pelajaran dari seorang petani

    Mimpi [setiap hari]

    Di belakang saya ada kekuatan yang tak terhingga,

    di hadapan saya ada kemungkinan tanpa akhir,

    disekitar saya ada kesempatan tanpa batas.

    Apa yang harus saya takuti?

  • Jalan menuju puncak

    Teman saya, Zig Ziglar, penah berkata bahwa ia mengunjungi Washington D.C. Saat ia dan teman-temannya tiba, ia mendengar sang pemandu wisata mengumumkan,"Bapak-bapak dan ibu-ibu, kita harus menunggu selama 2 jam sebelum elevator yang akan membawa kita keatas tiba."

    Pemandu wisata itu diam sejenak, tersenyum, lalu menambahkan,"Akan tetapi, anda tidak perlu menunggu jika mau naik dengan menggunakan tangga."

    Cerita Zig tersebut mengungkapkan sesuatu tentang kesuksesan. Sebenarnya, tidak ada elevator menuju puncak. Jika anda ingin sampai ke puncak, Anda harus mendaki sederetan anak tangga yang panjang.

    Berapa anak tangga yang Anda mau daki-dan berapa lama Anda bersedia untuk mendaki-menentukan berapa ketinggian yang akan Anda capai.

    Saya sangat percaya pada nasib mujur,
    dan saya menemukan bahwa semakin keras saya bekerja,
    semakin banyak nasib mujur yang saya dapatkan.

    - Stephen Leacock

  • harga yang harus dibayar...

    Ada label harga yang menempel
    pada setiap keberhasilan.
    Yang selalu menjadi pertanyaan adalah:
    maukah Anda membayar harga tersebut--
    melalui kerja keras, pengorbanan,
    kesabaran, iman, dan ketabahan.
    - john C.Maxwell
    Setahun dari sekarang, Anda mungkin berharap
    Anda telah memulainya hari ini.
    - Karen Lamb

    Posted by benni surbakti 0 comments Links to this post

    Lakukan hari ini...

    Lakukan hal yang benar;
    Lakukan hari ini;
    Lakukan dengan tidak mengharapkan penghargaan;
    Lakukan dengan senyuman dan sikap yang ceria;
    Lakukan terus hari demi hari demi hari.
    Lakukan, dan suatu saat,
    Akan datang harinya
    Yang merupakan hari perolehan gaji
    Karena setiap hari kemarin yang Anda habiskan
    Mengarah pada hari ini -
    Yang tidak hanya akan memberikan nilai
    pada hari ini,
    Tapi juga akan membuat hari-hari berikutnya
    lebih terang dari hari-hari kemarin.
    Dan apa lagi yang akan Anda minta
    dari sebuah hari?

  • Kebiasaan orang-orang yang paling tidak efektif

    Ada 6 kebiasaan orang-orang yang paling tidak efektif:

    Kehilangan sikap. Orang-orang biasanya mendapatkan apa yang mereka harapkan dari hidup mereka. Harapkan yang terburuk, dan itulah yang akan Anda peroleh.

    Berhenti berkembang. Orang-orang adalah apa mereka adanya, dan ke mana mereka menuju disebabkan oleh apa yang ada di dalam pikiran mereka.

    Tidak memiliki rencana dalam hidup. Sebagaimana yang dikatakan oleh William Feather, penulis dari The Business of Life,"Ada dua jenis kegagalan: orang yang mempunyai rencana tanpa bertindak apa-apa, dan orang yang bertindak tanpa rencana apa-apa."

    Tidak bersedia berubah. Beberapa orang memilih lebih baik berpegangan pada apa yang mereka benci daripada memeluk apa yang mungkin lebih baik karena mereka takut memperoleh sesuatu yang lebih buruk.

    Gagal dalam berhubungan dengan orang lain. Orang-orang yang tidak dapat bergaul dengan orang lain mungkin tidak akan pernah bergerak maju dalam hidupnya.

    Tidak mau membayar harga kesuksesan. Jalan menuju sukses selalu menanjak. Setiap orang yang ingin memperoleh harus mengorbankan banyak.

    Penghargaan yang tertinggi

    untuk pekerjaan Anda

    bukanlah apa yang Anda dapat karenanya, tapi

    siapakah Anda jadinya

    olehnya.

  • Bagaimana mengeja 'SUKSES"?

    S-eleksi tujuan Anda

    U-rutkan prioritas dan potensi anda

    K-omit pada rencana Anda

    S-iapkan perjalanan Anda

    E-kspresikan visi dalam tindakan

    S-erahkan hasilnya pada Tuhan

  • Tolonglah diri anda sendiri

    Seorang pemuda miskin yang lapar, duduk menopang dagu di sebuah jembatan mengamati sekelompok pemancing. Menengok ke dalam keranjang dan melihat setumpuk ikan di dalamnya, pemuda ini bergumam,"Andaikata saja, aku punya ikan sebanyak itu, aku tidak akan kacau seperti ini. Aku akan menjualnya serta membeli pakaian dan makanan."

    "Hei, aku akan memberikanmu beberapa ikan bila kau mau melakukan hal kecil untukku," jawab pemancing itu tiba-tiba.

    "Yah, mengapa tidak?"

    "Pegangkan kali ini untukku sebentar saja. Aku ada keperluan di jalan dekat sini," kata orang tua itu.

    Pemuda itu dengan senang menerima tawarannya. Saat ia merentangkan kail orang tua itu, ada ikan yang menggigitnya, dan ia menangkap ikan demi ikan.

    Tak lama kemudian wajahnya terlihat tersenyum, menikmati kegiatannya.

    Ketika orang tua itu kembali, ia berkata,"Aku akan memberimu ikan yang kujanjikan. Nah, ambillah semua ikan yang telah kau tangkap untukku. Tetapi aku juga ingin memberimu sedikit nasihat.

    Lain kali, ketika kau membutuhkan sesuatu, jangan membuang waktu melamun dan berharap sesuatu akan terjadi.
    Gerakkan dirimu, ambil kailmu sendiri dan buatlah hal itu terjadi.

  • Lebih mudah...

    -----------
    Lebih mudah berdiam di rata-rata
    Daripada berjuang naik
    -----------
    Lebih mudah larut dalam kepuasan
    Daripada bertahan dalam kasih
    -----------
    Lebih mudah menjadi ragu
    Daripada berhasil
    -----------
    Lebih mudah mempertanyakan
    Daripada menaklukkan
    -----------
    Lebih mudah memendam kekecewaan
    Daripada menyadari impian
    -----------
    Lebih mudah membuang sampah
    Daripada membawa pulang makanan

    -Pengarang tidak diketahui

  • Cara kerja kehidupan...

    Sebenarnya Anda tidak membayar
    sesuatu dengan uang.
    Anda membayarnya dengan waktu.
    "Dalam lima tahun, aku akan memiliki
    uang yang cukup untuk membeli rumah
    peristirahatan yang kita inginkan.
    Lalu aku akan lebih santai sedikit."

    Artinya rumah yang Anda beli berharga
    lima tahun-seperduapuluh dari usia dewasa anda.
    Konver nilai mata uang dari rumah, mobil,
    atau semua hal, ke dalam waktu,
    dan lihatlah apakah hal itu masih
    berharga untuk dikejar...

    Kalimat menghabiskan waktu Anda
    bukan sekedar perumpamaan.

    Itulah cara kerja kehidupan

    -Charles Spezzano

  • Memenangkan peperangan sehari-hari

    Orang yang mencapai keberhasilan sehari-hari telah belajar untuk menaklukkan empat kebiasaan yang membuang-buang waktu.
    Kemalasan:
    Waktu dipakai untuk tujuan yang tidak
    berguna, bahkan bukan untuk istirahat.
    Penundaan:
    Mengesampingkan hal-hal
    Yang seharusnya telah dikerjakan sekarang.
    Gangguan:
    Waktu terbuang untuk hal kecil-kecil dari
    masalah sepele, sehingga memperbesar
    masalah yang utama.
    Ketidaksabaran:
    Kurang persiapan, kurang teliti, atau
    kekerasan hati, biasanya mengakibatkan
    kesalahan penggunaan waktu.

  • Resensi Buku : "Power of Charm"

    1. Tatapan mata (Eye Contact) - lawan bicara akan merasa diperhatikan bila kita menatapnya sewaktu berbicara, jangan lakukan kegiatan lain seperti membaca, menulis, dsb karena akan dianggap tidak memperhatikannya. Namun diusahakan agar tatapan mata tidak dilakukan terus menerus selama pembicaraan, maksimal adalah 85% dari waktu interaksi

    2. Pergerakan mata (Flicking) - melihat titik dari mata kanan ke mulut dan ke mata kiri dari lawan bicara, dan diulang kembali lagi ke mata kanan. Dan sekali-kali lihat telinga dari lawan bicara (atau ke samping). Jangan melihat ke atas kepala lawan bicara, karena akan dianggap ada orang lain yang anda perhatikan (distraction). Dan jangan pula melihat ke bawah dari lawan bicara, karena akan dianggap ada sesuatu yang bermasalah dengan penampilan lawan bicara.

    3. Miringkan kepala sedikit pada saat mendengarkan (Head Tilt)

    4. Anggukan kepala disertai senyuman (Head Nod)

    5. Majukan badan mendekati lawan bicara (Lean Forward) - tegakkan badan dan majukan sedikit agar lawan berbicara merasakan kehadirannya sangat menarik bagi kita. Dan perhatikan dalam menjaga jarak berbicara, jarak terbaik untuk berkomunikasi adalah 60 cm - 2 meter. Kurang dari 60 cm akan dianggap mengganggu lingkaran intimasi, sedangkan lebih dari 2 meter berada di luar lingkaran informasi

    6. Hindari bahasa tubuh yang negatif (Negative Body Language) - diusahakan hindari bahasa tubuh yang dapat mengindikasikan ketidak tertarikan kita pada saat berbicara dengannya, seperti : melipat tangan ketika berbicara, menyilangkan kaki ke atas, dsb

    7. Penekanan suara (Voice Reassurance) - berikan tanggapan ringan berupa Mmhhmm, Aah, Ooh, Oke pada saat dia berbicara. Dan perhatikan bahwa suara yang lebih dalam dan pelan akan lebih berkharisma, dibandingkan suara yang nyaring dan cepat. Latihlah suara kita untuk lebih berkharisma, tapi jangan terlalu memaksakan sehingga tidak terlihat natural.

    8. Penekanan kata (Verbal Reassurance) - sampaikan kalimat-kalimat yang sependapat, spt : I'm absolutely agree with you, dsb

    9. Biasakan memberikan sela (Pause) pada saat mengucapkan kalimat yang berarti, untuk memberi waktu kapada lawan bicara agar bisa mencerna makna dari kalimat yang disampaikan

    Menurut penelitian yang telah dilakukan, hal-hal yang mempengaruhi penerimaan informasi yang kita sampaikan adalah :
    55% dipengaruhi oleh Bahasa Tubuh (Body Language) : point 1-6
    38% dipengaruhi oleh Intonasi Suara (Voice & Tone) : point 7-8
    7% dipengaruhi oleh Kata-Kata yang disampaikan (Word) : point 9

    Kembali saya teringat akan satu pointer dari Pak Mario yang menyatakan : Bila seseorang menolak ide kita, yang ditolak bukan idenya namun orangnya.
    Pernyataan ini juga ditegaskan dalam buku ini, yang menyimpulkan bahwa penampilan dan cara berbicara seseorang mewakili 93% dari penerimaan informasi, sedangkan ide tersebut hanya mewakili 7%.

    Selain dari point-point tersebut di atas, juga disisipkan beberapa point untuk meningkatkan kemampuan menjadi pendengar yang baik. Karena salah satu syarat meningkatkan kharisma adalah menjadi pendengar yang baik.

    Power of Listening :
    1. Mendengar dengan perhatian penuh (Listen attentively)
    2. Berikan sela waktu pada saat menjawab (Pause before replying)
    3. Bertanya untuk mengembangkan/memperjelas pembicaraan (Questioning for clarification)
    4. Mengulangi kalimat pembicara dengan bahasa yang berbeda (Paraphrasing)

  • KIAT SUKSES...

    Menang bukanlah segalanya--
    namun upaya untuk menang adalah segalanya.
    -Vince Lombardi

    Anda tidak akan pernah mencapai kesuksesan sejati
    kecuali Anda menyukai apa yang anda kerjakan.
    -Dale Carnegie

    Apakah Anda berpikir bahwa Anda mampu
    atau berpikir bahwa Anda tidak mampu,
    Anda tetap benar.
    -Henry Ford

    Tuhan memilih apa yang harus kita alami;
    kita memilih bagaimana kita melewatinya
    -John Maxwell

    Kegagalan merupakan kesempatan
    satu-satunya untuk memulai sesuatu
    dengan cerdas
    -Henry Ford

    Selalu ingat bahwa ketetapan hati
    Anda untuk berhasil lebih penting
    daripada hal-hal lainnya.
    -Abraham Lincoln

    Tak ada jaminan dalam hidup ini,
    hanya kesempatan.
    -Jendral Douglas Mac Arthur

    Setiap orang yang berhenti belajar adalah
    orang yang sudah tua, apakah dia baru berumur dua puluh
    ataupun sudah delapan puluh tahun.
    Setiap orang yang terus-menerus belajar
    akan tetap muda.
    -Henry Ford

  • BUKAN SOAL UANG

    Kekayaan dan kemewahan yang menyertainya sering dianggap sebagai puncak kesuksesan.

    Sebagai contoh, dalam tahun 1923, grup ekslusif dari orang-orang terkaya sedunia bertemu di hotel Edgewater Beach di Chicago, Illinois. Mereka adalah tokoh "Who's Who" dari kekayaan dan kekuasaan.

    Pada masa itu, mereka mengendalikan perputaran uang lebih banyak dari jumlah semua yang tersimpan di tabungan negara Amerika Serikat.

    Dibawah ini adalah daftar dari tokoh-tokoh yang hadir disana dan apa kabar terakhir mereka masing-masing:

    Charles Schwab: Direktur Utama dari perusahaan besi swasta terbesar - meninggal dalam keadaan bangkrut.

    Arthur Cutten: Spekulan gandum terbesar - meninggal diluar negeri dalam keadaan pailit.

    Richard Witney: Direktur Utama dari Bursa Saham New York - meninggal setelah tidak lama keluar dari penjara Sing Sing.

    Albert Fall: Anggota lembaga kementerian Presiden Amerika Serikat - dikenakan status tahanan luar supaya bisa meninggal di rumahnya.

    Jess Livermore: Pialang terbesar di Wall Street - bunuh diri.

    Leon Fraser: Direktur Utama dari bank devisa berskala internasional - bunuh diri.

    Ivar Krueger: Ketua dari monopoli terbesar sedunia - bunuh diri.

    Akhirnya, milyuner dari Yunani, Aristoteles Onassis, yang berhasil mempertahankan kekayaannya dan meninggal dalam masa keemasan, menyadari bahwa uang tidak identik dengan kesuksesan.

    Ia meninggalkan pesan-pesan terakhir yang salah satunya adalah,"Setelah Anda mencapai titik tertentu, uang menjadi tidak penting lagi. Yang penting adalah kesuksesan.

    Mempercayai diri sendiri adalah rahasia awal kesuksesan. -Anonim

  • POSITIF

    Majalah Life menggelarinya manusia nomor satu di millenium ke dua. Jumlah barang-barang yang berhasil diciptakannya membuat orang menahan nafas - 1.093 buah.Ia mempatenkan penemuannya lebih banyak daripada siapapun di dunia ini, kurang lebih satu kali setiap tahun selama enam puluh lima tahun berturut-turut. Namanya adalah Thomas Alpha Edison.Banyak orang yang mengakui kemampuan Edison memiliki kreatifitas seorang jenius.

    Tapi ia menamakannya sebagai hasil dari kerja keras. "Jenius," tanggapannya,"Adalah sembilan puluh sembilan persen dedikasi dan satu persen inspirasi." Saya percaya kesuksesannya juga merupakan akibat dari faktor ketiga yang dimilikinya: sikap yang positif. Edison adalah seorang optimis yang bisa melihat hal terbaik di dalam segala sesuatu. "Jika kita melakukan semau hal yang bisa kita lakukan," katanya,"kita akan membuat diri kita luar biasa."Ketika membutuhkan sepuluh ribu kali percobaan untuk mencari bahan yang paling tepat untuk membuat bola lampu, ia tidak memandangnya sebagai kegagalan.

    Dengan segala upayanya ia mengumpulkan informasi mengenai apa yang tidak berhasil, mengarahkannya lebih dekat pada solusi. Ia tidak pernah ragu akan menemukan bahan yang tepat. Keyakinannya dapat disimpulkan dengan pernyataannya sendiri:"kebanyakan dari hidup yang gagal adalah orang-orang yang tidak menyadari seberapa dekatnya mereka pada kesuksesan pada saat mereka menyerah."

    Mungkin peristiwa yang paling mencatat sikap positif Edison berasal dari bagaimana ia memandang suatu kejadian tragis pada saat umurnya mencapai enam puluh tahun. Laboratorium yang dibangunnya di West Orange, New Jersey, terkenal di seluruh dunia. Ia menamakan kompleks dengan empat belas bangunan itu sebagai pabrik ide. Bangunan utamanya sangat megah - berukuran tiga kali lebih besar dari lapangan sepak bola.Dari sanalah, ia dan para anak buahnya menciptakan penemuan baru, mengembangkan prototipe, memproduksi barang-barang, dan mengirimkannya kepada para pelanggan. Bangunan itu menjadi model bagi pusat penelitian dan produksi modern.

    Edison sangat menyukai tempat itu...tetapi pada bulan Desember 1914, laboratorium favoritnya dilalap api. Saat ia berdiri di luar dan memperhatikan api menghabiskan gedung kebanggaannya, puluhan saksi mata melihat ia berkata,"Nak, jemput ibumu. Ia tidak akan pernah melihat api sebesar ini lagi."Kebanyakan orang akan hancur oleh insiden ini. Tapi bukan Edison."Aku berumur enam puluh tujuh,"katanya setelah tragedi,"tapi belum terlalu tua untuk memulai yang baru. Aku telah melalui banyak peristiwa seperti ini." Ia membangun lab-nya kembali, dan tetap bekerja selama tujuh belas tahun berikutnya."Aku memiliki gagasan yang tidak terbatas tetapi waktu yang terbatas," komentarnya. "Paling lama aku hidup hanya sekitar seratus tahun."Edison meninggal pada usia delapan puluh empat tahun.

    Jika Edison bukan merupakan pribadi yang positif, ia tidak akan pernah meraih kesuksesannya sebagai penemu. Jika Anda melihat orang-orang di berbagai profesi mereka yang berhasil meraih kesuksesan yang abadi, Anda akan menemukan bahwa mereka hampir selalu memiliki pandangan yang positif tentang kehidupan.Tidak ada kekalahan kecuali tidak lagi mencoba.

    Tidak ada kekalahan yang menyelamatkan, tidak ada halangan yang tidak dapat ditembus, yang layak dijadikan alasan kelemahan tekad kita dalam mencapai tujuan.
    -Elbert Hubbard

  • Cita-cita anda...

    Cita-cita berisikan aktivitas atau prestasi yang menurut rencana Anda harus dicapai untuk memenuhi tujuan Anda, mengembangkan potensi, dan menolong orang.

    Gunakanlah petunjuk berikut ini untuk menetapkan cita-cita Anda pada sasaran.
    Cita-cita haruslah seperti ini.

    *
    Ditulis. Sebuah cita-cita yang dibuat hanya dapat diselesaikan setengahnya saja, dan cita-cita yang ditulis sudah ditetapkan. Anda menerangkan apa yang ingin Anda lakukan, mengerti kepentingan cita-cita itu, dan mengkomitkan diri Anda untuk membuatnya menjadi kenyataan. Menulis cita-cita juga membuat Anda lebih bertanggung jawab.

    *
    Pribadi. Satu kesalahan umum yang sering dibuat orang adalah mengidentifikasikan sesuatu diluar kontrol sebagai cita-cita. Contohnya, banyak orang mengatakan cita-cita mereka adalah memenangkan lotere. Mereka mengharapkan pasangannya memperlakukan mereka dengan lebih baik. Tetapi, mereka tidak bisa mengontrol hal itu. Supaya masuk akal, cita-cita itu harus berada di dalam kekuasaan Anda untuk meraih secara pribadi. Saat Anda menulis cita-cita itu, pastikan ia lulus ujian dulu.

    *
    Spesifik. Kunci untuk membuat cita-cita yang bisa diraih adalah membuatnya spesifik. Bayangkan jika Anda pergi ke restoran dan berkata kepada pelayan,"Saya mau makanan," ketika ia mencatat pesanan Anda. Anda tidak akan tahu apa yang akan Anda peroleh. Hal yang sama berlaku juga dengan cita-cita. Anda harus mengungkapkan apa yang mau Anda kerjakan. Jika cita-cita itu besar, pecahkan ke dalam tugas kecil dan lebih mudah diatur.

    *
    Dapat diraih. Orang sukses menetapkan sasaran diluar jangkauan tetapi tidak diluar pandangan. Profesor dari University of South Carolina William Mobley mengatakan,"Salah satu hal terpenting dalam golf adalah sasaran yang jelas. Cita-cita harus mendorong, bukan menakutkan.

    *
    Bisa diukur. Cita-cita mempunyai nilai hanya jika mereka menolong anda memperbaiki diri sendiri dan mengembangkan potensi Anda. Itulah sebabnya mereka harus bisa diukur. Ungkapkan cita-cita Anda seobyektif mungkin supaya Anda mampu menjawab dengan sederhana 'ya' atau 'tidak' ketika Anda bertanya pada diri sendiri,"Sudahkah saya meraih cita-cita ini?"

    *
    Sensitif terhadap waktu. Sebuah cita-cita dinamakan sebagai mimpi dengan batas waktu. Karena tanpa batas waktu, banyak cita-cita tidak pernah beralih dari mimpi menjadi realitas. Jika Anda menentukan batas waktu bagi setiap cita-cita, akan membantu Anda memastikan tepat pada waktunya.

  • RINTANGAN...

    Asyik juga rasanya melakukan kemustahilan.
    --Walt Disney
    Ketika berumur lima tahun, Glenn Cunningham mengalami luka bakar yang parah di bagian tungkainya. Para dokter yang merawat terpaksa angkat tangan. Menurut mereka, Glenn akan tetap cacat dan terpaksa menggunakan kursi roda seumur hidupnya. "Ia takkan bisa berjalan lagi," kata mereka.
    Para dokter itu memang memeriksa keadaan tungkainya, namun tidak mungkin mereka bisa melihat ke dalam lubuk hatinya. Glenn tidak memperdulikan kata-kata mereka. Ia bertekad, pasti akan bisa berjalan lagi.Sementara masih terkapar di tempat tidur, dengan kakinya yang kurus nampak merah bekas luka bakar ia ber-ikrar,"Minggu depan, aku akan bangun dari tempat tidur. Aku akan berjalan." Dan itu benar-benar dilakukannya.
    Ibunya bercerita betapa sering ia menyingkapkan gorden dan memandang keluar, memperhatikan Glenn meraihkan tangan ke atas untuk menggengam gagang sebuah alat pembajak tanah yang sudah tidak terpakai lagi. Di pekarangan, dengan kedua tangannya menggengam gagang bajak, ia mulai melatih kakinya yang cacat. Dan dengan setiap langkah yang menyakitkan, semakin dekat pula ia ke tujuan yang telah diikrarkannya yaitu bisa berjalan lagi.
    Tidak lama kemudian ia sudah mulai berlari-lari dengan lambat, makin lama makin cepat dengan gerak semakin pasti."Aku sejak awal sudah yakin akan bisa berjalan lagi, dan ternyata memang bisa. Sekarang aku akan berlari lebih cepat dari siapa pun juga."
    Dan itu pun berhasil dilakukannya.Ia menjadi pelari yang tangguh untuk jarak satu mil, dan pada tahun 1936 mencatat prestasi 4:06 menit yang merupakan rekor dunia untuk waktu itu. Ia menerima penghormatan sebagai atlet luar biasa abad ini di Madison Square Garden.
    Anda mungkin saja kecewa jika percobaan Anda gagal,
    tetapi Anda pasti takkan berhasil jika tidak mencoba.
    -- Beverly Sills

  • ROGER FEDERER

    Siapa yang tak kenal dengan Roger Federer saat ini? Masih muda, ganteng, namun sudah jadi legenda. Bayangkan, dalam usia belum menginjak 26 tahun, ia sudah memecahkan rekor bertahan sebagai peringkat pertama dunia tenis selama 161 pekan berturut-turut. Ia memecahkan rekor Jimmy Connor yang sudah bertahan puluhan tahun!

    Itu baru satu rekor. Sebelumnya, ia juga mendapat penghargaan Bagel Award, yakni penghargaan sebagai petenis paling banyak memenangkan set tenis dengan angka sempurna 6-0. "Saya hanya berusaha melakukan yang terbaik dan tidak berhenti memperbaiki kesalahan-kesalahan saya," sebut Federer merendah tentang prestasinya itu.

    Dengan kerendahhatian dan semangat untuk terus memperbaiki diri, pria keturunan campuran Swiss, German, dan Afrika Selatan ini sepertinya akan terus mengukir prestasi. Sebab, mengingat usia yang masih muda dan jarak nilai ATP dengan peringkat kedua dunia Rafael Nadal, cukup jauh, ia akan terus bisa bertahan di ranking satu dunia. Apalagi jika ia nantinya bisa memenangkan satu-satunya gelar tenis Grand Slam yang belum diraih, Perancis Terbuka. Ia akan menjadi satu-satunya petenis pria yang bisa mengawinkan semua gelar tenis Grand Slam.

    Roger Federe memang sepertinya terlahir untuk jadi legenda. Bahkan, menurut pengakuannya , sejak kecil ia sudah disebut banyak orang punya bakat gemilang di bidang olahraga. Tapi, menurut dirinya, bukan bakat yang membuatnya seperti sekarang. Kerja keras, ketekunan berlatih, dan keuletan di lapangan lah yang membuatnya bisa menjadi juara sejati. "Saya terus berlatih untuk meningkatkan tehnik permainan saya dan menambah kekuatan saya. Proses ini saya jalani sampai hari ini dan bahkan makin saya tingkatkan sejak saya juara. Ini saya lakukan karena saya yakin masih banyak perbaikan yang harus terus dilakukan."

    Dengan tekad untuk terus melakukan perbaikan itu, Roger Federer terus meretas jalan untuk mengukir rekor-rekor lainnya. Namun, semua rekor dan kemenangan yang diperolehnya, ternyata bukan hanya untuk kebanggan dirinya. Melalui sebuah yayasan yang diberi nama seperti dirinya, Roger Federer Foundation, ia membantu anak-anak kurang beruntung di dunia terutama di Afrika selatan.

    Sebagian hadiah yang diperoleh dari kemenangannya dikejuaraan tenis, digunakan untuk membantu anak-anak itu. Ia juga berperan banyak saat terjadi Tsunami akhir tahun 2005. Saat itu, ia menjadi duta UNICEF, untuk membantu anak-anak yang jadi korban Tsunami di Tamil Nadu, India. Ia juga berjanji mengukir banyak kemenangan guna mengumpulkan lebih banyak dana untuk yayasannya. Ia juga merelakan beberapa raketnya untuk dilelang guna disumbangkan melalui UNICEF.

    Roger Federer telah membuktikan, dengan kerja keras, semangat pantang menyerah, tekad kuat, dan kepedulian terhadap sesama, telah menjadikannya sebagai juara sejati.

    Dengan kerja keras, semangat pantang menyerah, kita bisa mewujudkan cita-cita.
    Kepedulian kita terhadap sesama juga dapat mendorong semangat kita untuk terus berprestasi.

  • SUKSES = KERJA KERAS

    Sukses...sebuah kata yang sangat dinginkan oleh semua orang. Tidak ada orang yang anti terhadap kata ini. Mulai dari orang yang miskin sampai orang kaya selalu ingin mendengar kata sukses ini meluncur dari mulut setiap orang yang disampaikan padanya.

    Banyak orang meng-identikkan kata 'sukses' ini selalu berhubungan dengan uang. Seseorang dikatakan sukses jika dia memiliki rumah super mewah, mobil mewah seperti BMW, Mercedes Benz, Jaguar bahkan Ferrari berjejer di garasi rumah, istri yang cantik dan anak-anak yang sekolah diluar negri. Kehidupan mereka berlimpah; apa saja dan kemana saja yang mereka inginkan bisa tercapai dengan mudah.
    Uang bak air pancuran mengalir deras ke rekening mereka.

    Tapi...sejujurnya 'sukses' tidak sepenuhnya berdasarkan uang yang berlimpah dan kekayaan yang tak ternilai banyaknya. Bisa saja uang yang diperoleh tersebut bukan dari uang yang halal, ataupun dari hasil korupsi yang pada akhirnya saat perbuatan mereka ketahuan oleh pihak yang berwenang semua kekayaan mereka akhirnya disita. Dan nama baik mereka juga akan turut 'hangus' bersamanya.

    Ada juga kesuksesan yang diperoleh dengan cara dipaksakan yaitu menggunakan ilmu gelap. Dan pada akhirnya semuanya berakhir dengan tragis. Inilah contoh kesuksesan yang semu, yang hanya kelihatan sementara.

    Kesuksesan yang sesungguhnya adalah setiap rupiah yang kita dapatkan berasal dari kerja keras dan keringat yang keluar dari tubuh kita untuk mendapatkannya. Kita akan lebih menghargai setiap rupiah yang kita dapatkan karena kita mengetahui bagaimana rasanya mendapatkan uang tersebut dengan kejujuran dan cara yang halal.

    Kesuksesan yang lain adalah bagaimana kita dihargai oleh orang lain karena perbuatan baik dan bagaimana kita bersosialisasi dengan lingkungan kita. Ibaratnya, tanpa kehadiran kita orang merasa ada yang kurang.

    Kesuksesan tidak akan dapat diperoleh semudah membalikkan telapak tangan. Semua harus dijalani dengan suatu proses yang penuh dengan tantangan dan penderitaan. Itulah makanya ada istilah "No Pain No Gain" yang berarti tidak ada penderitaan tidak ada keuntungan.

    Ibarat emas, sebelum menjadi sebuah gelang, cincin, anting-anting, dan sebagainya emas adalah sebuah gumpalan yang tidak teratur bentuknya dan harganya tidak begitu mahal. Tapi disaat gumpalan emas itu di pukul, di bakar oleh seorang tukang emas menjadi sebuah cincin, gelang dan anting-anting, dan menjadi sebuah perhiasan yang mahal harganya.

    Bukankah kesuksesan juga digambarkan dengan hal seperti emas itu?
    Disaat kita masih merintis suatu bisnis, karir mulai dari keadaan yang 'hancur-hancuran', tetapi disaat kita tetap fokus dan berusaha keras menjadi yang terbaik kita akan menikmati hasilnya tanpa pernah takut dikejar-kejar petugas negara (polisi dan KPK).

    Kerja keras dan pengorbanan yang maksimal untuk sesuatu yang kita tuju adalah awal sebuah kesuksesan.
    Jangan pernah menyerah untuk hal apapun dan selalu fokus untuk tujuan kita.
    Kita harus mengetahui hal yang bisa membuat kita tetap fokus dan hal yang membuat kita melenceng dari tujuan kita. Kalo ada orang yang mau menghentikan setiap tujuan Anda, jangan pedulikan! Teruslah berjuang, dan pada akhirnya Anda akan menikmati setiap hasil dari pekerjaan Anda.

    Kesuksesan adalah bagaimana kita terus bertahan pada setiap proses yang kita jalani untuk mendapatkan kesuksesan itu sendiri.
    Jangan pernah iri dengan kesuksesan orang lain, karena kesuksesan saya dengan Anda pasti berbeda. Tergantung bagaimana kerasnya dan motivasi Anda mendapatkan tujuan Anda!

    Nikmati apa yang Tuhan sedang percayakan kepada Anda. Jangan pernah mengeluh!
    Majulah terus mencapai tujuan Anda...

  • Jangan lupakan Coke dan Pizza.

    Percayalah, akan ada banyak pekerjaan di malam yang larut.

    Kisah sukses Purdie Chandra

    Pernyataan John F.Kennedy ini saya yakin kebenarannya. Itu bukan sekedar retorika, tapi memang sudah terbukti dalam perjalanan hidup saya. Gagal total itulah awal karier bisnis saya.

    Pada akhir 1981, saya merasa tidak puas dengan pola kuliah yang membosankan. Saya nekad meninggalkan kehidupan kampus. Saat itu saya berpikir, bahwa gagal meraih gelar sarjana bukan berarti gagal dalam mengejar cita-cita lain. Di tahun 1982, saya kembali mulai merintis bisnis bimbingan tes Primagama, yang belakangan berubah menjadi Lembaga Bimbingan Belajar Primagama.

    Bisnis tersebut saya jalankan dengan jatuh bangun. Dari awalnya yang sangat sepi peminat-hanya 2 orang - sampai akhirnya peminatnya membludak hingga Primagama dapat membuka cabang di ratusan kota , dan menjadi lembaga bimbingan terbesar di Indonesia.

    Dalam kehidupan sosial, memang kegagalan adalah itu adalah sebuah kata yang tidak begitu enak untuk didengar. Kegagalan bukan sesuatu yang disukai, dan suatu kejadian yang setiap orang tidak menginginkannya. Kita tidak bisa memungkiri diri kita, yang nyata-nyata masih lebih suka melihat orang yang sukses daripada melihat orang yang gagal, bahkan tidak menyukai orang yang gagal.

    Maka, bila Anda seorang Entrepreneur yang menemui kegagalan dalam usaha, maka jangan berharap orang akan memuji Anda. Jangan pula berharap orang disekitar Anda maupun relasi Anda akan memahami mengapa Anda gagal.

    Jangan berharap Anda tidak disalahkan. Jangan berharap pula semua sahabat masih tetap berada di sekeliling Anda. Jangan berharap Anda mendapat dukungan moral dari teman yang lain. Jangan berharap pula ada orang yang meminjami uang sebagai bantuan sementara. Jangan berharap bank akan memberikan pinjaman selanjutnya.

    Mengapa saya melukiskan gambaran yang begitu buruk bagi seorang Entrepreneur yang gagal? Begitulah masyarakat kita, cenderung memuji yang sukses dan menang. Sebaliknya, menghujat yang kalah dan gagal. Kita sebaiknya mengubah budaya seperti itu, dan memberikan kesempatan kepada setiap orang pada peluang yang kedua.

    Menurut pengalaman saya, apabila orang gagal, maka tidak ada gunanya murung dan memikirkan kegagalannya. Tetapi perlu mencari penyebabnya. Dan justru kita harus lebih tertantang lagi dengan usaha yang sedang kita jalani yang mengalami kegagalan itu. Saya sendiri lebih suka menggunakan kegagalan atau pengalaman negatif itu untuk menemukan kekuatan-kekuatan baru agar bisa meraih kesuksesan kembali.

    Sudah tentu, kasus kegagalan dalam bisnis maupun dunia kerja, saat krisis ekonomi kian merebak dan bertambah. Ribuan orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan kehilangan mata pencahariannya. Sungguh ironis, seperti halnya kita, suka atau tidak suka, setiap manusia akan mengalami berbagai masalah, bahkan mungkin penderitaan.

    Bagi seorang Entrepreneur, sebaiknya jangan sampai terpuruk dengan kondisi dan suasana seperti itu. Kita harus berani menghadapi kegagalan, dan ambil saja hikmahnya (kejadian di balik itu). Mungkin saja kegagalan itu untuk memuliakan hati kita, membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, memperluas wawasan kita, serta untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Untuk mengajarkan kita menjadi gagah, takkala lemah. Menjadi berani ketika kita takut. Itu sebabnya mengapa saya juga sepakat dengan apa yang dikatakan Richard Gere, Aktor terkemuka Hollywood, yang mengatakan bahwa kegagalan itu penting bagi siapapun.

    Mengapa demikian? Karena selama ini banyak orang membuat kesalahan sama, dengan menganggap kegagalan sebagai musuh kesuksesan. Justru sebaliknya, kita seharusnya menganggap kegagalan itu dapat mendatangkan hasil. Ingat, Kita harus yakin akan menemukan kesuksesan si penghujung kegagalan.

    Ada beberapa sebab dari kegagalan itu sendiri. Pertama, kita ini seringkali menilai kemampuan diri kita terlalu rendah. Kedua, setiap bertindak, kita sering terpengaruh mitos yang muncul di masyarakat di sekitar kita. Ketiga, biasanya kita terlalu 'melankolis' dan suka memvonis diri sendiri terlebih dahulu, bahwa kita ini dilahirkan dengan nasib buruk. Keempat, kita cenderung masih memiliki sikap, tidak mau atau tidak mau tahu dari mana kita harus memulai kembali suatu usaha.

    Dengan mengetahui sebab kegagalan itu, tentunya akan membuat kita yakin untuk bisa mengatasinya. Bila kita mengalami sembilan dari sepuluh hal yang kita lakukan menemui kegagalan, maka sebaiknya kita bekerja sepuluh kali lebih giat. Dengan memiliki sikap dan pemikiran semacam itu, maka akan tetap akan menjadikan kita sebagai sosok Entrepereneur yang selalu optimis akan masa depan. Maka, sebaiknya janganlah kita suka mengukur seorang Entrepreneur dengan menghitung berapa kali dia jatuh. Tapi, ukurlah berapa kali ia bangkit kembali.

  • Bill Gates

    William Henry Gates III lahir pada tahun 1955 , anak kedua dari tiga bersaudara dalam keadaan sosialnya terkemuka di Seattle, Washington.

    Ayahnya seorang pengacara dengan perusahaan yang punya banyak koneksi di kota, dan ibunya seorang guru, yang aktif dalam kegiatan amal. Bill seorang anak yang cerdas, tetapi ia terlalu penuh semangat dan cenderung sering mendapat kesulitan di sekolah. Ketika berumur sebelas tahun, orang tuanya memutuskan untuk membuat perubahan dan mengirimnya ke Lakeside School , sebuah sekolah dasar bergengsi khusus bagi anak laki-laki.

    Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Gates untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan dunia komputer, dalam bentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu. Mesin ini, yang disebut ASR-33, keadaannya masih pasaran. Pada pokoknya ini sebuah mesin ketik yang kedalamnya siswa bisa memasukkan perintah yang dikirimkan pada komputer, jawaban kembali diketikkan ke gulungan kertas pada teletype. Proses ini merepotkan, tetapi mengubah kehidupan Gates. Ia dengan cepat menguasai BASIC, bahasa pemrograman komputer, dan bersama para hacker yang belajar sendiri di Lakeside, ia melewatkan waktu berjam-jam menulis program, melakukan permainan, dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer. "Ia adalah seorang 'nerd' (eksentrik)," sebagaimana seorang guru memberikan Gates julukan itu.

    Sekitar tahun 1975 ketika Gates bersama Paul Allen sewaktu masih sekolah bersama-sama menyiapkan program software pertama untuk mikrokomputer. Seperti cerita di Popular Electronics mengenai "era komputer di rumah-rumah" dan merek berdua yakin software adalah masa depan. Inilah awal Microsoft. Komunikasi yang sederhana: Gates dan Paul membicarakan coke dan pizza. Tidak ada orang yang memperhatikan sungguh pendapat kami.

    Semuanya berubah dalam dua dekade terakhir.

    Gates masih tetap menyukai junk food, tetapi ia juga menghabiskan waktu dua jam sehari membaca dan menjawab electronic mail yang dikirim 15.000 karyawan Microsoft. Selain itu banyak sekali e-mail dari luar Microsoft.

    Pertanyaan beragam, mulai dari bagaimana pengalaman orang berkeluarga (menyenangkan), film apa yang saya sukai (Schlinder's List dan Shadowlands), sampai pertanyaan rumit yang harus membuka buku dulu untuk bisa menjawabnya (dan kebetulan saja juga menulis buku!).

    Persoalannya, Gates menghabiskan waktu sepanjang hari menjawab e-mail dan berceramah atau mengelola perusahaannya. Gates mencoba menjalankan keduanya, tetapi ia tidak berkesempatan banyak berkomunikasi dengan kelompok yang beragam dan banyak sekali e-mail yang tidak sempat dijawab. Bill Gates senang sekali menulis karena melalui tulisan ini membuatnya bisa berkomunikasi dengan kelompok yang lebih beragam tanpa harus ter-edit atau terpotong-potong atau tersaring oleh persepsi seseorang. Kenyataannya tidak semua pertanyaan diajukan melalui e-mail. Kadang orang mencegat Gates di bandar udara atau mendesaknya untuk menjawab pertanyaan di pameran-pameran komputer atau anak-anak sekolah mengirim surat kepadanya.

    Seorang mahasiswa baru-baru ini menanyakan satu pertanyaan yang penting untuknya. Yang ingin diketahuinya bukanlah sesuatu yang sangat filosofis, seperti yang mungkin Anda duga misalnya mengenai ekonomi pasar bebas. Ia hanya ingin tahu,"Apakah Bill Gates sudah terlambat terjun ke industri software dan membangun sebuah perusahaan kemudian menjadi kaya?"

    Gates senang mendapat pertanyaan itu dan jawabannya selalu sama,"inilah saatnya terjun ke bisnis software." Gates tidak mengatakan Anda bisa membangun Microsoft lainnya. Tetapi paling tidak Anda bisa mendapatkan omset penjualan dua juta dolar setahun dengan menjual 10.000 kopi produk senilai 200 dolar AS. Cukup lumayan dan bisa terjadi kapan saja.

    Jika Anda ingin memulai sebuah perusahaan, strategi utamanya temukan lingkungan sosial yang pas. Lupakan keinginan menciptakan program pengolah kata untuk menulis, atau program spreadsheet untuk menganalisis keuangan, atau produk utama lainnya yang saingannya sudah banyak. Sebaliknya, ciptakan produk yang bisa menolong penggunanya mengerjakan pekerjaan spesifik atau bisa memberikan informasi praktis dalam bidang seperti obat-obatan, asuransi, accounting, arsitektur atau bidang pemerintahan. Software seperti itu mendatangkan peruntungan yang kecil-kecilan.

  • MENGUBAH DUNIA!

    Kalimat di bawah ini dikutip dari batu nisan seorang imam Anglikan di Westminster Abby (1100 SM).

    Ketika aku masih muda dan imajinasiku tidak memiliki garis batasan, aku memiliki impian untuk mengubah dunia.
    Ketika aku bertumbuh dewasa, dan lebih bijaksana, aku menemukan bahwa dunia tidak akan berubah, jadi aku memperkecil pandanganku dan memutuskan untuk mengubah negaraku.

    Tetapi kelihatannya, hal ini juga tidak mengubah apa-apa.

    Di masa tuaku, sebagai usaha terakhir, aku memutuskan untuk mengubah keluargaku saja, orang-orang yang terdekat denganku, tapi apa daya, mereka juga tidak berubah.

    Dan sekarang saat aku terbaring dalam kematian, tiba-tiba aku menyadari; kalau saja aku terlebih dahulu mengubah diriku, teladanku akan mengubah keluargaku.

    Dengan dukungan dan dorongan mereka, aku akan mampu untuk membuat negaraku lebih baik, dan siapa tahu, aku bisa mengubah dunia ini.

  • SUKSES SEJATI

    Untuk menciptakan sukses, seseorang membutuhkan empat unsur. Anda dapat mengingatnya melalui kata kunci: R.E.A.L (sejati).

    Relationship (hubungan): Ketrampilan yang paling dibutuhkan untuk menciptakan sukses adalah kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain. Hal ini mempengaruhi seluruh segi kehidupan seseorang. Hubungan Anda dapat membangun atau menghancurkan Anda.

    Equipping (dukungan): Pelajaran paling besar yang bisa kita peroleh dari kehidupan adalah orang-orang terdekat Anda menentukan tingkat kesuksesan Anda. Jika impian Anda besar, Anda hanya dapat meraihnya dengan sebuah tim.

    Attitude (sikap): Sikap seseorang menentukan bagaimana mereka melalui hidup sehari-hari. Sikap yang melebihi kebiasaan, akan menetukan kemajuan Anda.

    Leadership (kepemimpinan): Semua hal bangun dan jatuh oleh kepemimpinan. Jika Anda berhasrat untuk mengoptimalkan keefektifan pribadi, cara melakukannya hanya dengan meningkatkan kemampuan kepemimpinan Anda.

    Jika Anda mendedikasikan hidup Anda menguasai empat unsur ini, tidak menjadi masalah lagi apa bidang pekerjaan Anda. Anda akan menjadi sukses.

  • TIDAK ADA JALAN SINGKAT

    William Danforth, yang menjadi pemilik perusahaan besar bernama Ralston Purina Company, belajar tentang kesuksesan ketika ia masih muda. Ia berkata,"ketika saya berumur enam belas tahun, saya datang ke St.Louis untuk mengikuti Manual Training School. Sekolah tersebut berjarak 1 mil dari asrama.

    Ada seorang guru yang rumahnya dekat dengan saya. Ia setiap hari berangkat pada waktu yang sama dengan saya. Tetapi herannya, ia selalu tiba lebih awal. Pada usia itu, saya mau dikalahkan, maka saya mencoba semua jalan pintas.

    Tetapi, hari lepas hari, ia tetap tiba lebih awal. Baru kemudian saya menyadari bagaimana ia melakukannya. Setiap kali ia harus menyeberang jalan, ia selalu berlari - bukan berjalan.

    Satu hal yang membuat ia selalu lebih cepat dari saya adalah tindakan ekstra yang sepele itu.

    Tidak ada jalan pintas ke suatu
    tempat yang berharga.

    - Beverly Sills

  • 24 JAM !

    Berapa waktu yang diberikan Tuhan kepada Anda dan saya?
    Tepat! masing-masing kita diberikan waktu 24 jam/hari. Tidak peduli dia pejabat, pengusaha, pedagang kaki lima, pemulung , anak jalanan bahkan mereka yang hidup di kolong-kolong jembatan dan gorong-gorong.

    Tidak ada perlakuan yang spesial dari Tuhan buat pejabat karena memiliki kedudukan yang bagus diberi waktu 28 jam untuk memikirkan perkembangan negara ini, pengusaha yang memiliki uang berlimpah diberi waktu 27 jam supaya bisa mencari uang untuk menjadi milyuner, atau anak-anak jalanan karena mereka susah makan diberi waktu 30 jam, supaya mereka bisa mendapatkan pendapatan yang lebih untuk makan.

    Tidak! Semua kita diberi waktu yang sama untuk memperlihatkan bahwa Tuhan itu adil.
    Kesuksesan, kemenangan, keterpurukan dan kegagalan bisa dialami siapa saja dalam waktu 24 jam.

    Yang menjadi pertanyaan adalah apa yang kita lakukan dalam waktu 24 jam yang tersedia bagi kita?

    Tidak salah ada ungkapan time is money. Dalam dunia bisnis sedetik saja bisa menghasilkan uang milyaran rupiah. Bagi pencuri atau maling sedetik juga sangat berarti untuk mereka tidak ketahuan saat menjalankan aksinya.

    Keputusan yang tepat ada di tangan kita! Kita mau menciptakan waktu yang berkualitas atau terjebak dengan waktu yang terbuang dengan sia-sia untuk hal-hal yang tidak perlu.

    Banyak orang terjebak dengan masalah yang kecil sehingga mereka kehilangan waktu untuk menyelesaikan bisnis yang besar. Dan pada akhirnya semuanya terlambat untuk diperbaiki.

    Fokuslah pada apa yang Anda kerjakan saat ini. Waktu-waktu terbaik kita bisa tercipta saat kita melakukan keputusan-keputusan yang benar dan pada saat yang tepat.

    Orang-orang sukses selalu berhasil dalam menggunakan waktu mereka. Waktu-waktu terbaik mereka dipergunakan untuk menciptakan hal-hal baru yang bisa dinikmati oleh orang lain, dan akan selalu diingat orang sepanjang masa.

    Ciptakanlah waktu-waktu Anda yang berkualitas.

  • TIDAK ADA KATA TERLAMBAT

    Robert Lopatin mengira segalanya sudah terlambat. Pada masa kanak-kanak, ia bercita-cita menjadi seorang dokter. Tetapi, pada masa kuliah, ia melepaskan keinginan tersebut. Sebaliknya, ia bergabung dengan bisnis keluarga yang bergerak dalam bidang busana wanita. Ia menekuni bidang tersebut selama 27 tahun! Kemudian ia dan ayahnya menjual bisnis tersebut. Jika ia mau, ia dapat pensiun pada saat itu.

    Namun kemudian, sewaktu menghadiri pesta perkawinan seorang sahabatnya, ia duduk di samping seorang pemuda yang baru saja lulus kuliah kedokteran. Pembicaraannya dengan sang dokter muda membuat ia memikirkan kembali impian masa kecilnya. Dan, pada usia 51 tahun, Robert Lopatin memutuskan untuk menjadi seorang dokter.

    Hari ini ia berumur 55 tahun. Ia sudah lulus dari Albert Einstein College of Medicine dan saat ini bekerja di Montefiore Medical Center di Bronx, New York. Dan ia mencintai pekerjaannya - termasuk jam kerja yang panjang dan tugas jaga malam.

    "Saya merasa seperti telah meninggal dan lahir kembali," ungkapnya.

    Anda mungkin memiliki impian terpendam di lubuk hati terdalam. Impian yang menurut Anda terlalu usang untuk dapat dikejar. Orang lain mungkin berkata kepada Anda bahwa sudah terlambat untuk mewujudkan hasrat tersebut. Tetapi itu tidak benar.

    Joseph Conrad, seorang penulis, menerbitkan novelnya yang pertama pada umur 40 tahun. Robert Lopatin akan berumur 60 tahun saat ia mulai praktek untuk menjadi dokter berpengalaman. Grandma Moses, seorang artis, mulai melukis saat ia berumur 75 tahun - dan ia masih berkarir selama 26 tahun kemudian.

    Kejarlah impian Anda, walau semustahil apa pun tampaknya.

    Enam Tahapan Sebuah Proyek

    -----------
    Tahap 1:
    Antusiasme

    -----------
    Tahap 2:
    Kekecewaan

    -----------
    Tahap 3:
    Panik

    -----------
    Tahap 4:
    Pencarian pihak yang bersalah

    -----------
    Tahap 5:
    Penghukuman bagi pihak yang tidak bersalah

    -----------
    Tahap 6:
    Pujian dan penghargaan bagi mereka
    yang tidak ikut berpartisipasi

    - Sumber tidak diketahui

  • Maksimalkan potensi anda...

    Cara kerja potensi Anda tepat berlawanan dengan cara kerja suatu tabungan.

    Dalam tabungan, seiring berlalunya waktu, uang Anda akan berlipat oleh adanya bunga. Semakin lama anda membiarkannya tanpa disentuh, semakin ia bertambah.

    Sedangkan potensi, semakin lama Anda membiarkannya tanpa disentuh, semakin ia berkurang. Potensi yang tidak terpakai akan terbuang percuma.

    Jika Anda ingin potensi Anda bertambah, Anda harus mempergunakannya.

    Mempercayai diri sendiri
    adalah rahasia awal kesuksesan.
    -- anonim

  • FOKUSLAH PADA BISNIS ANDA...

    Namanya Paijo, letak rumahnya berbeda blok dan berbeda RT dengan rumahku, tetapi masih satu RW. Setelah pensiun dini dari pekerjaannya dari salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia, maka Paijo mencoba berwiraswasta. Angan Paijo adalah dambaan setiap insan pemberani. Menurutnya wiraswasta itu berasal dari kata 'wira' yang artinya berani dan 'swasta' yang bermakna usaha. Maka kalau kita gabung maknanya adalah berani berusaha sendiri. Suatu cita-cita yang menurutku mulia.

    Pertama kali Paijo menggunakan uang pensiunnya untuk membuka usaha mie ayam. Letaknya di gerbang perumahan tempat kami tinggal. Lokasinya menurutku sangat strategis, karena berada di blok-blok persimpangan jalan. Dan pengunjungnya juga lumayan rame. Ada satu dua motor yang berhenti disana. Hanya berselang 3 bulan, aku lihat warungnya sudah siap disewakan kepada orang lain, karena ada tulisan "Dikontrakkan Ruko" di rolling doornya. Paijo rupanya gagal dalam bisnis mie ayam.

    Sebagai insan pemberani, kegagalan paijo yang pertama tidak dianggap 'gagal' tapi pelajaran. Paijo sudah siap dengan usaha yang kedua yaitu berjualan kain batik asal kampung halamannya Yogyakarta. Dia buka usaha di daerah Ciputat. Untuk usahanya yang satu ini aku belum sempat mampir ke toko-nya, sehingga tidak bisa mengulasnya.

    Dua tahun berlalu, kemarin, aku melihat di depan rumahnya ada satu truk yang parkir di depan rumahnya bukannya mengirim batik tetapi mengangkut isi rumahnya. Katanya Pak Paijo akan mudik ke Yogyakarta, kota kelahirannya setelah rumahnya dijual, bisnis batiknya bangkrut. Paijo akan tinggal di Yogyakarta. Menurut tetangga sebelah rumahnya, Paijo sekarang disana berjualan beras. Bahkan menurut informasi terbaru, Paijo belum puas dengan bisnisnya karena saingannya lebih agresif dalam memberikan hadiah-hadiah kepada pelanggannya sehingga bisa dikatakan bisnisnya asal jalan saja.

    Lain lubuk lain ikannya, demikian juga dengan bisnis. Dikampung halamanku, Desa Surbakti ada seorang petani cabe, sebut saja namanya Rulih. Rulih sudah bertanam cabe belasan tahun tapi tetap eksis, bahkan pada saat kemarau kemarin mampu membeli kenderaan angkutannya.

    Tidak sering bisnisnya berjalan mulus, karena banyak petani lain yang mengikuti jejaknya bertani cabe. Tentu saja dengan banyaknya supply cabe, maka stok dipasaran menumpuk, harga cabe menurun drastis. Permainan bisnis adalah seperti belajar naik sepeda, terkadang berjalan lurus terkadang jatuh, tetapi prinsip keseimbangan agar tetap dijaga agar tetap terkendali. Di musim kemarau saat susah airnya, biasanya petani saingannya berganti menanam yang lain, tetapi Rulih tetap menanam cabe, tak di duga kejadian ini hampir merata terjadi di seluruh Nusantara. Petani cabe yang yang tetap setia pada bisnisnya menjadi sedikit, padahal permintaan banyak, akhirnya petani cabe bisa menjual cabe-nya dengan harga yang mahal.

    Para ahli ekonomi menyebutnya hukum pasar. Rulih menganggap ini adalah karunia Ilahi, karena dengan kesetiaannya bertanam cabe membuat dia untung besar sehingga dia bisa jalan-jalan ke Malaysia dan membeli kenderaan baru.

    Untuk mendapat rezeki yang berlimpah, kita harus setia pada bisnis kita.
    Walau kadang gagal, jatuh tetapi kita harus tetap bangun dan berjalan. Fokuslah pada bisnis yang sudah kita bangun. Serahkan semuanya pada Tuhan.

    Bersabarlah sedikit untuk bisa menuai padi, tugas kita hanya menanam, memupuk, menyiangi, biarkan selebihnya Tuhan yang menyelesaikannya, merubah satu biji menjadi seribu biji. Percayalah itulah rejeki yang kita nanti.

    Semoga Paijo sabar dalam menjual berasnya...dan mampu menguak tabir dari kegagalannya dan semoga betah tinggal di kota gudeg.

  • Pentingnya Waktu

    Pada malam hari, bank akan menghapus sisa uang yang tidak Anda gunakan selama sehari. Coba tebak, apa yang Anda lakukan? tentu saja, menghabiskan semua uang pinjaman itu. Siapapun dari kita memiliki bank semacam itu; bernama WAKTU. Setiap pagi, ia akan memberi Anda 86.400 detik.

    Pada malam harinya ia akan menghapus sisa waktu yang tidak Anda gunakan untuk tujuan baik. Karena ia tidak memberikan sisa waktunya pada Anda. Ia juga tidak memberikan waktu tambahan. Setiap hari ia membuka satu rekening baru untuk Anda.

    Setiap malam ia akan menghanguskan yang tersisa. Jika Anda tidak menggunakannya maka kerugian akan menimpa Anda. Anda tidak bisa menariknya kembali. Juga, Anda tidak bisa meminta uang muka untuk keesokan hari. Anda harus hidup dalam simpanan hari ini. Maka dari itu, investasikanlah untuk kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan Anda. Jam terus berdetak. Gunakan waktu Anda sebaik-baiknya.

    1. Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN, tanyakan pada murid yang gagal naik kelas.
    2. Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN, tanyakan pada ibu yang melahirkan.
    3. Agar tahu pentingnya waktu SEMINGGU, tanyakan pada editor majalah mingguan.
    4. Agar tahu pentingnya waktu SEJAM, tanyakan pada kekasih yang menunggu untuk bertemu.
    5. Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang.
    6. Agar tahu pentingnya waktu SEDETIK, tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan.
    7. Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK, tanyakan pada peraih perak Olimpiade.

    Hargailah setiap waktu yang Anda miliki. Dan ingatlah waktu tidaklah menunggu siapa-siapa.

  • Mengapa Tuhan menguji kita?

    Kadang kita bertanya dalam hati dan menyalahkan Tuhan,"apa yang telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua?" atau "kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya?"
    Here is wonderful explanation...

    Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.

    Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya, dengan senang hati dia berkata,"tentu saja, I love your cake."

    "Nah, cicipi mentega ini,"Kata ibunya menawarkan.
    "Yaiks," ujar anaknya.
    "Bagaimana dengan telur mentah?"
    "You're kidding me, Mom."
    "Mau coba tepung terigu atau baking soda?"
    "Mom, semua itu menjijikkan."

    Lalu ibunya menjawab ,

    "Ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak dilihat jika satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui proses yang benar, akan menjadi kue yang enak.

    Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dengan rancanganNya, segala sesuatunya akan menjad indah tepat pada waktuNya.

    Kita hanya harus percaya pada proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.

    Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi. Setiap kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada di setiap tempat, dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.

  • Berani Untuk Mencoba!

    Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya.

    "Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?"

    "Ha?," kata jam terperanjat,"Mana sanggup saya?"

    "Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?"

    "Delapan puluh enam ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.

    "Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?"

    "Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? banyak sekali itu" tetap saja jam ragu-ragu akan kemampuan dirinya.

    Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara dengan si jam.

    "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak 1 kali dalam 1 detik?"

    "Naaaa...Kalau begitu aku sanggup!" Kata jam dengan penuh antusias.

    Maka, setelah selesai jam dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti dia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.

    Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang terasa begitu berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk dilakukan sekalipun. Jangan berkata "TIDAK" sebelum Anda pernah mencobanya.

    Kata Bijak:
    Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun. Yang lain dari denyut jantung, gairah dan air mata. Tetapi ukuran sejati dibawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain.

  • Dua negro di lift

    There is nothing either good or bad position, but thinking makes it so. (Tidak ada posisi yang baik atau buruk, pikirkanlah menciptakannya)
    -William Shakespeare-

    Baru-baru ini di Atlantic City - AS, seorang wanita memenangkan sekeranjang koin dari mesin judi. Kemudian ia bermaksud makan malam dengan suaminya. Namun, sebelum itu ia hendak menurunkan sekeranjang koin tersebut dikamarnya. Maka ia pun menuju lift.

    Maka ia masuk lift sudah ada 2 orang hitam didalamnya. Salah satunya sangat besar...Besaaaar sekali. Wanita itu terpana, Ia berpikir,

    "Dua orang ini akan merampokku,"tapi pikirnya lagi,

    "Jangan menuduh, mereka sepertinya baik dan ramah."

    Tapi rasa rasialnya begitu besar sehingga ketakutan mulai menjalarinya. Ia berdiri sambil memelototi kedua orang tersebut. Dia sangat ketakutan dan malu. Ia berharap kedua orang itu tidak dapat membaca pikirannya, tapi Tuhan, mereka harus tahu apa yang saya pikirkan!

    Untuk menghindari kontak mata, ia berbalik menghadap pintu lift yang mulai tertutup. Sedetik...dua detik...dan seterusnya. Ketakutannya bertambah! Lift tidak bergerak! Ia makin panik! Ya Tuhan, saya terperangkap dan mereka akan merampok saya. Jantungnya berdebar, keringat dingin mulai bercucuran.

    Lalu, salah seorang dari mereka berkata,
    "Hit the floor" (tekan lantainya).

    Saking paniknya, wanita itu tiarap di lantai lift dan membuat koin berhamburan dari keranjangnya. Dia berdoa, ambillah uang saya dan biarkan saya hidup.

    Beberapa detik berlalu. Kemudian dia mendengar salah satu dari mereka berkata dengan sopan,

    "Bu, kalau Anda mau mengatakan lantai berapa yang Anda tuju, kami akan menekan tombolnya."

    Pria tersebut agak sulit mengucapkan kata-katanya karena menahan diri untuk ketawa.

    Wanita itu mengangkat kepalanya dan melihat kedua orang tersebut. Mereka pun menolong wanita tersebut berdiri.

    "Tadi saya menyuruh teman saya untuk menekan tombol lift dan bukannya menyuruh Anda untuk tiarap di lantai lift," kata seseorang yang bertubuh sedang.

    Ia merapatkan bibirnya berusaha untuk tidak tertawa. Wanita itu berpikir,

    "Ya Tuhan, betapa malunya saya. Bagaimana saya harus meminta maaf kepada mereka karena saya menyangka mereka akan merampokku?"

    Mereka bertiga mengumpulkan kembali koin-koin itu kedalam keranjangnya.

    Ketika tiba di lantai yang dituju wanita itu, mereka berniat untuk mengantar wanita itu ke kamarnya karena mereka khawatir wanita itu tidak kuat berjalan sepanjang koridor.
    Sesampainya di depan pintu kamar, kedua pria itu mengucapkan selamat malam, dan wanita itu mendengar kedua pria itu tertawa sepuasnya sepanjang jalan menuju ke lift.

    Wanita itu kemudian berdandan dan menemui suaminya untuk makan malam.

    Esok paginya bunga mawar dikirim ke kamar wanita itu, dan di setiap kuntum bunga mawar tersebut terdapat lipatan uang sepuluh dolar.

    Pada kartunya tertulis: "Terima kasih atas tawa terbaik yang pernah kita lakukan selama ini."

    Tertanda:
    Eddie Murphy & Michael Jordan
    (Eddie Murphy adalah bintang film Hollywood, dan Michael Jordan adalah bintang basket NBA)

    Sikap hidup sangatlah menentukan kehidupan kita. Sikap yang positif dalam menanggapi persoalan hidup akan sangat berpengaruh bagi kebahagiaan kita. Pikiran yang negatif akan membawa kita terperosok jatuh semakin dalam karena kita melihat segala sesuatu adalah penderitaan.

    Namun, pikiran yang positif membawa kita kepada hal-hal yang positif pula. Positif dalam menghadapi kehidupan yang serba sulit ini, positif terhadap sesama, positif merencanakan hari esok, dan positif terhadap diri sendiri.
    Tuhan menciptakan kita luar biasa. Bersama Tuhan kita sanggup melakukan perkara-perkara besar.

  • Management Stress

    Pada saat memberikan kuliah tentang Managemen Stress, Steven Covey mengangkat gelas air dan bertanya kepada para siswanya:

    "Seberapa berat menurut Anda kira segelas air ini?" Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr.

    "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama Anda memegangnya,"Kata Covey.

    "Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin Anda harus meninggalkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat."

    "Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya," lanjut Covey.

    "Apa yang kita harus lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi."

    Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada di pundak Anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti, bisa diambil lagi...

    Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya. Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau di sentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.

  • Temukan Cinta Anda

    Bila Anda tidak mencintai pekerjaan Anda, maka cintailah orang-orang yang bekerja disana.

    Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu. Dan pekerjaan Anda akan menggembirakan.

    Bila Anda tidak bisa mencintai rekan-rekan kerja Anda, maka cintailah suasana dan gedung kantor Anda.

    Ini mendorong Anda untuk bergairah berangkat kerja dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi.

    Bila toh Anda tidak bisa juga melakukannya, cintai setiap pengalaman pulang-pergi dari dan ke tempat kerja Anda.

    Perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan tampak menyenangkan juga.

    Namun, bila Anda tidak menemukan kesenangan disana, maka cintai apapun yang bisa Anda cintai dari pekerjaan Anda; tanaman penghias meja, cicak diatas dinding, atau gumpalan awan dari balik jendela.

    Apa saja...

    Bila Anda tak menemukan yang bisa Anda cintai dari pekerjaan Anda, maka mengapa Anda ada disitu?

    Tak ada alasan bagi Anda untuk tetap bertahan. Cepat pergi dan carilah apa yang Anda cintai, lalu bekerjalah disana.

    Hidup hanya sekali, tak ada yang lebih indah selain melakukan pekerjaan Anda dengan rasa cinta yang tulus.

  • Sepuluh Unsur Kepribadian Billionaire

    Sepuluh unsur keberanian seorang Billionaire yang bisa disarikan (walaupun bisa lebih banyak) adalah:

    Keberanian untuk berinisiatif. Disinilah letak keunikan utama pengusaha kelas kakap dunia. Mereka selalu punya ide-ide jenius. Sebagai contoh, lihat saja si Raja Real Estate Donald Triumph. Kebangkitannya dari bangkrut beberapa tahun yang lalu sekarang sudah membuahkan lebih dari sekedar kerajaan properti belaka. Ada boneka Donald, ada seri TV The Apprentice, ada online University TrumpUniversity.com, bahkan ada t-shirt "you're fired" dan buku-buku best sellernya. Semua berangkat dari inisiatif belaka, yang bisa kita pelajari dan tiru.

    Tepat waktu. Selalu menepati janji dan tepat waktu karena ini adalah bukti kemampuan memanage sesuatu yang paling terbatas dalam hidup kita, yaitu waktu. Kemampuan untuk hadir sesuai janji adalah kunci dari semua keberhasilan, terutama keberhasilan berbisnis. Respek terhadap waktu merupakan pencerminan dari respek terhadap diri sendiri dan partner bisnis.

    Senang melayani dan memberi. Seorang Billionaire pasti mempunyai keberanian sebagai pemimpin dan seorang pemimpin adalah pelayan dan pemberi. The more you give others, the more you respect you get it return. Syukur-syukur kalo ada karma baik sehingga mendapat kebaikan juga dari orang lain. Paling tidak dengan memberi dan melayani, kita sudah menunjukkan kepada dunia betapa berlimpahnya kita. Alam bawah sadar kita akan membentuk blue print sukses berdasarkan kemampuan memberi ini.

    Membuka diri terlebih dahulu. Pernah Anda bertemu orang yang selalu mau bertanya soal hal-hal pribadi tentang orang lain namun tidak pernah membuka diri? Mereka biasanya hidup dalam ketakutan dan kecurigaan, yang pasti mereka akan sangat sulit untuk mencapai kesuksesan karena dua hal ini adalah lawan dari unsur-unsur yang membangun sukses. Rasa percaya dan kebesaran hati untuk membuka diri terhadap lawan bicara merupakan cermin bahwa kita nyaman dengan diri sendiri, lantas tidak ada yang perlu ditutup-tutupi, sesuatu yang dicari oleh partner sejati. (Siapa yang mau bekerja sama dengan orang yang misterius?)

    Senang bekerja sama dan membina hubungan baik dengan partner bisnis. Teamwork jelas adalah salah satu kunci keberhasilan utama. Donald Trumph dan Martha Stewart pun mempunyai tim-tim mereka yang sangat loyal sehingga mereka bisa mencapai sukses luar biasa. "No man is an island," kita semua perlu membangun network kerja yang baik, sehingga jalan menuju sukses semakin terbuka lebar.

    Senang mempelajari hal-hal baru. Kembali kita ambil contoh Donald Trumph yang baru saja membuka online university. Apakah beliau adalah ahli pendidikan? Seorang Profesor? jelas tidak, namun dengan kegemarannya mencari hal-hal baru serta langsung mengaplikasikannya, maka dunia bisnis semakin terbuka luas baginya. Dunia bisnis baginya adalah tempat bermain yang luas dan tidak terbatas. Kuncinya hanya satu: senang belajar dan mencari hal-hal baru.

    Jarang mengeluh. Profesionalisme adalah yang paling utama. Lance Amstrong pernah berkata,"There are two kinds of days: good days and great days.

    "Hanya ada dua macam hari: hari yang baik dan hari yang sangat baik."

    Jangan sekali-kali mengeluh dalam bisnis, walaupun suatu hari mungkin Anda akan jatuh dan gagal. Mengapa? Karena setiap kali gagal adalah kesempatan untuk belajar mengatasi kegagalan itu sendiri sehingga tidak terulang lagi kembali di kemudian hari. Hari dimana Anda gagal tetap adalah a good day (hari yang baik).

    Berani menanggung resiko. Jelas, tanpa ini tidak ada kesempatan sama sekali untuk menuju sukses. Sebenarnya setiap hari kita menanggung resiko, walaupun tidak disadari penuh. Resiko hanyalah akan berakibat dua macam: be a good or a great day (lihat diatas). So, untuk apa takut? Kegagalan pun hanyalah kesempatan belajar untuk tidak mengulangi hal yang sama di kemudian hari kan?

    Tidak menunjukkan kekhawatiran (Bersikap positif setiap saat). Berpikir positif adalah environment atau default state dimana seluruh eksistensi kita berada. Jika kita gunakan pikiran negatif sebagai default state, maka semua perbuatan kita akan berdasarkan ini (kekhawatiran atau cemas). Dengan pikiran positif, maka perbuatan kita akan didasarkan pada getaran positif, sehingga hal positif akan semakin besar kemungkinannya.

    "Comfortable in their own skin". Alias nyaman dengan diri sendiri tanpa perlu berusaha menutup-nutupi sesuatu maupun supaya tampak 'lebih' dari lawan bicaranya. Pernah bertemu dengan Billionaire yang rendah diri alias tidak nyaman dengan diri mereka sendiri? Saya yakin tidak ada. Kenyamanan menjadi diri sendiri tidak perlu ditutup-tutupi supaya lawan bicara tidak tersinggung karena setiap orang mempunyai tempat tersendiri di dunia yang tidak bisa digantikan oelh orang lain.

    Saya adalah saya, mereka adalah mereka. Dengan menjadi diri saya sendiri, saya tidak akan mengusik keadaan mereka. Jika mereka merasa tidak nyaman, itu bukan karena kepribadian saya, namun karena mindset yang berbeda dan kekurangmampuan mereka dalam mencapai kenyamanan dengan diri sendiri.

    Apakah Anda mempunyai kepribadian seorang Billionaire? Hanya Anda yang bisa menjawab.

    Salam sukses, sampai bertemu di puncak gunung kesuksesan.

    Sumber: Sepuluh Unsur Kepribadian Billionaire oleh Jennie S.Bev

  • Menuju Absolute Financial Freedom

    Semua orang ingin kaya. Tetapi sebelum membahas tentang bagaimana kita bisa kaya, kita harus sepakat terlebih dahulu mengenai defenisi kaya. Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang sepuluh juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki uang sepuluh miliar rupiah. Menurut majalah Forbes orang kaya adalah mereka yang sekurang-kurangnya mempunyai penghasilan 1 juta dolar Amerika setahun.

    Robert T.Kiyosaki memiliki pendapat lain. Dia mengutip dari gurunya Buckminster Fuller dan mengatakan bahwa orang kaya tidak diukur dari berapa besar active income. Orang disebut kaya apabila passive income-nya lebih besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang masuk tanpa harus bekerja.

    Sebagai ilustrasi dikemukakan Mike Tyson. Dia menghasilkan US$300 juta sewaktu bertinju, tapi di tahun 2004 dia dinyatakan bangkrut dan masih punya utang sebesar US$ 35 juta. Karena itu, Mike Tyson tidak digolongkan sebagai orang kaya. Termasuk pula dalam kategori orang yang tidak kaya adalah orang -orang yang punya penghasilan US$ 1 juta setahun namun pengeluarannya US$ 1,2 juta setahun.

    Anthony Robbins mempunyai pendapat lain lagi. Baginya ada enam tahap, yaitu:

    Financial Protection adalah suatu kondisi keuangan dimana kita mempunyai cukup uang untuk memenuhi pengeluaran bulanan minimum, untuk 2 bulan sampai 24 bulan tanpa harus bekerja.

    Financial Security adalah suatu kondisi keuangan dimana kita mempunyai investasi cukup banyak yang relatif aman, dan hasilnya dapat mencukupi kebutuhan kita tanpa harus bekerja. contohnya: angsuran rumah, mobil, biaya makan, gas dan air, asuransi, pajak (contoh:pajak bangunan).

    Financial Vitality adalah suatu kondisi keuangan dimana kita mencapai investasi cukup banyak yang relatif aman, dan hasilnya tidak hanya bsa mencukupi kebutuhan pada tingkat Financial Security melainkan juga bisa mencukupi kebutuhan dibawah ini, tanpa harus bekerja, kecuali kita memilih untuk bekerja. Kebutuhan tersebut adalah: pendidikan anak, entertainment (minimal 50% dari yang kita nikmati sekarang), membeli baju baru atau satu-dua barang mewah yang masuk akal.

    Financial Independence adalah suatu kondisi keuangan dimana kita mencapai investasi cukup banyak yang relatif aman, dan hasilnya mencukup kebutuhan kita untuk hidup persis dengan gaya hidup kita yang sekarang, tanpa harus bekerja lagi seumur hidup kita. Dengan kata lain kita bebas tidak bekerja.

    Financial Freedom adalah suatu kondisi keuangan dimana kita mencapai investasi cukup banyak yang relatif aman, dan hasilnya mencukupi kebutuhan kita untuk hidup dengan gaya hidup yang kita inginkan.

    Absolute Financial Freedom adalah suatu kondisi keuangan dimana kita mencapai investasi cukup banyak yang relatif aman, dan karena itu kita yakin bahwa kita bisa melakukan secara nyata apapun yang kita inginkan, kapan pun kita inginkan, ke mana pun kita inginkan, dengan siapa pun yang kita inginkan, sebanyak dan selama yang kita inginkan, dalam cara yang membuat kita dan orang lain berdaya, selamanya.

    Saya pribadi sepakat bahwa defenisi kaya adalah mempunyai passive income lebih besar daripada gaya hidup yang kita inginkan.

    Passive income yang kita inginkan seperti ini bisa kita capai dengan cara yang lambat, juga bisa dengan cara cepat. Untuk mendapatkan passive income dengan cara yang cepat, kita tidak perlu mengharamkan punya income yang besar (massive income) karena kalau kita mempunyai massive income, kita bisa lebih cepat mencapai passive income.

    Ada beberapa tips supaya kita bisa menjadi kaya:

    1. Memiliki keyakinan yang benar dan bulat menjadi kaya.
    2. Menentukan tujuan yang jelas dan mantap.
    3. Yakin agar kita mampu mencapai tujuan.
    4. Merasa harus mencapai tujuan kita.
    5. Memiliki strategi-strategi yang terbukti membantu kita jadi kaya dengan cepat dan aman.
    6. Mengetahui dan menggunakan jalur alamiah dan mudah bagi kita.
    7. Membuat rencana yang realistik.
    8. Melakukan tindakan sesuai rencana.
    9. Melakukan monitor dan peka.
    10. Bertanggung jawab untuk terus belajar dan bertindak.

    Sumber: Buku Financial Revolution (Tung Desem Waringin)

  • Memenangkan Peperangan

    Mereka yang berhasil memperoleh sukses keseharian telah belajar untuk mengalahkan 4 penghabis waktu:

    :: Kemalasan
    Waktu yang digunakan untuk keperluan yang tidak berfaedah, bahkan bukan bersantai.

    :: Penundaan
    Membiarkan hal-hal yang seharusnya dilakukan sekarang.

    :: Pengalihan
    Waktu yang terpakai untuk mengurusi hal-hal yang kurang penting, sehingga mengganggu hal-hal yang penting.

    :: Ketidak-sabaran
    Kurang persiapan, ketelitian, atau ketekunan, pada umumnya menghasilkan kesalahan yang menghabiskan waktu.

  • Dare to Dream

    It was told that once in a poor remote village, there was a school having very few students because most of the school-age children had to help their parents to make a living. One day, the only school teacher in the school taught composition to his pupils. Having explained all the rules and guidance, he assigned his students to write an essay. "At home, write an essay about your dreams, about what you want to be in the future. Tomorrow, you are supposed to read your work in front of the class.."

    On the next day, each student, stood in front of the class reading his or her own writing. Most of them wanted to become teachers, farmers, or government officials, etc. The teacher, nodded his head up and down, as the sign of agreement. Then, here came his youngest student to share his dreams to the class.

    He was terribly-looked; thin as a needle wearing worn out school uniform. Despite his poor-look, he boldly declared his dreams, "Someday when I grow up, I am going to have a big house up on the hill with beautiful scenery around, surrounded by small cottages for rest places. Among the house, there would be pine trees and the other shady trees. There would be a flower garden with various flowers and colors. There was also an orchard with all the most delicious fruits ever existing which could be plucked by the host and the people around. I will be a successful and happy man together with my big family and guest who go there."

    And of course, the whole class burst into laughter as they were listening to the ugly-looked-little-thin boy's dream. "Hey day dreamer, get up from your nap..," said his friends rudely and humiliatingly. They could not stop making fun on him, mocked him with rude words. The teacher then became a little upset. He accused the boy the cause of the boisterous noise. He said, "What you wrote was a fantasy, not dream. You should write like any other students did. Now, you must rewrite your paragraph. Write like your friends!"

    "Teacher, this is my real dream. It's not a fantasy, it can be realized," insisted the youngest student.

    "Hey son… you are living in a poor village, your family is also a poor one. How can you make all your dreams come true? What a dreamer you are! Now you must write another logical dream," said the teacher impatiently.

    "I don't want any other dreams. This is my only dream" said the boy with persistence.

    "Please bring a new essay tomorrow. If you don't want to revise your writing, I will give the lowest mark," warned the teacher trying to threat him.

    The next morning, the youngest student did not bring any new composition. Although he was threatened and mocked that way before the class, he still insisted on his dreams. Due to his stubbornness to his teacher's assignment, he got the worst mark in class.

    Thirty years had passed; the teacher was still a teacher at the school. One day he took his students to have a study tour to a well-known orchard up on a hill in the village nearby. As he and his students stepped their feet on the spacious and beautiful orchard, they were amazed. Besides the orchard, there was a big and beautiful flower garden too surrounded by shady and cool trees around. What astonished them more was the big house standing tall, sturdy and beautifully-designed in the middle of the garden like a palace.

    "He who built this palace must be a great man.. How can I just figure this out that there is such a heavenly place around…," said the teacher in amazement. Suddenly he heard a voice, "No, it is not a great man who built this place. It is just a naughty student who dared to have a big dream. Surely, his teacher who educated him is supposed to be greater than him. Let's come inside and have the best tea and fruit from this garden," said the voice warmly.

    The teacher was shocked having heard the answer. He was astonished. His mind wondered back to a scene 30 years ago. And slowly he began to recognize who the man standing in front of him now was. Yes, he was that stubborn student, the one who did not want to change his dream and got the worst mark of all in the class. And now he had become a very successful businessman. His eyes were wet. He felt great and relieved and at the same time shameful as he mocked the boy's dream 30 years ago.

    Because of a dream, a plane was created.
    Because of a dream, we can enjoy the greatness of a computer.
    Because of a dream too, our life quality is increasing.
    Of course, to consummate all the dreams into reality, we need the other powers. The powers should be cultivated in our inner selves, namely : The Power of bravery, trial, fight, dare to fail and dare to succeed.

    Most of the time, the obstacles of someone's success is not due to his/her weakness that he/she has. But more, because they do not have a strong dream that they believe and then fight for full heartedly.

    Therefore, if there are several people who mock at and doubt our dream, don't let that worry you. Just one best answer ever, strengthen your determination and spirit, and prove them that we have the right and able to get whatever best for our life.

  • Kisah Penebang Pohon

    Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.

    Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon.

    Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus, “Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu”.

    Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7 batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan. “Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku, bagaimana aku dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjaku kepada majikan?” pikir penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia menghadap ke sang majikan, meminta maaf atas hasil kerja yang kurang memadai dan mengeluh tidak mengerti apa yang telah terjadi.

    Sang majikan menyimak dan bertanya kepadanya, “Kapan terakhir kamu mengasah kapak?” “Mengasah kapak? Saya tidak punya waktu untuk itu, saya sangat sibuk setiap hari menebang pohon dari pagi hingga sore dengan sekuat tenaga”. Kata si penebang.

    “Nah, disinilah masalahnya. Ingat, hari pertama kamu kerja? Dengan kapak baru dan terasah, maka kamu bisa menebang pohon dengan hasil luar biasa. Hari-hari berikutnya, dengan tenaga yang sama, menggunakan kapak yang sama tetapi tidak diasah, kamu tahu sendiri, hasilnya semakin menurun. Maka, sesibuk apapun, kamu harus meluangkan waktu untuk mengasah kapakmu, agar setiap hari bekerja dengan tenaga yang sama dan hasil yang maksimal.

    Sekarang mulailah mengasah kapakmu dan segera kembali bekerja!” perintah sang majikan. Sambil mengangguk-anggukan kepala dan mengucap terimakasih, si penebang berlalu dari hadapan majikannya untuk mulai mengasah kapak.

    Istirahat bukan berarti berhenti,

    Tetapi untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh lagi.

    Sama seperti si penebang pohon, kita pun setiap hari, dari pagi hingga malam hari, seolah terjebak dalam rutinitas terpola. Sibuk, sibuk dan sibuk, sehingga seringkali melupakan sisi lain yang sama pentingnya, yaitu istirahat sejenak mengasah dan mengisi hal-hal baru untuk menambah pengetahuan, wawasan dan spiritual. Jika kita mampu mengatur ritme kegiatan seperti ini, pasti kehidupan kita akan menjadi dinamis, berwawasan dan selalu baru !

  • Sukses Cara Disney

    Pikirkan "hari esok".
    Buatlah usaha hari ini cukup untuk di investasikan hari esok.

    Bebaskan imajinasi.
    Anda memiliki kapasitas lebih daripada yang dapat
    Anda bayangkan - Jadi bayangkanlah hal yang luar biasa.

    Berjuanglah untuk kualitas yang tidak ada akhirnya.
    "Lumayan" tidak pernah cukup.

    Bersikap bertahan pada sesuatu hal.
    Jangan, jangan, jangan pernah menyerah.

    Nikmatilah.
    Anda tidak pernah sungguh-sungguh sukses
    sebelum Anda menikmati apa yang sedang
    Anda lakukan.

  • Berkaca pada Dauzan Farouk

    Dauzan Farouk (81 thn), sosok ini bukanlah seorang selebritis, bintang AFI atau idol yang setiap hari menghiasi layar teve. Dari tubuh rentanya telah terlahir sebuah pencerahan akan arti sesungguhnya yaitu berjuang. Di usianya yang telah sepuluh windu dia bersepeda membagikan buku untuk memberikan pencerahan ilmu sesungguhnya. Setiap lapisan masyarakat dia sentuh, mulai dari anak sekolah, mahasiswa, kuli pasar, tukang becak menjadi target konsumennya. Lewat tangan telatennya telah lahir taman bacaan MABULIR, Kauman, Yogya. Saat ini Mbah Dauzan (panggilan akrabnya) telah mengelola 27 pusat belajar. Hebatnya lagi semua biaya operasional dia tanggung sendiri dengan uang pensiunnya. Bahkan saat ini untuk mengaji dua orang karyawannya dia menggunakan uang simpanan yang sedianya akan digunakan untuk berhaji yang kedua kalinya.

    Beginilah seharusnya generasi muda meneladani arti pejuangan untuk bangsa dari seorang Dauzan Farouk. Akan merasa kerdil diri ini jika dibanding dengan apa yang telah dilakukan mbah Dauzan.

    Memang harus diakui bangsa kita saat ini sedang terpuruk, sakit yang akut. Namun bukan berarti tidak punya harapan untuk sembuh. Ada harapan tentang keindahan di esok hari. Ada pencerahan yang saat ini harus kita cari. Di pundak pemudalah semua itu tertumpu. Sanggupkah menerima tantangan itu? Anda sendiri yang akan menjawabnya.

    Saat ini perpustakaan MABULIR yang dikelolanya masih aktif. Namun ada sedikit resah yang ditumpahkan oleh Erni Pratiwi,Drs. MM, putri sulung Dauzan Faruk saat berkunjung ke Rumah Dunia di bulan Agustus, sehari setelah menerima Paramadina Award 2005. Siapa gerangan yang akan meneruskan estafet perjuangan perpustakaan MABULIR (Majalah dan Buku Keliling Bergilir) yang selama ini Dauzan Farouk kelola. Putra putrinya semua tinggal di Jakarta. Sendiri Dauzan faruk mencurahkan cintanya untuk perpustakaan yang saat ini memiliki koleksi lebih dari 10.000 judul buku.

    Catatan tambahan :

    Dalam penutupan peringatan World Book Day 2007 (29/4) di Diknas, seluruh komunitas yang hadir sepakat untuk memberikan penghargaan kepada beliau. Beliau, adalah seorang teladan yang menginspirasi komunitas dan relawan untuk berbuat lebih baik lagi.

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.