Search blog.co.uk

Posts archive for: 19 April, 2007
  • Jika Iri pada Kesuksesan Sahabat...

    Namun tak bisa dipungkiri, masih ada saja yang merasa iri dengan kebahagiaan sahabatnya sendiri. Kesuksesan seseorang dalam karir bisa saja menimbulkan kecemburuan sahabatnya karena ia tidak mengalaminya. Nah apakah Anda pernah atau tengah mengalami hal seperti itu? Mungkin saja sahabat Anda yang baru menduduki jabatan supervisor membuat hati Anda 'panas'. Apalagi jabatan itu diikuti sejumlah kompensasi yang menyenangkan, seperti gaji yang lebih besar, fasilitas yang lebih oke, dan tunjangan lain yang lebih baik. Tak urung kecemburuan Anda pada kesuksesan sahabat membuat persahabatan Anda yang tadinya berjalan mulus pun mendadak 'dingin'!

    Sesungguhnya rasa iri atau cemburu terhadap keberhasilan orang lain merupakan hal yang sangat manusiawi. Karena, membandingkan diri sendiri dengan orang lain adalah salah satu kebiasaan manusia yang sulit dihilangkan. Makanya kerap tercetus pertanyaan, "Kenapa dia lebih beruntung dari saya?", "Kenapa nasib saya begini?", dan sejumlah pertanyaan lain yang menyiratkan rasa iri terhadap orang lain.

    Tapi tentu saja, sikap tersebut tidak boleh terus menerus menguasai pikiran Anda. Rasa tidak puas dan cemburu yang berlebihan justru akan mengantarkan Anda pada kegagalan! Jika Anda terlanjur merasa iri dengan kesuksesan sahabat Anda, ada baiknya Anda segera berubah. Pakar Relationship Mary Mitchell menyarankan langkah-langkah berikut ini:

    * Berpikirlah bahwa sahabat Anda adalah orang yang dekat di hati Anda setelah keluarga. Tidak sepantasnya Anda iri secara membabi buta padanya. Sudah selayaknya Anda menjadikan orang-orang dekat Anda, termasuk sahabat, sebagai cermin diri. Jika sahabat Anda sukses, baik dalam karir atau apapun, seharusnya Anda ikut bangga dan senang. Karena Anda bisa meminta pendapat, saran, dan masukan darinya bagaimana supaya bisa sesukses atau kalau perlu lebih sukses dari dia. Dengan demikian, Anda bisa mengetahui apa saja kekurangan Anda yang selama ini menghalangi langkah Anda menuju kesuksesan.

    * Jangan cuma memikirkan kesuksesan sahabat atau orang lain, tapi renungkan juga keberhasilan yang pernah Anda raih. Karena sekecil apapun keberhasilan Anda, sudah sepatutnya Anda syukuri dan nikmati. Ini jauh lebih penting daripada Anda sibuk membandingkan dengan keberhasilan orang lain. Yang perlu Anda lakukan hanyalah memperbaiki kualitas diri agar Anda lebih sukses lagi.

    * Jadikan kecemburuan Anda sebagai hal yang positif. Artinya jika sahabat Anda bisa sukses Anda pun harus bisa sukses. Sehingga kesuksesan yang sahabat Anda raih bisa menjadi cambuk bagi Anda agar bisa sukses. Yang jelas jangan pernah sekalipun putus asa dalam berusaha. Jangan pernah mengharapkan bintang jatuh! Artinya tanpa usaha keras, mustahil Anda bisa meraih keberhasilan.

    * Tak perlu menjadi orang lain! Toh sukses yang Anda raih tidak mesti sama dengan sukses yang diraih sahabat Anda bukan? Selain Anda punya kemampuan sendiri, Anda pun bisa memilih cara dan jalan lain untuk sebuah kesuksesan. Siapa tau hasilnya lebih baik dari yang sahabat Anda raih. Asal jalan yang Anda tempuh positif tentu tidak akan menimbulkan masalah.

    Pada akhirnya Anda harus menyadari bahwa perasaan iri dan cemburu pada sahabat atau siapapun dapat menguras nyaris seluruh energi dan waktu Anda. Akibatnya, perasaan ini akan mengendurkan semangat Anda untuk mencapai yang lebih baik. So, berhentilah dari rasa iri. Jangan biarkan perasaan tersebut menguasai pikiran Anda. Alangkah lebih baiknya jika perasaan cemburu itu Anda rubah menjadi semangat hidup untuk mencapai yang terbaik. Toh sahabat Anda tentu tak akan keberatan membantu Anda bukan? Lagipula alangkah indahnya jika Anda dan sahabat bisa meraih sukses bersama-sama. Good luck...!

  • Joke : KENCAN DENGAN PROFESOR

    Seorang mahasiswi yang tidak begitu cerdas, yang terkenal malas di antara teman-temannya, mendapatkan nilai "E" dalam ujiannya. Sedangkan teman-teman mahasiswi satu geng-nya semuanya lulus. Selesai pembagian kertas ujian, dan saat kelas telah kosong, ia menghampiri sang profesor yang sedang duduk di kursinya.

    Prof," sapanya sambil pura-pura membungkukkan badannya agar dadanya sedikit terbuka. "Saya sangat butuh untuk lulus mata kuliah ini. Butuh sekali! Saya rela melakukan apapun untuk bisa lulus, Prof!" lanjutnya sambil pura-pura kepanasan dan melepaskan satu kancing bajunya.

    Sang profesor yang tadinya sedang menulis terlihat berpikir sejenak. "Apapun?" tanyanya. "Kamu yakin rela melakukan apapun?"

    "Apapun, prof!" jawab si mahasiswi dengan intonasi dan gerak mata yang sedikit nakal. "Apapun akan saya lakukan"

    Sang profesor membenarkan duduknya dan menatap si mahasiswi. "Oke. Kamu ada acara sabtu sore besok, jam 15:00?" tanya sang profesor sambil membuka-buka agendanya dan siap mencatat.

    Merasa mendapat angin, si mahasiswi lebih berani dan memajukan kepalanya mendekati wajah si profesor. "Tidak ada, prof" jawabnya, kembali dengan intonasi nakal. "Saya dengan senang hati akan memenuhi keinginan profesor. Apapun itu"

    Sang profesor mencatat sesuatu, lalu menutup agendanya. "Bagus!" serunya. "Saya ada kuliah tambahan untuk ujian susulan mata kuliah ini jam 15:00 sabtu besok. Kamu langsung datang ke ruang A31. Ingat bawa buku catatan kamu. Saya tunggu ya!" jawab profesor sambil beranjak dan membereskan tasnya.

    =========

    Moral kisah:

    Benarkah Anda mau lakukan APAPUN demi keberhasilan? Atau hanya Anda sukai?

  • DUA BELAS JENIS CINTA

    Kaum pria dan wanita umumnya tidak menyadari bahwa
    mereka mempunyai kebutuhan-kebutuhan emosional yang
    berbeda. Akibatnya secara naluri mereka tidak tahu
    bagaimana caranya saling mendukung. Lazimnya pria
    memberikan apa yang dikehendaki kaum pria dalam suatu
    hubungan cinta, begitupun wanita memberikan apa yang
    didambakan oleh wanita. Masing-masing secara keliru
    menganggap pihak lain mempunyai kebutuhan-kebutuhan
    dan keinginan-keinginan yang sama.

    Baik pria maupun wanita merasa mereka sudah banyak
    memberi tapi tidak memperoleh balasan. Mereka
    sama-sama memberikan cinta tapi tidak dengan cara yang
    diinginkan masing-masing pasangan. Misalnya, ketika
    wanita sedang marah atau sedang mempunyai masalah,
    pria mengatakan " Jangan risau, ini bukan masalah
    besar" atau " Sudahlah jangan terlalu difikirkan,
    semuanya pasti beres". Pria menganggap ia sudah
    memberikan cinta dan dukungannya dengan mengatakan
    kalimat-kalimat tersebut, padahal pernyataan itu
    membuat si wanita merasa diremehkan, tidak dipedulikan
    atau bahkan tidak dicintai. Begitu juga terhadap kaum
    pria, wanita merasa ia sudah menunjukkan cintanya
    dengan mengajukan banyak pertanyaan dan solusi atas
    suatu masalah, padahal tindakan tersebut dapat
    mengganggu pria. Pria mulai merasa dikuasai dan tidak
    bebas. Akibatnya usaha-usahanya untuk mencintai
    dianggap mengganggu atau akan diabaikan.

    Kaum pria dan wanita masing-masing mempunyai
    “KEBUTUHAN PRIMER” akan cintanya.
    Adapun "kebutuhan primer" itu adalah :
    Pria : kepercayaan, penerimaan, penghargaan,
    kekaguman,
    persetujuan dan dorongan

    Wanita : perhatian, pengertian, hormat, kesetiaan,
    penegasan serta jaminan.

    Yang dimaksud "kebutuhan primer" adalah setiap
    pasangan perlu lebih dulu memberikan atau memuaskan
    kebutuhan primernya terhadap pasangan sebelum sanggup
    sepenuhnya menerima dan menghargai jenis-jenis cinta
    lainnya. Tapi bukan berarti mereka tidak membutuhkan
    jenis-jenis cinta yang lain, hanya kebutuhan primer
    harus lebih dulu dipenuhi.

    1. Wanita Membutuhkan Perhatian, Pria Membutuhkan
    Kepercayaan

    Saat pria memperlihatkan minat terhadap perasaan
    wanita dan menunjukkan kepedulian yang dalam, si
    wanita merasa dicintai dan diperhatikan, dengan begitu
    si pria berhasil memuaskan "kebutuhan primer" si
    wanita. Ini akan membuat wanita lebih terbuka dan
    mudah menerima terhadap pria. Dengan sikap itu, pria
    akan merasa
    dipercaya dan yakin ia sudah melakukan yang terbaik
    untuk pasangannya.

    2. Wanita Membutuhkan Pengertian, Pria Membutuhkan
    Penerimaan

    Bila pria mendengarkan tanpa menghakimi, si wanita
    akan merasa didengarkan dan dipahami. Dengan begitu
    akan lebih mudah bagi wanita memberi penerimaan
    terhadap pria. Bila wanita dengan penuh cinta menerima
    pria tanpa berusaha mengubahnya, pria itu akan merasa
    diterima.

    3. Wanita Membutuhkan Rasa Hormat, Pria Membutuhkan
    Pengakuan

    Wanita merasa dihormati bila pria menanggapi dan
    mempertimbangkan pikiran-pikiran dan perasaan wanita.
    Ungkapan rasa hormat fisik yang nyata, misalnya dengan
    memberi bunga dan mengingat ulang tahunnya. Bila
    wanita mengakui telah menerima manfaat dan nilai-nilai
    pribadi dari usaha-usaha si pria, maka si pria jadi
    merasa dihargai karena usahanya tidak sia-sia.

    4. Wanita Membutuhkan Kesetiaan, Pria Membutuhkan
    Kekaguman

    Jika si wanita merasa dirinyalah yang terpenting dalam
    kehidupan si pria, dengan mudah si wanita akan
    memberikan kekagumannya. Wanita perlu merasakan
    perhatian pria. Pria akan merasa dikagumi jika wanita
    gembira atau takjub dengan sifat-sifat khasnya atau
    bakat-bakat yang dimiliki si pria.

    5. Wanita Membutuhkan Penegasan, Pria Membutuhkan
    Persetujuan

    Bila pria tidak keberatan atau tidak menentang
    perasaan dan kebutuhan wanita, melainkan menerimanya,
    wanita akan betul-betul merasa dicintai. Tanda bahwa
    pria telah lulus ujian seorang wanita adalah
    persetujuannya. Sikap menyetujui ini berupa pengakuan
    atas kebaikan dalam diri si pria.

    6. Wanita Membutuhkan Jaminan, Pria Membutuhkan
    Dorongan

    Pria umumnya melakukan kekeliruan dengan menganggap
    bahwa sekali ia telah memenuhi semua kebutuhan cinta
    primer wanita, dan si wanita merasa bahagia serta
    aman, maka sejak saat itu si wanita harus tahu bahwa
    ia dicintai, padahal ini belum cukup.
    Untuk memuaskan kebutuhan cinta primer ini, pria harus
    ingat untuk meyakinkannya berulang kali. Demikian juga
    pria merasa perlu mendapat dorongan dari wanita.
    Sikap membesarkan hati dari wanita bisa memberi
    harapan dan keberanian kepada pria. Karena merasa
    berbesar hati, pria terdorong untuk memberi kepada
    wanita jaminan penuh cinta yang dibutuhkannya.

    Banyak orang menyerah saat hubungannya dengan pasangan
    jadi terlampau sulit, padahal hubungan menjadi lebih
    mudah bila kita memahami "kebutuhan primer" pasangan
    kita. Tanpa memberi lebih banyak, melainkan dengan
    memberikan apa yang lebih dulu dibutuhkan, maka
    hubungan ini akan terus terjalin.

  • Sukses dengan EQ!

    Emotional Quotient (EQ) adalah ketrampilan untuk mengenali dan mengelola emosi diri sendiri maupun orang lain. Manusia dengan EQ yang baik, mampu menyelesaikan dan bertanggung jawab penuh pada pekerjaan. Selain itu EQ membuat Anda mudah bersosialisasi, mampu membuat keputusan yang manusiawi, dan berpegang pada komitmen. Makanya, orang yang EQ-nya bagus mampu mengerjakan segala sesuatunya dengan lebih baik.

    Dengan EQ, Anda sekaligus mampu mengakui kesalahan dan kelemahan diri serta bertanggung jawab terhadap kesalahan yang Anda perbuat. Dengan kata lain, EQ mampu mengatasi berbagai konflik yang Anda alami. EQ menjadikan Anda pribadi yang menyenangkan, cerdas, dan intelektual. Dengan EQ yang matang Anda akan memperoleh sukses, baik dalam hidup maupun karir. Lalu bagaimana caranya mengembangkan EQ agar mencapai tingkat yang ideal…? Bagi Anda yang ingin sukses, ikuti tips di bawah ini:

    * Pahami diri Anda sendiri. Ketahuilah tingkat emosi Anda, apakah Anda termasuk orang yang sangat emosional atau biasa-biasa saja. Sadari apa yang membuat Anda marah, menangis, sedih, gembira dan bahagia. Semakin dalam Anda mengenal pribadi Anda, semakin mudah juga memahami emosi orang lain. Dengan demikian, semakin baik pula tingkat EQ Anda.

    * Percaya diri. Sikap percaya diri merupakan salah satu modal kesuksesan Anda. Kalau Anda yakin dengan kata hati dan kemampuan Anda, akan memudahkan Anda dalam mengeluarkan pendapat dan mengambil keputusan. Tanpa perlu bergantung pada orang lain, Anda bisa mengambil keputusan yang paling tepat dalam hidup Anda. Memang, Anda tetap membutuhkan bantuan orang lain dalam segala hal, tetapi membangun kepercayaan diri terhadap kemampuan Anda, dapat melatih dalam pencapaian tingkat EQ yang ideal.

    * Sadari kelemahan Anda. Menyadari kekurangan dan kelemahan diri sendiri adalah sikap positif yang dapat melatih emosi Anda. Tetapi, menyadari kelemahan dan kekurangan diri tanpa berusaha merubahnya tentu bukan sikap yang bijaksana. Buatlah komitmen pada diri Anda bahwa Anda pasti bisa merubah kelemahan dan kekurangan diri Anda selama ini.

    * Miliki rasa emphaty. Kalau Anda merasa nyaman dan percaya diri dengan kondisi diri Anda sendiri, berarti Anda sudah mencapai fase pengembangan EQ yang nyaris ideal. Anda sudah bisa menerima dan mendengarkan pendapat orang lain, sekaligus memahami kekurangan dan kelemahan orang lain. Semakin besar pengertian Anda pada orang lain semakin besar pula kesempatan Anda mendapatkan pertolongan di lain hari.

    Jika Anda mengasah kemampuan EQ Anda dengan baik, Anda akan menjadi orang yang kompeten secara emosional! Dalam arti mampu bersikap mandiri (independent) tetapi juga menghargai prinsip saling ketergantungan (interdependent). Dan hanya orang yang mandiri dan menghargai keberadaan orang lain-lah yang akan menjadi manusia efektif dan sukses dalam karir dan kehidupan. Sukses untuk Anda...!

  • Perspektif Ekonomi

    Pengantar

    Ada suatu masa dimana antar saudara saling berdagang,
    anak terlibat tawar menawar dalam berdagang dengan
    bapaknya, suami berdagang dengan isterinya. Antara
    mertua dan menantu juga saling berdagang. Zaman itu
    nanti bisa katakan sebagai zaman pedagang.

    Sadar tidak sadar dalam hubungan egaliter, seorang
    ayah membutuhkan keinginan anaknya untuk mau
    mengerjakan PR dan si anak membutuhkan ayahnya untuk
    membelikannya DVD Playstation. Proses tawar menawar
    dalam dagang ini bisa terhambat (stop prosesnya) bila
    sang ayah mampu menceramahi anaknya, hingga anaknya
    meyakini pola pikir yang hirarkis bahwa seorang anak
    harus mengikuti nasehat orangtua agar menjadi anak
    yang baik dan disayang orangtua.

    Saya menggunakan contoh sederhana ini untuk
    menjelaskan bagaimana pemegang money capital dalam
    kapitalisme berusaha untuk menggiring masyarakat umum
    agar tetap berpegang pada believe sistem tentang rasa
    aman yang menjamin hidup seseorang. Seperti kalimat
    saya di atas,” seorang anak harus mengikuti nasehat
    orangtua agar menjadi anak yang baik dan disayang
    orangtua.”Maka seseorang diarahkan untuk sekedar
    mengikuti aturan main pemegang money capital dengan
    pertimbangan bahwa apa yang dilakukan di masa lalu
    akan mempengaruhi apa yang terjadi di masa depan
    dengan logika yang linier. Seperti orang dididik agar
    sekolah setinggi mungkin (S1, S2, S3, dlsb) hingga
    ‘lulus’ sekolah, yang artinya start menjadi ‘belum
    lulus/sukses’ di dunia kerja. Sama seperti orang
    dididik untuk meyakini bahwa memiliki pekerjaan yang
    tetap selama mungkin membuat dirinya terjamin secara
    jangka panjang, padahal kapan saja dia bisa dipecat.
    Kemungkinan orang tsb untuk mendapatkan tawar menawar
    yang lebih baik dengan berpikir pada ketidakpastian
    jadi tertutup, padahal melepaskan pekerjaan yang satu
    berarti bisa tidak mendapatkan penghasilan atau
    mendapatkan peluang yang lebih besar dari pekerjaan
    sebelumnya.

    Maka dari itu banyak murid ilmu kompatiologi yang
    memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan memilih
    hidup dalam ketidakpastian. Saya sendiri (Vincent
    Liong) memutuskan meninggalkan fakultas Psikologi
    universitas Atma Jaya karena menyadari bahwa realita
    di ruang kelas tidak sama dengan realita di luar ruang
    kelas. Vincent Liong sebagai penulis, peneliti dan
    pendiri ilmu kompatiologi, tidak lulus
    matakuliah-matakuli ah semester pertama, misalnya:
    Metodologi Penelitian 1 (Vincent 2x tidak lulus dengan
    nilai E). Psikologi Umum 1 (Vincent 2x tidak lulus
    dengan nilai E). Dan banyak matakuliah prasyarat
    lainnya yang bidangnya sama atau mirip dengan bidang
    yang amat dikuasai Vincent di luar ruang kelas
    mendapat nilai E atau paling bagus D alias tidak
    pernah lulus sampai tua. Jika dihitung bahwa seorang
    mahasiswa di fakultas psikologi Unika Atma Jaya
    biasanya lulus dalam 4 tahun, maka jika Vincent Liong
    harus mengulang matakuliah masing-masing hanya 3x maka
    setidaknya akan lulus S1 Psikologi dalam 12 tahun atau
    lebih.

    Orang lupa bahwa sebelum melihat ke masa lalu dan ke
    masa depan kita harus ingat pada masa kini. Bahwa di
    masa kini, kita di posisi seperti seorang anak yang
    menginginkan memiliki playstation. Bahwa dengan atau
    tanpa melakukan tawar-menawar, berdagang dengan
    orangtua untuk mendapatkan playstation tetap tidak ada
    yang menjamin masa depan saya.

    Maka dari itu untuk mempropagandakan secara luas dan
    cepat pemahaman tentang zaman berdagang yang akan
    segera tiba, maka saya membuat ilmu yang namanya
    kompatiologi.

    Makna Kompatiologi

    “Kompatiologi sebagai ilmu Komunikasi Empati adalah
    ilmu yang sifatnya memberi penguasaan individu, bahwa
    dalam bidang apapun, suatu pemerosesan informasi
    selalu terdiri dari dua kegiatan: Penyerapan abstraksi
    data (data abstrak) dan Penerjemahan data ke dalam
    bahasa-bahasa dengan range yang lebih spesifik (data
    kongkrit).

    Ketika data di tahap kegiatan abstraksi data (data
    abstrak), maka data disimpan dalam bentuk sampling
    sebagai suatu pemposisan diri tertentu terhadap skala
    dan range yang mencakupinya. Suatu data yang sifatnya
    abstrak bisa ditranslate menjadi range bahasa yang
    satu dan bisa juga ke range bahasa yang lain.

    Misalnya;
    * Karakteristik rasa makanan memiliki range yang
    memiliki titik referensi manis, asin, asam, pahit dan
    pedas. Setiap sample data tentang satu jenis
    karakteristik makanan disimpan sebagai satu
    pemposisian diri terhadap titik referensi manis, asin,
    asam, pahit dan pedas ;dan menjadi bagian dari range
    rasa makanan.
    * Intensitas cahaya memiliki range dari skala interval
    sample warna yang paling terang ke paling gelap. Tiap
    sample warna spesifik memiliki pemposisian diri
    terhadap range dan skala-skala intensitas cahaya.
    * Range tubuh fisik manusia terdiri dari skala berupa
    anggota-anggota tubuh dari kaki sampai kepala. Setiap
    satu anggota tubuh dari yang besar sampai yang kecil
    memiliki pemposisian diri yang spesifik dalam range
    tubuh fisik manusia. Misalnya kalau kita bicara
    tentang hidung maka bila kita bahas dalam range dan
    skala: range tubuh fisik manusia -> Kepala -> kepala
    bagian depan / muka -> hidung.
    * Range perasaan binatang terdiri dari titik
    referensi: approve ><defense dan send >< recive.
    Setiap sample projeksi perasaan binatang memiliki
    pemposisian diri yang spesifik terhadap range perasaan
    binatang tsb.
    * Range komunitas keluarga terdiri dari skala ayah,
    ibu, anak sulung, anak tengah, anak bungsu, dlsb. Tiap
    anggota keluarga memiliki pemposisian diri yang
    spesifik terhadap skala-skala / tiap anggota keluarga.

    Tanpa perlu belajar secara khusus definisi, bahasa,
    norma, dlsb ;tiap manusia dan binatang mampu secara
    alamiah membedakan posisi sample data, skala, titik
    referensi ;sebagai bagian dari range dengan bahasa
    spesifik. Suatu pemposisian diri sample data terhadap
    range bisa ditranslate ke dalam bahasa yang
    berbeda-beda misalnya: Sample dengan pemposisian diri
    rasa X pada range rasa makanan, memiliki pemposisian
    diri warna X pada range intensitas cahaya, memiliki
    pemposisian diri bagian tubuh X pada range tubuh
    fisik, dan memiliki pemposisian diri perasaan X pada
    range perasaan.”

    Propaganda Kapitalisme, Liberalisme, Marksisme &
    Komunisme

    Kapitalisme (money capital) adalah naluri yang
    alamiah. Seperti anda mencintai keluarga anda dan
    berusaha dengan segala kekuasan anda untuk memberikan
    fasilitas spesial pada anggota keluarga anda saja,
    bukan orang asing; Maka di negara barat kapitalisme
    berjalan dengan membuat kelompok-kelompok eksklusif
    entah itu berdasarkan garis keturunan keluarga atau
    ras atau dengan pola yang lain seperti keluarga The
    God Father saja, dan membiarkan masyarakat kebanyakan
    hidup di lingkungan yang liberal dan tidak efisien
    secara ekonomi ala sosialis, dengan tunjangan sosial
    yang tinggi, standart hak asasi manusia yang baik dan
    tingkat ekonomi yang hampir seragam. Karena
    ketidakefisienan ini maka adalah hal yang penting
    untuk menjaga agar kenyamanan yang ideal tsb tetap
    terjaga di masyarakat umum di negara kapitalis,
    sehingga kenyamanan yang lebih eksklusif di kelompok
    money capital akan terjaga keabadiannya. Jangan sampai
    terusik oleh perubahan zaman feodal menuju zaman
    pedagang diamana sistem produksi yang kalah efisien
    secara ekonomi akan terpaksa gulung tikar.

    Usaha untuk menghambat proses transisi dari Zaman
    Feodal menuju Zaman Pedagang sudah banyak dilakukan
    oleh pemegang money capital. Salah satunya yang paling
    penting adalah dengan cara mempropagandakan konflik
    pemikiran tentang Kapitalisme, Liberalisme, Marksisme
    & Komunisme.

    Marksisme berawal dari masalah Kapitalisme (Money
    Capital) yang artinya kekuasaan dipegang oleh
    segelintir orang. Pada tahap ini pemahaman tentang
    samarata-samarasa menjadi pilihan disebabkan kebutuhan
    untuk mendobrak tatanan berupa believe sistem,
    pelabelan, penormaan, dlsb yang dibuat untuk tujuan
    agar pemegang money capital tetap berkuasa secara
    tidak egaliter terhadap proletar berdasarkan keyakinan
    (believe sistem) tsb.

    Pada tahap selanjutnya seperti yang dilakukan RRT
    (Republik Rakyat Tiongkok), ketika permasalahan
    tentang perbedaan kekuasaan akan keyakinan yang jauh
    antara pemegang money capital dengan proletar sudah
    teratasi (believe sistem hirarkis yang tidak rasional
    sudah dibersihkan dari pikiran masyarakat), maka
    tidaklah efisien untuk tetap fokus pada masalah
    samarata-samarasa. Maka dari itu banyak perusahaan
    yang disita oleh negara pada masa pembersihan,
    dikembalikan ke pemilik asalnya atau mendapat ganti
    rugi yang layak.

    Prinsip samarata-samarasa hanyalah sekedar pilihan
    pada masa tertentu, tetapi bukan tujuan utama
    paradigma dasar Marksisme sendiri yaitu: Kesamaan
    kesempatan / terbukanya kemungkinan yang sama bagi
    setiap orang, pendobrakan sistem (tatanan yang
    menggunakan believe sistem, pelabelan, penormaan,
    dlsb) agar pemegang money capital tetap berkuasa.

    Maka tahap selanjutnya adalah pemahaman tentang
    “survival for the fittest” ala Darwin yang dijadikan
    fokus utama. Dalam usaha untuk survive, manusia harus
    memiliki kemampuan analisa yang tidak terkotak-kotak /
    terbatasi oleh paradigma (believe sistem, pelabelan,
    penormaan, dlsb) versi money capital untuk tetap terus
    berkuasa. Hasil dari kegiatan menganalisa tsb
    digunakan untuk sebagai pertimbangan (antisipasi terus
    menerus) dalam menentukan strategi (keputusan yang
    diambil). Ini persis seperti yang dilakukan masyarakat
    RRT saat ini.

    Maka dari itu yang paling ditakutkan oleh blok barat
    adalah kemampuan dialektika yang dimiliki oleh
    penganut marksisme. Blok barat tidak begitu takut pada
    masalah samarata-samarasa & soal kemenangan bagi kaum
    proletar karena tetap dalam bidang ekonomi kesamaan /
    keegaliteran tingkat ekonomi memang mustahil tercapai.

    Sayang memang bahwa marksisme di Indonesia masih fokus
    pada masalah samarata-samarasa dalam bidang ekonomi.
    Ini yang akan mudah sekali dimanfaatkan oleh yang
    berkepentingan untuk menghambat perkembangan ekonomi
    di negara ini.

    Dengan fokus pada prinsip samarasa-samarasa tanpa
    memperhatikan kebutuhan untuk bermain dialektika demi
    survive di tengah persaingan bebas; Maka akan membawa
    negara ke arah yang berlawanan dengan tujuan dasar
    marksisme sendiri, karena sudah masuk pada pemposisian
    peran kambinghitam dalam propaganda believe sistem ala
    barat, yang efek sampingnya malah memperkuat kelekatan
    masyarakat akan sistem / tatanan yang menggunakan
    believe sistem, pelabelan, penormaan, dlsb untuk
    kepentingan money capital.

    Marksisme & Liberalisme

    Bilamana para pejuang marksisme telah mencapai tahap
    pemahaman dialektika lebih dari sekedar pemahaman
    samarata-samarasa di bidang ekonomi, maka efek
    sampingnya adalah liberalisme yang benar-benar
    liberal.

    Efek dari kondisi tsb adalah bersaingan bebas yang
    bahkan tidak bisa diatur lagi oleh para pemegang money
    capital (kapitalisme) . Hal ‘dialektika’ inilah yang
    menjadi ketakutan negara-negara barat bahwa suatu hari
    nanti sistem ini akan membuat dunia terlalu liberal
    dalam kondisi persaingan di bidang ekonomi. Oleh
    karena itu cara yang harus diambil adalah dengan
    menggunakan alasan agama (believe sistem) karena agama
    bersifat yakin yang tanpa perlu ada bukti & bersifat
    masabodo pada penjelasan-penjelas an termasuk yang
    rasional sekalipun, untuk menghambat penyebaran paham
    dialektika yang adalah dasar dari marksisme yang
    bertujuan memberikan peluang “berdagang” yang lebih
    adil (egaliter).

    Negara-negara pemegang money capital tsb tahu bahwa
    pemahaman dialektika ini tidak bisa dihentikan,
    misalnya pengaruh dialektika pada perkembangan ekonomi
    RRT belakangan ini. Yang bisa dilakukan adalah
    menghambat sebanyak mungkin negara untuk berkembang
    pemikirannya sampai pada tahap ini sehingga makin lama
    waktu sisa yang bisa dinikmati oleh para pemegang
    money capital yang sifatnya normatif yang kalah
    efisien kemampuan produksinya dari pengguna dialektika
    seperti RRT sebelum akhirnya penguasaan (money capital
    / kapitalisme) tsb akhirnya harus lengser juga karena
    tidak ada negara sapi perah lagi yang bisa
    dimanfaatkan. Bagaimanapun asia akan menjadi pusat
    ekonomi dunia, hanya tunggu waktu saja.

    Nah, untuk Indonesia, pertanyaannya: Mau di urutan ke
    berapa sebagai negara membebaskan diri dari kekangan
    aturan-aturan dogmatis & normatif yang dibuat pemegang
    money capital ; Sebelum Indonesia beralih ke berpikir
    dialektik dalam mengembangkan tingkat ekonomi negara
    ini secara efisien bukan dengan alasan saling
    mentoleransi atas dasar normatif sehingga tidak
    efisien, seperti keluarga mencintai anggota
    keluarganya.

  • Perspektif Ekonomi

    Pengantar

    Ada suatu masa dimana antar saudara saling berdagang,
    anak terlibat tawar menawar dalam berdagang dengan
    bapaknya, suami berdagang dengan isterinya. Antara
    mertua dan menantu juga saling berdagang. Zaman itu
    nanti bisa katakan sebagai zaman pedagang.

    Sadar tidak sadar dalam hubungan egaliter, seorang
    ayah membutuhkan keinginan anaknya untuk mau
    mengerjakan PR dan si anak membutuhkan ayahnya untuk
    membelikannya DVD Playstation. Proses tawar menawar
    dalam dagang ini bisa terhambat (stop prosesnya) bila
    sang ayah mampu menceramahi anaknya, hingga anaknya
    meyakini pola pikir yang hirarkis bahwa seorang anak
    harus mengikuti nasehat orangtua agar menjadi anak
    yang baik dan disayang orangtua.

    Saya menggunakan contoh sederhana ini untuk
    menjelaskan bagaimana pemegang money capital dalam
    kapitalisme berusaha untuk menggiring masyarakat umum
    agar tetap berpegang pada believe sistem tentang rasa
    aman yang menjamin hidup seseorang. Seperti kalimat
    saya di atas,? seorang anak harus mengikuti nasehat
    orangtua agar menjadi anak yang baik dan disayang
    orangtua.?Maka seseorang diarahkan untuk sekedar
    mengikuti aturan main pemegang money capital dengan
    pertimbangan bahwa apa yang dilakukan di masa lalu
    akan mempengaruhi apa yang terjadi di masa depan
    dengan logika yang linier. Seperti orang dididik agar
    sekolah setinggi mungkin (S1, S2, S3, dlsb) hingga
    ?lulus? sekolah, yang artinya start menjadi ?belum
    lulus/sukses? di dunia kerja. Sama seperti orang
    dididik untuk meyakini bahwa memiliki pekerjaan yang
    tetap selama mungkin membuat dirinya terjamin secara
    jangka panjang, padahal kapan saja dia bisa dipecat.
    Kemungkinan orang tsb untuk mendapatkan tawar menawar
    yang lebih baik dengan berpikir pada ketidakpastian
    jadi tertutup, padahal melepaskan pekerjaan yang satu
    berarti bisa tidak mendapatkan penghasilan atau
    mendapatkan peluang yang lebih besar dari pekerjaan
    sebelumnya.

    Maka dari itu banyak murid ilmu kompatiologi yang
    memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan memilih
    hidup dalam ketidakpastian. Saya sendiri (Vincent
    Liong) memutuskan meninggalkan fakultas Psikologi
    universitas Atma Jaya karena menyadari bahwa realita
    di ruang kelas tidak sama dengan realita di luar ruang
    kelas. Vincent Liong sebagai penulis, peneliti dan
    pendiri ilmu kompatiologi, tidak lulus
    matakuliah-matakuli ah semester pertama, misalnya:
    Metodologi Penelitian 1 (Vincent 2x tidak lulus dengan
    nilai E). Psikologi Umum 1 (Vincent 2x tidak lulus
    dengan nilai E). Dan banyak matakuliah prasyarat
    lainnya yang bidangnya sama atau mirip dengan bidang
    yang amat dikuasai Vincent di luar ruang kelas
    mendapat nilai E atau paling bagus D alias tidak
    pernah lulus sampai tua. Jika dihitung bahwa seorang
    mahasiswa di fakultas psikologi Unika Atma Jaya
    biasanya lulus dalam 4 tahun, maka jika Vincent Liong
    harus mengulang matakuliah masing-masing hanya 3x maka
    setidaknya akan lulus S1 Psikologi dalam 12 tahun atau
    lebih.

    Orang lupa bahwa sebelum melihat ke masa lalu dan ke
    masa depan kita harus ingat pada masa kini. Bahwa di
    masa kini, kita di posisi seperti seorang anak yang
    menginginkan memiliki playstation. Bahwa dengan atau
    tanpa melakukan tawar-menawar, berdagang dengan
    orangtua untuk mendapatkan playstation tetap tidak ada
    yang menjamin masa depan saya.

    Maka dari itu untuk mempropagandakan secara luas dan
    cepat pemahaman tentang zaman berdagang yang akan
    segera tiba, maka saya membuat ilmu yang namanya
    kompatiologi.

    Makna Kompatiologi

    ?Kompatiologi sebagai ilmu Komunikasi Empati adalah
    ilmu yang sifatnya memberi penguasaan individu, bahwa
    dalam bidang apapun, suatu pemerosesan informasi
    selalu terdiri dari dua kegiatan: Penyerapan abstraksi
    data (data abstrak) dan Penerjemahan data ke dalam
    bahasa-bahasa dengan range yang lebih spesifik (data
    kongkrit).

    Ketika data di tahap kegiatan abstraksi data (data
    abstrak), maka data disimpan dalam bentuk sampling
    sebagai suatu pemposisan diri tertentu terhadap skala
    dan range yang mencakupinya. Suatu data yang sifatnya
    abstrak bisa ditranslate menjadi range bahasa yang
    satu dan bisa juga ke range bahasa yang lain.

    Misalnya;
    * Karakteristik rasa makanan memiliki range yang
    memiliki titik referensi manis, asin, asam, pahit dan
    pedas. Setiap sample data tentang satu jenis
    karakteristik makanan disimpan sebagai satu
    pemposisian diri terhadap titik referensi manis, asin,
    asam, pahit dan pedas ;dan menjadi bagian dari range
    rasa makanan.
    * Intensitas cahaya memiliki range dari skala interval
    sample warna yang paling terang ke paling gelap. Tiap
    sample warna spesifik memiliki pemposisian diri
    terhadap range dan skala-skala intensitas cahaya.
    * Range tubuh fisik manusia terdiri dari skala berupa
    anggota-anggota tubuh dari kaki sampai kepala. Setiap
    satu anggota tubuh dari yang besar sampai yang kecil
    memiliki pemposisian diri yang spesifik dalam range
    tubuh fisik manusia. Misalnya kalau kita bicara
    tentang hidung maka bila kita bahas dalam range dan
    skala: range tubuh fisik manusia -> Kepala -> kepala
    bagian depan / muka -> hidung.
    * Range perasaan binatang terdiri dari titik
    referensi: approve ><defense dan send >< recive.
    Setiap sample projeksi perasaan binatang memiliki
    pemposisian diri yang spesifik terhadap range perasaan
    binatang tsb.
    * Range komunitas keluarga terdiri dari skala ayah,
    ibu, anak sulung, anak tengah, anak bungsu, dlsb. Tiap
    anggota keluarga memiliki pemposisian diri yang
    spesifik terhadap skala-skala / tiap anggota keluarga.

    Tanpa perlu belajar secara khusus definisi, bahasa,
    norma, dlsb ;tiap manusia dan binatang mampu secara
    alamiah membedakan posisi sample data, skala, titik
    referensi ;sebagai bagian dari range dengan bahasa
    spesifik. Suatu pemposisian diri sample data terhadap
    range bisa ditranslate ke dalam bahasa yang
    berbeda-beda misalnya: Sample dengan pemposisian diri
    rasa X pada range rasa makanan, memiliki pemposisian
    diri warna X pada range intensitas cahaya, memiliki
    pemposisian diri bagian tubuh X pada range tubuh
    fisik, dan memiliki pemposisian diri perasaan X pada
    range perasaan.?

    Propaganda Kapitalisme, Liberalisme, Marksisme &
    Komunisme

    Kapitalisme (money capital) adalah naluri yang
    alamiah. Seperti anda mencintai keluarga anda dan
    berusaha dengan segala kekuasan anda untuk memberikan
    fasilitas spesial pada anggota keluarga anda saja,
    bukan orang asing; Maka di negara barat kapitalisme
    berjalan dengan membuat kelompok-kelompok eksklusif
    entah itu berdasarkan garis keturunan keluarga atau
    ras atau dengan pola yang lain seperti keluarga The
    God Father saja, dan membiarkan masyarakat kebanyakan
    hidup di lingkungan yang liberal dan tidak efisien
    secara ekonomi ala sosialis, dengan tunjangan sosial
    yang tinggi, standart hak asasi manusia yang baik dan
    tingkat ekonomi yang hampir seragam. Karena
    ketidakefisienan ini maka adalah hal yang penting
    untuk menjaga agar kenyamanan yang ideal tsb tetap
    terjaga di masyarakat umum di negara kapitalis,
    sehingga kenyamanan yang lebih eksklusif di kelompok
    money capital akan terjaga keabadiannya. Jangan sampai
    terusik oleh perubahan zaman feodal menuju zaman
    pedagang diamana sistem produksi yang kalah efisien
    secara ekonomi akan terpaksa gulung tikar.

    Usaha untuk menghambat proses transisi dari Zaman
    Feodal menuju Zaman Pedagang sudah banyak dilakukan
    oleh pemegang money capital. Salah satunya yang paling
    penting adalah dengan cara mempropagandakan konflik
    pemikiran tentang Kapitalisme, Liberalisme, Marksisme
    & Komunisme.

    Marksisme berawal dari masalah Kapitalisme (Money
    Capital) yang artinya kekuasaan dipegang oleh
    segelintir orang. Pada tahap ini pemahaman tentang
    samarata-samarasa menjadi pilihan disebabkan kebutuhan
    untuk mendobrak tatanan berupa believe sistem,
    pelabelan, penormaan, dlsb yang dibuat untuk tujuan
    agar pemegang money capital tetap berkuasa secara
    tidak egaliter terhadap proletar berdasarkan keyakinan
    (believe sistem) tsb.

    Pada tahap selanjutnya seperti yang dilakukan RRT
    (Republik Rakyat Tiongkok), ketika permasalahan
    tentang perbedaan kekuasaan akan keyakinan yang jauh
    antara pemegang money capital dengan proletar sudah
    teratasi (believe sistem hirarkis yang tidak rasional
    sudah dibersihkan dari pikiran masyarakat), maka
    tidaklah efisien untuk tetap fokus pada masalah
    samarata-samarasa. Maka dari itu banyak perusahaan
    yang disita oleh negara pada masa pembersihan,
    dikembalikan ke pemilik asalnya atau mendapat ganti
    rugi yang layak.

    Pr

  • There Is Greatness All Around You - Use It

    Bob Richards

    I’d estimate five million people could have beaten me in the pole vault the years I won it, at least five million. Men who were stronger, bigger and faster than I was, could have done it, but they never picked up a pole, never made the feeble effort to pick their legs off the ground to try to get over the bar.

    Greatness is all around us. It’s easy to be great because great people will help you. What is fantastic about all the conventions I go to is that the greatest in the business will come and share their ideas, their methods and their techniques with everyone else. I have seen the greatest salesmen open up and show young salesmen exactly how they did it. They don’t hold back. I have also found it true in the world of sports.

    I’ll never forget the time I was trying to break Dutch Warmer Dam’s record. I was about a foot below his record, so I called him on the phone.

    I said, "Dutch, can you help me? I seem to have leveled off. I can’t get any higher."

    He said, "Sure, Bob, come on up to visit me and I’ll give you all I got."

    I spent three days with the master, the greatest pole vaulter in the world. For three days, Dutch gave me everything that he’d seen. There were things that I was doing wrong and he corrected them. To make a long story short, I went up eight inches. That great guy gave me the best that he had. I’ve found that sports champions and heroes willingly do this just to help you become great, too. John Wooden, the great UCLA basketball coach, has a philosophy that every day he is supposed to help someone who can never reciprocate. That’s his obligation. When in college working on his masters thesis on scouting and defensive football, George Allen wrote up a 30-page survey and sent it out to the great coaches in the country. Eighty-five percent answered it completely.

    Great people will share, which is what made George Allen one of the greatest football coaches in the world. Great people will tell you their secrets. Look for them, call them on the phone or buy their books. Go where they are, get around them, talk to them. It is easy to be great when you get around great people.

    Have a positive day!

  • Che, Castro, dan Evo Morales Inspirator Revolusi Sinema

    Oleh: Tonny Trimarsanto

    ineas Walter Salles, sempat membuat dunia terkejut beberapa tahun lalu. Ia mengemas sebuah karya yang lantas diapresiasi di kompetisi Cannes Film Festival, dengan film berjudul The Motorcycle Diaries. Sebuah film yang berangkat dari kisah nyata petualangan politik dan cinta dari Ernestto Che Guevara dan Alberto Granado. Film tersebut tak banyak memperoleh penghargaan. Namun yang pasti, mata dunia terbuka pada wajah revolusi Amerika Latin berkat film itu. Film itu bahkan mengilhami banyak sineas dunia untuk mengerjakan jejak sosok revolusioner yang ada di setiap negara.

    Lantas, seperti apa sesungguhnya wajah revolusioner Amerika Latin dalam karya film? Pertanyaan ini setidaknya terjawab ketika penulis mengunjungi 24th Miami International Film Festival, di Miami Florida Amerika belum lama ini. Wajah Amerika Latin terasa dominan dalam festival itu. Film-film Amerika Latin dengan sendirinya memasuki jantung dunia film, Hollywood. Revolusi itu dimulai dari pantai Selatan Amerika Serikat. Lebih dari 100 film dipertontonkan. Lebih dari 70.000 penonton, produser, profesional film dan distributor ambil bagian di dalamnya.

    24th Miami International Film Festival, tak ubahnya jejak revolusi sinema. Gerakan revolusi itu dimulai, dengan menampilkan beragam jenis film yang sama sekali tak pernah dijumpai dalam kamus besar industri Hollywood. Upaya mendekonstruksi Hollywood pun terjadi.

    Jangan lupa, 24th Miami International Film Festival merupakan festival film yang cukup prestisius. Hal ini terbukti dari kategori kompetisi yang mereka bentuk. Ada kategori Dramatic Feature World Cinema Competition, Ibero American Cinema Competition, Documentary World-Ibero Cinema Competition, dan World-Ibero American Cinema Competition.

    Jangan kaget pula jika dari Negara dunia ketiga tema-tema marjinal, menjadi menu utama. Kreativitas mencipta bukan lagi pada kategorisasi industri film skala besar. Pilihan tema yang unik, kuat, mampu menginspirasi banyak orang, justru banyak dipertontonkan. Pencapaian yang dilakukan bukan dari bagaimana sineas dapat menghabiskan uang ratusan juta US Dollar. Atau berpromosi film layaknya menjual, memasarkan tisu kamar mandi. Justru semangat itu tak dijumpai. Segenap keterbatasan, justru menjadi sebuah triggering factor untuk merayakan revolusi.

    Maka, film-film yang masuk dalam kompetisi adalah film dari negara Kuba, Paraguay, Brazil, Argentina, Brasil, Meksiko, dan Uruguay. Dari Asia, hanya diwakili tiga negara, yakni India, Japan dan Indonesia. Sementara dari Eropa, ada karya-karya sutradara Polandia, German, Spanyol, Prancis, Belgia, Skotlandia dan Swedia namun masih menyangkut isu-isu sensitif negara dunia ketiga. Sebuah tema yang sama sekali sulit untuk dijumpai dari industri film besar.

    Ada beberapa ciri film-film dari Amerika Latin.

    Pertama, menyangkut keterbatasan dana. Mayoritas film yang mereka produksi adalah film dengan system grant. Mencari donator yang tidak mengikat dan mengatur. Pinjaman dalam membuat film didapat dengan cara menjual proses produksi film itu sendiri. Misalnya, mereka mau menerima grant untuk sekadar membuat, mematangkan script ataupun memperdalam visual riset film. Ada yang meminta dana dari banyak founding khusus untuk mendanai proses produksi lapangan, atau sampai pascaproduksi.

    Sangat masuk akal, jika keterbatasan ini memaksa sineasnya baru bisa menyelesaikan sebuah film dalam waktu empat hingga sembilan tahun.

    Sineasnya terkadang tak mau ambil pusing kapan filmnya selesai. Mereka semangat mengumpulkan dana dengan jalan mengerjakan proyek komersil yang lantas penghasilanya dipakai menutup kekurangan biaya produksi.

    Kedua, pola distribusi yang memang masih menggunakan cara-cara bergerilya. Maaf, mayoritas film yang masuk dalam festival, tidak mempunyai jalur distribusi yang menggurita.

    Semangat Pemberontakan

    Amerika Latin, ketika divisualkan mempunyai ciri sensualitas yang khas. Baik itu secara tematik, ataupun dimensi artistiknya. Beberapa film memang mencoba menghadirkan sebuah suasana yang revolusioner. Film Cocalero misalnya. Film yang disutradarai oleh Alejandro Landes, dari Bolivia ini, secara utuh memotret apa yang dilakukan oleh Evo Morales ketika masih kampanye mencalonkan diri menjadi presiden, sampai pada kemenangannya.

    Two Homeland Cuba and The Nights karya Christian Lefter, juga menghadirkan kebijakan pemerintahan Kuba terhadap gay dan transeksual. Sekalipun film ini terasa menjemukan, penonton seolah diajak bertamasya ke negeri Fidel Castro. Castro sebagai ikon perlawanan, ternyata menjadi satu inspirasi bagi pembuatan film ini. Bahkan sosok revolusioner Amerika Latin, juga dengan mudah dijumpai dari film-film seperti The Railroad Allstar dari Guetemala, karya Chema Rodriguez, The Dog Pound karya Nieto Zas dari Uruguay, The 12 Labour dari sutradara Ricardo Ellias.

    Pilihan tema-tema sensitif juga begitu transparan hadir di sini. Misalnya, dari kategori Documentary World-Ibero Cinema Competition, kita dapat melihat pahitnya menjadi seorang pemenang, dalam film Septeimbers, karta Carles Bosch, yang akhirnya memperoleh penghargaan Special Jury Prize. Dalam film dokumenter panjang ini, dikisahkan sebuah kompetisi menyanyi antarnarapidana, layaknya Indonesian Idol atau American Idol. Perbedaannya terletak pada suasana pengambilan gambar. Film itu penuh dengan suasana penjara.

    Tonny Trimarsanto, sutradara film "Renita, Renita"

  • Just Share

    Maaf, ini ada postingan dari seseorang di milis :oops::

    Hi All....

    Gue cuma mau share aja sama semua orang, kalau bisa dimasukkin ke semua milis-milis....biar semua orang tau kalo imigrasi negara kita bener2 gak bermoral dan bobrok...sungguh memalukan buat bangsa kita sendiri. sampai kapan pun bangsa kita gak bakal bisa maju dengan orang2 pegawai pemerintah yg bobrok seperti ini.

    Tgl 31 Maret 2007 kemaren, cowo gue ( singapore -an) dateng ke indo buat liburan. seperti biasa abis turun dari pesawat, dia antri untuk cap masuk ke jakarta di imigrasi. Menurut cowo gue, pegawai imigrasi ini mukanya cukup ramah makanya cowo gue milih buat antri di counter itu yang ternyata masuk ke lubang buaya. Cowo gue kasih passport nya ke custom guy dan orang itu nanya apa cowo gue pertama kali dateng ke indonesia ? cowo gue bilang iya, karena memang ini first time nya dia dateng ke indo. dengan berlama-lama custom guy itu gesek passport cowo gue en ngebaca semua track record cowo gue di komputer.

    abis itu dia bilang kalo cowo gue gak punya visa indonesia . (orang bego juga tau kalo singapore gak perlu punya visa untuk ke indo karena kita kan ASEAN). cowo gue bilang kalo dia udh cek dari singapore sebelom ke indo kalo dia gak butuh visa untuk masuk ke indo. tapi custom guy itu ngotot katanya kalo cuma untuk 3 hari memang tidak perlu visa, tapi karna cowo gue kesini untuk 5 hari jadi harus pake visa. bener2 gak ada otaknya tuh custom guy. cowo gue tetep ngotot kalo dia udh tanya kedutaan di singapore kalo dia bener2 gak perlu visa buat ke indo. akhirnya orang itu diem , en malah nanya yg laen. dia minta return boarding pass cowo gue....cowo gue marah lah. mana mungkin orang baru sampe di jakarta , masa minta boarding pass untuk pulang ke singapore ? cowo gue kasih liat return tiketnya aja. tapi tuh custom guy tetep ngotot kalo cowo gue harus punya return boarding pass buat bisa masuk ke indonesia ...its so ridiculous....bener2 gak masuk akal seorang petugas imigrasi maksa minta boarding pass return ke orang yang baru sampai di jakarta . Cowo gue tetep ngotot kalo itu gak mungkin. boarding pass return cuma bisa didapet nanti kalo kita check in sewaktu pulang. tapi custom guy itu malah ngancem cowo gue balik dengan minta bayaran SGD 300. kalo cowo gue gak mau bayar dia bakal dibawa ke kantor dan dipersulit en cowo gue ditakut2in mungkin akan diminta bayaran yang lebih mahal sekitar SGD 500. custom guy itu bilang daripada lebih sulit mending bayar damai saja sama dia...

    Cowo gue tau dia diperes karena itu dia coba contact gue pake HP-nya sengaja di depan custom guy itu. tentu aja gue mencak2 gak karuan. gue udh nunggu di depan kurang lebih 1 jam dari jam landed dia...semua penumpang pesawat yg laen udh keluar tinggal cowo gue yg masih dipersulit di dalem yang untungnya juga koper cowo gue gak hilang karena koper cowo gue tinggal satu2nya yang masih muter2 di ban. akhirnya custom guy itu bilang kalo mau kamu damai aja sama saya bayar ke saya SGD 100...kalo kamu gak mau juga saya gak ada pilihan lain selain membawa kamu ke dalam kantor . cowo gue bingung, dia mau ngelawan karena dia tau bukan salahnya tapi dia gak tau hukum yg berlaku di indo seperti apa.

    akhirnya cowo gue bilang kalo dia gak punya rupiah, dengan seenaknya custom guy itu bilang kamu bisa tuker dulu di money changer. passport cowo gue ditahan di dia yg dengan kata lain mau atau gak mau cowo gue harus bayar atau dia gak bisa dapet balik passport nya...akhirnya cowo gue dengan terpaksa kasih ke manusia laknat itu 600rb dan orang itu masih pake acara bilang tolong masukkin uang nya ke dalam passport. setelah itu baru passport cowo gue dicap dan dibalikkin lagi.

    Gue gak nyangka bener2 bobrok banget yah ternyata negara kita ini. gak heran kalo negara kita sering dicap jelek sama negara laen. custom guy itu pasti malak orang yg baru pertama kali ke indo bukan cowo gue doank tapi pasti banyak juga. bayangin berapa duit haram yg dia dapetin...biar, makan aja tuh duit 600rb nanti selamanya dia bakal susah dapet duit lah...gak bakal ada berkatnya, inget pembalasan semuanya ada di tangan tuhan....dapet pembalasan di akherat sana . Untuk turis yang baru pertama kali berkunjung ke indo harusnya disambut dengan baik oleh petugas2 imigrasi dan bandara Jakarta , bukan malah diperas dan dipalak seperti ini. yang jelek kan nama bangsa kita juga. bener2 memalukan. gue sendiri jadi ikut malu atas kelakuan pegawai pemerintah negara kita ini.

    Cowo gue juga udh lupain kejadian ini, tapi cukup membuat dia trauma n males dateng ke indo lagi. Cowo gue juga udah buat report ke singapore embassy supaya next time singapore embassy bisa lebih protect terhadap warganya yg baru pertama kali dateng ke indonesia supaya gak ada lagi orang2 hina yg berusaha mengambil keuntungan dari para turis. Sayangnya cowo gue lupa nama dari custom guy itu. Cowo gue cuma inget mukanya aja.Turis itu harus disambut bukan diperas.

    Tips bagi yang baru pertama kali mau dateng ke indo, kalau sampai mengalami kejadian seperti cowo gue ini, cobalah untuk berusaha lebih galak atau lebih baik langsung telepon ke embassy negara asal yg ada di indo. jadi lebih pasti. dan telepon di depan petugas imigrasi itu tersebut biar dia malu. tapi susah juga orang2 seperti ini udh gak punya malu, hina semua.

    kalau orang2 hina seperti ini masih bekerja di imigrasi indonesia khususnya Jakarta , gue yakin negara kita bakal tambah melorot terutama di hadapan negara lain. sungguh benar2 hal yg memalukan.

    Tolong sebarkan ke semua milis-milis yang kalian semua tau. gue ingin berita ini bisa dibaca oleh semua orang dan untuk kawan, keluarga, saudara siapapun bisa lebih untuk berhati2 di imigrasi Jakarta . Gue juga sudah masukkin berita ini ke redaksi kompas serta koran2 lainnya. Tolong sebarkan.......Thanks buat yang sudah meluangkan waktunya untuk membaca.

  • Ketika Laki-laki Berbohong

    Seorang penjual minyak goreng keliling seperti biasa menjajakan dagangannya di tepian Sungai Citarum. "Nyak nyak minyaaak..." ,teriaknya.

    Di jalanan menurun tiba-tiba gerobaknya yang penuh dengan botol minyak tergelincir ke Sungai Citarum. Plung ... lap ... tenggelam deh ceritanya... .

    Huuu ... huuu ... menangislah dia ... "Harus kuberi makan apa istriku nanti ... huuu...." Tiba-tiba ... seorang Malaikat yang baik hati muncul & bertanya:

    "Hai,BAJURI ... kenapa gerangankah sehingga engkau menangis begitu ?"

    Ternyata ... namanya BAJURI ... tahu juga ya itu Malaikat ... "Oh, Malaikat ... gerobak minyak goreng saya tergelincir ke sungai...."

    "Baiklah ... aku akan ambilkan untukmu...."

    Tiba-tiba Malaikat itu menghilang & muncul lagi dengan sebuah kereta kencana dari emas, penuh dengan botol dari intan ... "Inikah punyamu?" tanya Malaikat....

    "Bukan ... gerobakku tidak sebagus itu ... mana mungkin penghasilan saya yang 20 juta sebulan bisa beli kereta kencana? Itu pun sudah ditambah komisi penjualan yang cuma sedikit"

    Malaikat itu pun menghilang lagi & muncul dengan sebuah kereta perak dengan botol dari perunggu. "Inikah punyamu?" tanyanya lagi.

    "Bukan, hai Malaikat yang baik ... Punyaku cuma dari besi biasa ... botolnya juga botol biasa ...." Lalu Malaikat itu pergi lagi ... & kali ini kembali dengan gerobak & botol Si BAJURI.

    "Inikah punyamu?"

    "benar ya Malaikat. Terima kasih sekali engkau telah mengambilkannya untukku".

    Malaikat berkata", Engkau jujur sekali, ya BAJURI. Untuk itu sebagai hadiah ... aku berikan semua kereta & botol tadi untukmu...."

    "???????? ... terima kasih ya Tuhan ... terima kasih ya Malaikat.... "

    Sebulan kemudian, BAJURI rafting bersama istrinya di sungai yang sama ... Naas tak dapat ditolak,
    malang tak bisa dihindari ... Perahu karetnya terbalik & istrinya hanyut...

    "Huuu ... huuu ... istriku ... di mana engkau ....", isaknya....

    Tiba-tiba Malaikat pun muncul lagi ... "Kenapa lagi engkau, ya BAJURI ?"

    "Istri saya hanyut & tenggelam di sungai, hai Malaikat ..."
    "Ohhh ... tenang ... aku ambilkan.... "

    Plash ... Malaikat itu menghilang & tiba-tiba muncul kembali sambil membawa Nafa Urbach ... yang ada tato mawar di perutnya ... "Inikah istrimu?" tanya Malaikat....

    "Betul, Malaikat ... dialah istriku...."
    "Haaaaaa ... BAJURI!!!" Malaikat membentak marah. "Sejak kapan kamu berani bohong? Di manakah kejujuran kamu sekarang?"

    Sambil bergetar & berjongkok ... BAJURI berkata :

    "Ya, Malaikat ... kalau aku jujur ... nanti engkau menghilang lagi & membawa Bella Saphira ... kalau kubilang lagi bukan ... maka engkau akan menghilang lagi & membawa lagi istriku yang sebenarnya ... Lalu ... engkau akan bilang bahwa aku jujur sekali ... & engkau akan memberikan ketiga-tiganya kepadaku... Buat membiayai hidup Nafa saja aku bingung gimana
    caranya ... apalagi tiga-tiganya? ??" Malaikat pun termangu & bengong....

    "Benar juga kamu ... kamu realistis ..."

  • PT Freeport Didemo Ribuan Karyawannya

    Tuntut Perbaikan Kesejahteraan

    TIMIKA-Untuk pertama kalinya, Rabu (18/4) kemarin PT Freeport Indonesia (PTFI) di Timika, didemo 6000-an karyawannya yang tergabung dalam Tongoi Papua (TP) melalui DPRD Mimika. Mereka menuntut adanya peningkatan kesejahteraan.

    Demo damai yang berlangsung beberapa jam ini, jelas akan menjadi catatan sejarah bagi Freeport. Pasalnya selama ini, kalau terjadi demo menentang Freeport adalah dari kalangan masyarakat atau mahasiswa, namun kali ini datang dari karyawannya sendiri.

    Tuntutan para demonstran yang dikoordinir Tongoi Papua itu, tertuang dalam lima butir Resolusi Tongoi Papua hasil Musyawarah Besar dan Rapat Kerja I 7--9 November 2006 lalu, di Gedung Multi Purpose, Kuala Kencana. Selain itu juga ada 7 tuntutan lainnya (Lihat Grafis).

    Sebenarnya, karyawan PTFI ini merencanakan demo sejak beberapa hari lalu. Namun baru kelar Rabu kemarin. Dari pantauan Radar Timika (Grup Cenderawasih Pos), sejak Rabu dini hari, sebagian sudah berkumpul di Gedung Multi Purpose di Kuala Kencana. Sebagian datang dengan jalan kaki dari Tembagapura karena terbatasnya fasilitas angkutan.

    Sekitar pukul 10.00 WIT, ribuan karyawan tersebut mengendarai sedikitnya 27 truk, lima bus, puluhan sepeda motor dan belasan kendaraan roda empat (Mobil biasa) dari Kuala Kencana menuju Kantor DPRD Mimika. Sebagian diantaranya melakukan aksi long march, sehingga ruas Jalan Cenderawasih dari Timika-Kuala Kencana macet total.

    Seluruh kendaraan pengangkut demonstran berhenti di pertigaan Jl Cenderawasih dan Jl Budi Utomo. Mereka kemudian jalan kaki menuju kantor DPRD Mimika yang jaraknya kurang lebih 400 meter. Mereka berjalan cukup tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian Resort Mimika.

    Sebagian besar karyawan datang mengenakan rompi, helm, sepatu safety, serta ID Card untuk menunjukkan identitas mereka. Orang luar dilarang masuk barisan pendemo. Di sepanjang jalan, mereka bernyanyi dan menari. Mereka membawa sejumlah spanduk dan pamplet bertuliskan tuntutan.

    Terhitung tiga spanduk berukuran besar dan puluhan pamflet dibawa pendemo. Diantara spanduk ada yang bertuliskan; "Kalau bukan sekarang kapan lagi (if now more when)" "Kalau bukan saya siapa lagi (if not me more who)" 'Demo damai Tongoi Papua menuntut perubahan manajemen privatisasi dan kontraktor". Dan sebuah spanduk lainnya "Peningkatan kesejahteraan karyawan/pekerja PTFI Privatisasi kontraktor".

    Massa tiba di kantor dewan sekitar pukul 10.45 WIT. Merela diterima Ketua DPRD Drs Yoseph Yopi Kilangin, Wakil Ketua I Stefanus Rahangiar, S.Sos, Wakil Ketua II Pdt. Paulus Pakage serta para anggota dewan.

    Demo ini mengundang perhatian Kapolda Papua Irjen Pol. Tommy Jacobus. Sehingga, saat demo terjadi Kapolda sudah berada di Timika, pada hal sebelumnya berada di Jayapura. Kehadiran Kapolda yang didampingi Kapolres Mimika AKBP Godhelp Mansnembra turut memantau pengamanan. Jumlah personil polisi yang mengamankan demo mencapai 1.200 orang.

    Kapolda Papua Irjen Pol Tommy Yakobus yang ditemui Radar Timika di Pos Keamanan DPRD kemarin, mengatakan, sedikitnya ada dua kompi polisi dan Brimob ditugaskan untuk menjaga keamanan aksi demo tersebut. Sedangkan dua kompi lagi on call di Kuala Kencana dan siap diturunkan saat dibutuhkan.

    Silas Natkime yang dipercaya mewakili demonstran dalam orasinya, menegaskan, aksi demo kemarin merupakan ungkapan kekesalan karyawan karena perusahaan dinilai tidak menanggapi resolusi yang telah disampaikan. "Sehari ini kami tidak bekerja. Kami akan kembali bekerja setelah tuntutan kami terpenuhi," ujar Silas.

    Ketua Tongoi Papua, Frans Pigome dalam orasinya mengatakan semua aspirasi mereka selama ini sudah disampaikan kepada manajemen PTFI, namun belum mendapat jawaban seperti yang mereka harapkan. Bahkan, kata Frans, pihak Tongoi Papua yang hendak meminta jawaban melalui teleconference atas aspirasi mereka dari Chairman of Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. and President Commissioner James R. Moffet, sampai kemarin belum dipenuhi.

    "Sehingga kami datang ini sebagai anak dari bapak-bapak DPRD, dan kepada siapa lagi kami sebagai anak mengadu, selain kepada bapak. Kalau berhubungan dengan manajemen (PTFI), sudah malas, sebab tidak memuaskan. Sehingga kalau masalah ini mau selesai, maka Moffat (James Moffat) harus hadir," ujarnya.

    Menanggapi aspirasi pendemo, Ketua DPRD Yoseph Yopi Kilangin, mengatakan, aksi tersebut sesuatu yang luar biasa. DPRD dengan tangan dan hati terbuka bersedia menerima aspirasi para karyawan Freeport. Yopi juga menyatakan kebanggaannya sebab aksi tersebut berlangsung aman dan lancar.

    "Hari ini kami mau ada jawaban. Kami semua turut bertanggung jawab supaya PT Freeport Indonesia tetap beroperasi. Makanya, masalah ini harus diselesaikan. Saya sangat sesalkan kenapa saudara-saudara saya harus berjalan kaki dari Mile 68 ke Timika. Apakah perusahaan tidak punya kendaraan? Saya berterima kasih untuk Pak Kapolda dan Kapolres yang telah menjaga keamanan," papar Yopi di hadapan pendemo di halaman gedung DPRD Mimika.

    Selanjutnya, Yopi Kilangin meminta beberapa utusan demonstran untuk berdialog dengan anggota dewan dan unsur pimpinan PTFI di ruang sidang dewan.

    Ketua Tongoi Papua di PTFI, Frans Pigome yang diwawancarai terpisah oleh Radar Timika di Kantor DPRD Mimika kemarin, menegaskan, pihaknya mendapat izin untuk melakukan aksi demo selama tiga hari.

    "Kalau hari ini tidak ada putusan, kami masih punya tiga hari lagi untuk berdemo. Tuntutan kami hanya satu, lima butir resolusi harus dipenuhi. Kami minta Richard Adkerson (Chief Executive Officer and a director of Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc.) dan James R Moffett (Chairman of Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. and President Commissioner) harus hadir di Timika," tukasnya.

    Menurut Frans Pigome, jumlah karyawan yang melakukan aksi kemarin sebelumnya direncanakan 4.000 hingga 6.000 orang. Rencana awal, aksi demonstrasi dilakukan 16 April 2007, namun diundur hingga 18 April karena Tongoi Papua masih memberi kesempatan kepada perusahaan untuk melakukan negoisasi selama dua hari.

    "Sampai kemarin malam (Selasa, 17/4) kami negoisasi dengan perusahaan, tapi ternyata tidak ada kesepakatan. Kami tentu menginginkan operasi PTFI berjalan lancar dan tidak ada masalah di kemudian hari," kata Frans.

    PERTEMUAN DEADLOCK

    Sementara itu rencana pertemuan antara manajemen PT Freeport Indonesia (FI) dengan Tongoi Papua (TP) yang difasilitasi 22 anggota DPRD Mimika untuk menyikapi tuntutan dalam demo damai kemarin, berakhir deadlock.

    Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 12.30 siang itu berakhir pukul 18.30 WIT. Hingga pukul 18.30 WIT, sekitar 4000 demonstran baru beranjak dari halaman DPRD Mimika menuju ke Kuala Kencana diangkut 30 truk dan 4 bus.

    Salah satu yang membuat pertemuan deadlock karena Presiden Direktur PTFI Armando Mahler tidak hadir untuk mengambil kebijakan terkait 7 tuntutan kepada manajemen PTFI yang dinilai banyak mendiskriminasi karyawan level bawah.

    Petang kemarin, disepakti pertemuan akan dilanjutkan hari ini (Kamis, 19/4) di Office Building (OB) I PTFI di Kuala Kencana. Pihak DPRD tadi malam akan menyurati Presdir PTFI Armando Mahler untuk hadir.

    Disepakati juga, agenda pertemuan akan membahas petisi dari TP mulai tuntutan kenaikan gaji, pembentukan departemen urusan Papua, serta pergantian pejabat di PTFI.

    Salah satu poin kesepakatan yang ditandatangani VP PTFI August Kafiar mewakili manajemen dan Ketua Umum Tongoi Papua Frans Pigome disaksikan pimpinan sidang DPRD Stefanus Rahangiar, Yoseph Yopi Kilangin dan Paulus Pakage, yakni menyepakati masalah keamanan termasuk karyawan yang melakukan demo merupakan tanggungjawab Polres Mimika.

    Dalam pertemuan kemarin, VP PTFI August Kafiar hadir didampingi sejumlah pejabat PTFI, antara lain; JB Hersubeno, Erika, Sinta Sirait, Klementoni, Mindo Pangaribuan, Johny Lingga, Syahrial Boesy dan M. R. Saragih. Namun mereka tidak dapat mengambil keputusan atas tuntutan demonstran.

    August Kafiar yang sempat mengatakan Presdir PTFI Armando Mahler kemarin di Tembagapura, juga menjelaskan bahwa pihaknya bukan pengambil keputusan. Menurutnya, keputusan manajemen PTFI bersifat kolektif. Namun aspirasi yang masuk akan ditindaklanjuti kepada pimpinan tertinggi PTFI.

    Ketua Umum TP, Frans Pigome bersama Silas Natkime, Penina Karma, Alberth Nebore, Thomas Karubaba, Betty Juliana Ibo, David Beanal dan Irianto Inuri dalam pertemuan, menekan agar Presdir PTFI Armando Mahler dihadirkan. Menurut mereka, bila Armando Mahler berhalangan maka sebaiknya dihadirkan Richard Adkerson (Chief Executive Officer and a director of Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc.) dan James R Moffett (Chairman of Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. and President Commissioner) dari New Orleans, Amerika Serikat (USA).

    Untuk menjawab tuntutan dan resolusi TP, pertemuan sempat diskors sejak pukul 14.30 hingga 15.20 WIT. Manajemen PTFI melakukan pertemuan di salah satu ruangan DPRD Mimika. Setelah skorsing dicabut, perwakilan PTFI Sinta Sirait menyampaikan penjelasan dan jawaban bahwa PTFI menyanggupi dan menyetujui untuk mengkaji dan mempertimbangkan poin-poin tertentu sesuai aturan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) perusahaan. Namun hal itu mendapat sorotan dan tidak diterima TP.

    Sejumlah anggota DPRD, mulai Anastasia Tekege, Ivodius Yeuyanan, Leinus Kogoya, Karel Gijangge, Markus Samaran, Mus Pigai, Pdt. Abdiel Tinal, Theresia Nokoro serta Achmad Goesra, mengingatkan manajemen PTFI untuk lebih serius menyikapi persoalan tersebut.

    Anggota DPRD Mimika kemarin sempat geram ketika mengetahui persoalan tersebut telah ditindaklanjuti MRP dan DPRP bahkan sudah dibentuk Panitia Khusus DPRP. Anggota DPRD Mimika mempertanyakan mengapa masalah di Timika tidak ditindaklanjuti ke dewan setempat. "Jangan anggap remeh dengan anggota DPRD Mimika. Operasional PTFI dalam pantauan DPRD Mimika," tandas Anastasia Tekege.

    Suasana sempat tegang ketika Ketua TP Frans Pigome menanggapi pernyataan Sekretaris DPC SPSI, Agus Sogogrei yang menjelaskan SPSI sedang mengkaji PKB di Jakarta bersama manajemen PTFI tapi terhenti karena karyawan demo.(fan/sas/ eng/krg)

    TUJUH TUNTAN TONGOI PAPUA

    1.Meminta manajemen FCX dan PTFI mengganti Armando Mahler dan beberapa personal manajemen PTFI sesuai hasil Mubes dan Raker Tongoi Papua tanggal 7 - 9 November 2006.

    2.Segera menjawab hasil Mubes yang diserahkan kepada manajemen PTFI tanggal 15 Februari 2007 di Tembagapura.

    3.Meminta manajemen FCX di USA dan PTFI memperhatikan dan menjawab peningkatan kesejahteraan karyawan tanpa melalui perundingan dengan organisasi apapun kecuali TP.

    4.Manajemen FCX juga diminta segera menghapus beberapa perusahaan privatisasi dan dikembalikan dibawah satu manajemen PTFI.

    5.MRP, DPRP, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Mimika, segera memberi dukungan dan perlindungan resmi terhadap semua karyawan PTFI, privatisasi dan kontraktor, agar tidak diberi peringatan atau diberhentikan atau di-PHK akibat berunjuk rasa.

    6.MRP dan DPRP segera merubah dan mengusulkan serta menetapkan kantor pusat PTFI agar mutlak di Papua, sehingga eksistensi perusahaan sesuai semangat Otsus dan memberi manfaat kesejahteraan yang terbaik bagi masyarakat Papua umumnya dan karyawan perusahaan khususnya. Termasuk pembentukan organisasi buruh lokal yang berdiri diatas prinsip dasar Otsus.

    7.Apabila tuntutan tersebut tidak ditanggapi dan ditindaklanjuti melalui kesepakatan tertulis, maka aksi unjuk rasa secara total akan dilanjutkan dari Grasberg sampai Portsite.(*)

  • Sambut Ekspansi Investor Rusia

    Nilai Investasinya Dua Kali Lipat Realisasi 119 Projek PMA di Jabar 2006
    Sambut Ekspansi Investor Rusia

    BEBERAPA waktu lalu ranah investasi Jawa Barat (Jabar) mendapat kejutan menggembirakan, produsen alumunium terbesar ketiga dunia Russian Aluminium (Rusal) berniat membuka usaha di Jabar. Disebut kejutan karena investor dari Rusia yang datang, maklum selama ini promosi investasi Jabar ke Rusia relatif tidak berarti.

    Rencana investasi Rusal tak hanya sekadar kejutan, tapi juga sekaligus kabar gembira. Karena nilai investasi yang akan mereka bawa sangat signifikan. Rusal akan menanamkan modalnya sebesar 3 miliar dolar AS atau lebih dari Rp 27 triliun. Untuk dipergunakan membuat pabrik olahan aluminium, dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

    Lebih menggembirakan lagi, selain akan membuka banyak lapangan kerja, rencana investasi Rusal juga akan memberikan tambahan listrik untuk masyarakat Jabar. Karena PLTU yang akan dibangun mereka, dirancang untuk menghasilkan 1.200 Mw (megawatt). Sebanyak 1.000 Mw akan dipakai sendiri untuk pabrik alumunium Rusal, sisanya 200 Mw akan dikelola oleh PLN.

    Karena itu sudah sewajarnya ketika Strategic Corporate Development Rusal, Nikolay Stebletsky dan Presdir Rusal Asia, Tan Ghee Hock datang ke Jabar untuk melakukan penjajakan, Gubernur Jabar Danny Setiawan beserta pejabat terkait lainnya dengan serta merta menyambut mereka.

    Untuk lokasi pabrik aluminium tersebut, Pemprov Jabar menawarkan tiga alternatif, Subang, Indramayu, dan Cirebon. Usulan lokasi tersebut didasarkan pertimbangan kondisi geografis dan akses yang dibutuhkan oleh pabrik aluminium tersebut. Pihak Rusal berjanji akan segera menindaklanjuti, enam bulan ke depan mereka akan datang lagi untuk melakukan studi kelayakan.

    Kepada wartawan, Gubernur mengatakan rencana investasi Rusal tersebut dapat mengurangi ketergantungan kebutuhan produk berbahan baku aluminium Jabar, yang selama ini dipasok dari Krakatau Steel. Danny mengharapkan bisa secepatnya terealisasi, karena selain akan menambah PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto) Jabar, juga akan memperluas penyerapan tenaga kerja.

    **

    Niatan Rusal di Jabar, harus diakui agak mengherankan. Mengapa produsen aluminium raksasa dunia ini tiba-tiba melirik Jabar ? Padahal Jabar bukanlah daerah penghasil aluminium, juga bukan daerah yang iklim usahanya sudah pro investor. Sebegitu menariknyakah Jabar, hingga Rusal berani merencanakan investasi 3 miliar dolar AS ?

    Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Provinsi Jawa Barat memang merupakan daerah tujuan investasi paling menarik di Indonesia. Baik investasi dalam bentuk PMA (penanaman modal asing) maupun PMDN (penanaman modal dalam negeri). Setidaknya hal tersebut diindikasikan dari tingginya realisasi rencana investasi di Jabar.

    Sepanjang tahun 2006 tercatat ada 199 projek PMA dengan nilai 1,619 miliar dolar AS, investasi yang direalisasikan di Jabar. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi dari total 867 projek PMA yang direalisasikan di seluruh Indonesia pada 2006.

    Total nilai realisasi PMA tahun 2006, tercatat 5,976 miliar dolar AS . Jumlah terbesar setelah Jabar diserap oleh DKI Jakarta dengan realisasi PMA sebesar 1,468 miliar dolar AS, lalu Riau dengan 585,4 juta dolar AS, dan dan Banten dengan 511,9 juta dolar AS.

    Begitu pun dalam hal realisasi PMDN, Jabar menempati urutan tertinggi. Dari 164 projek PMDN yang direalisasikan tahun 2006 dengan total nilai Rp 20,788 triliun, Jawa Barat mengambil porsi Rp 5, 314 triliun dengan 29 projek. Berturut-turut kemudian diikuti Provinsi Banten, DKI Jakarta, Riau, dan Kalimantan Tengah.

    Menurut Kepala Badan Promosi Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Jabar, Ishak Suratman daya saing investasi Jabar memang masih lebih baik dibandingkan dengan daerah lain. Namun demikian masih terdapat sejumlah kendala yang menjadikan kinerja investasi Jabar sulit dioptimalkan.

    Mulai dari permasalahan sulitnya penyediaan lahan kawasan industri, tingginya harga lahan, kepastian hukum, tingginya pajak, hingga ke persoalan pengurusan izin yang lama dan mahal, hingga kini masih menjadi kendala dalam kinerja investasi Jabar. Namun dengan disahkannya UU Penanaman Modal beberapa waktu lalu, diharapkan masalah-masalah tersebut bisa dicari jalan keluarnya.

    Berkaitan perkembangan PMA di Jabar tahun 2007, Ishak mengatakan hingga pertengahan tahun ada beberapa projek PMA skala besar yang akan direalisasikan. Pada akhir April lalu produsen kendaraan bermotor TVS mulai mengoperasikan pabriknya, dengan modal awal 45 juta dolar AS. Diperkirakan akan menyediakan 300 - 1.000 lapangan pekerjaan baru.

    Hal menarik, pabrik TVS ini berorientasi pada penggunaan produk-produk lokal dalam proses produksinya. Pada tahun pertama 45% bahan-bahan yang digunakan berasal dari dalam negeri, porsinya akan terus ditingkatkan, hingga dalam 3 tahun awal bahan baku lokal yang dipakai akan mencapai 80% dari total komponen yang digunakan.

    PMA lain yang direalisasi tahun ini adalah pabrik TPT (tekstil dan produk tekstil) Korea, yang akan mulai beroperasi di Purwakarta pada Juni mendatang. Dengan modal awal 2,25 juta dolar AS, pabrik tersebut diperkirakan akan menyerap 8.000 pegawai baru.

    "Jabar memang memiliki daya tarik cukup tinggi untuk PMA. Selain karena infrastrukturnya cukup memadai, pertumbuhan ekonominya bisa 5%-6%, tenaga kerja banyak tersedia, juga dengan penduduk 40 juta jiwa merupakan pasar yang menarik," kata Ishak.

    **

    Besarnya daya tarik investasi Jabar untuk PMA, juga tercermin dari tingginya minat investor yang masuk. Dari data BPPMD Jabar, pada tahun 2006 saja tercatat 380 projek berasal dari 20 negara lebih, yang sudah mendapatkan persetujuan PMA di Jabar. Jika BKPM mencatat 119 projek yang sudah direalisasikan tahun 2006 di Jabar, berarti masih terdapat 261 projek PMA yang belum dilangsungkan. Artinya potensi Jabar untuk mendapatkan investor asing masih besar.

    Lebih menarik lagi, projek Rusal dari Rusia tidak termasuk ke dalam daftar 360 projek PMA 2006 yang dikeluarkan BPPMD Jabar. Padahal jika satu projek Rusal saja direalisasi, nilai investasinya sudah dua kali lipat realisasi 119 projek PMA di Jabar tahun 2006.

    "Investasi dari Rusia memang memilki potensi yang besar. Karenanya Jabar perlu menangkap minat Rusal dengan sungguh-sungguh, agar tidak sampai terlepas. Sehingga bisa berharap akan datang investor Rusia lagi," kata Ketua Kadin Jabar, Iwan Dermawan Hanafi.

    Menurut dia dari investasi Rusal yang 3 miliar dolar AS saja, jika sampai terealisasi besaran nilai investasinya berkemungkinan terus berkembang. Karena Bukan tidak mungkin mereka kemudian ingin membuat pelabuhan sendiri. Seperti industri terpadu Krakatau Steel, yang dulunya juga memang buatan Rusia. Apalagi Gubernur Jabar juga sudah meminta mereka untuk sekalian membuat pelabuhan.

    Belum lagi kemungkinan masuknya investor Rusia lain. Menurut Iwan dari pembicaraannya denga mantan Dubes Rusia Mikhail M. Bely awal tahun ini, diketahui ada tiga perusahaan besar Rusia yang akan masuk Indonesia. Yaitu Rusal, Lukoil, dan Alfa Group.

    Rusia sudah diketahui akan masuk Jabar, dua perusahaan besar lainnya belum diketahui akan masuk ke mana. Dengan contoh besaran investasi yang direncanakan Rusal, rasanya tidak berlebihan jika Jabar lebih serius memperhatikan investor-investor Rusia.

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.