Search blog.co.uk

Posts archive for: 17 April, 2007
  • Joke

    Yang Mana Lebih Konyol?

    Seorang salesman mobil sedang berkeliling di sebuah desa untuk menjual mobil saat bertemu dengan seorang petani yang sedang memberi makan sapinya. Ia memarkir mobilnya, lalu menghampiri si petani.

    “Selamat pagi, Pak. Saya seorang penjual mobil” sapanya penuh percaya diri.

    Si petani tersenyum sejenak, lalu mengembalikan perhatiannya ke sapinya.

    “Kenapa tidak beli sebuah mobil saja, Pak?” tembak si salesman.

    “Hmmh, terima kasih. Saya lebih memilih membeli seekor sapi saja” jawab si petani langsung.

    Si salesman tersenyum, “Betul. Tapi khan kalau mau jalan-jalan, kelihatan konyol berkeliling desa naik sapi?”

    Si petani balas tersenyum, “Betul. Tapi konyolnya tidak seberapa dibanding saat mau susu, coba memerah susu mobil!”

    ============ ===

    Moral kisah

    Ada selalu PILIHAN untuk menghormati MODEL DUNIA orang lain.

    Sudah Pernah Dengar?

    Tengah malam, seorang dokter dibangunkan oleh deringan telepon. Ia terbangun dan mengangkat teleponnya.

    “Hallo, dokter?” terdengar suara dari seberang. “Ini david! Istri saya kesakitan. Di bagian bawah perut. Sakit sekali. Saya kuatir sekali ini usus buntunya!”

    Si dokter, masih mengantuk, menjawab dengan kesal, “David, kembalilah tidur. Kamu ada-ada saja!” Lalu melangkah ke kamarnya.

    David ternyata segera menelepon kembali. Dan sang dokter pun mengangkat kembali dengan kesal.

    “Dokter! Tolong, dok! Dia sangat kesakitan. Saya yakin sekali ini usus buntunya!” kata David.

    “David! Tidurlah kembali! Ini tengah malam! Empat tahun lalu usus buntu istri kamu sudah saya angkat. Saya sudah praktek selama 20 tahun, dan tidak pernah saya dengar orang punya dua usus buntu!” jawab sang dokter.

    “Betul, dok!” sambut David. “Tapi selama 20 tahun dokter sudah pernah dengar orang bisa punya dua istri?”

    ===========

    Moral Kisah

    Ada PILIHAN untuk tidak cepat-cepat ambil kesimpulan.

  • Ekuador Lunasi Utang Terakhir ke IMF

    Quito (ANTARA News) - Presiden Ekuador, Rafael Correa, mengatakan bahwa negerinya telah membayar lunas utang terakhirnya kepada Dana Moneter Internasional (IMF), dan memutuskan hubungan kredit apa pun dengan badan tersebut.

    "Kami tidak ingin mendengar dari birokrasi internasional itu lagi," Correa mengatakan kepada para wartawan, Minggu, tak lama sesudah mengklaim kemenangan jelas dalam sebuah referendum tentang penulisan ulang konstitusi negara itu.

    Correa, yang berkampanye melawan kreditor internasional sejak memangku jabatan Januari, mengatakan kepada para wartawan pembayaran terakhirnya sebesar 40 juta dolar.

    Seorang pejabat senior kementerian ekonomi mengkonfirmasi Ekuador telah melunasi utangnya kepada badan tersebut tetapi mengatakan pembayaran terakhirnya sebenarnya senilai 11 juta dolar.

    Para pejabat tersebut, yang minta tidak disebutkan namanya karena tidak diberi kewenangan untuk berbicara agar dikutip, mengatakan presiden melakukan kekeliruan yang bisa diterima, demikian Reuters. (*)

  • Memasarkan Keahlian Lewat Blog

    Virus membuat blog sudah begitu mewabah dan membius jutaan orang berbondong-bondong mendaftar di layanan gratis pembuat blog seperti blogger,wordpress, multiply dan myspace.
    Pelajar SD sampai SMA,mahasiswa, guru,artis, pejabat,aktivis, seniman berbagi kisah tentang perjuangan hidup mereka,karya- karya mereka dan mungkin juga kekesalan mereka. Begitu dashyatnya virus blog sampai-sampai saya sendiri pun berniat membuat blog baru lagi dengan tema berbeda-beda. Dikepala saya saja saat ini sudah ada rencana ingin membuat 5 blog lagi setelah sebelumnya sudah membuat 3 blog ( blog pribadi,blog artwork saya dan blog komunitas FLP Bekasi).
    Blog memang gak ada matinya!!! Mungkin itu semboyan yang tepat bagi kedaan blog sekarang ini. Blog telah mampu menyambungkan banyak orang dengan latar belakang berbeda lewat dunia maya. Blog yang dulunya hanya berisi curhatan kegiatan sehari-hari layaknya buku harian kini berkembang menjadi sebuah media pemasaran yang sangat efektif.
    Pemasaran yang dimaksud disini bukan hanya memasarkan sesuatu yang berhubungan dengan barang atau jasa tapi juga termasuk didalamnya memasarkan keahlian seseorang atau bisa juga disebut curriculum vitae online. Dengan memasarkan keahlian lewat blog otomatis para pribadi-pribadi potensial akan terangkat ke permukaan sehingga mereka mempunyai peluang lebih dibanding mereka yang tidak mengenal blog. Anda mungkin ingin melihat pribadi-pribadi potensial itu dan blog berikut ini adalah salah satunya. Klik saja www.abouthendar. blogspot. com

  • In next 10 years fish crisis will destroy national marine resources

    Jakarta (ANTARA News) - In the next 10 years the accumulated fish crisis in Indonesia is believed to totally destroy the country`s fish resources.

    The crisis began when it became difficult to find fish of certain species on the local and global market, and a drastic increase in the price of fish, Coastal and Marine Campaign Manager and National Executive of the Indonesian Environmental Forum (Walhi) M Riza Damanik said in Jakarta.

    In this context, the government needs to start revitalizing the potential of fish resources, by focusing on meeting national needs while at the sametime recalculating the remaining marine resources.

    "In this case, the government needs to stop the export of marine resources by diplomatic means to build international support as well as focusing on illegal fishing," he said.

    These aims could be pursued by improving the system of licensing, control and the trial of fishing offenses in a professional and transparent way.

    It would also be possible for President Susilo Bambang Yudhoyono and the relevant government authorities to have fishermen and the public involved in overcoming the approaching national marine resources crisis.

    Right now, he added, only a little more than 30 percent of the total marine resources remained. This information came from the Ministry of Marine and Fishery Affairs, which also disclosed that only about 60 percent of the national marine resources had been exploited.

    But the facts show that, first of all, the fish catch of fishermen in many places had been declining, such as in the waters of Bitung in North Sulawesi, in Tanjung Balai, North Sumatra, and in Bengkalis, Riau, as well as in Lampung Bay.

    Secondly, the declining raw materials for the fishery industry. Consequently, by 2006 four fishery industries in North Sulawesi had to discontinue their operations, he said.

    It is also a fact that certain fish species, like the "terubuk" in Bengkalis islands, Riau are now very hard to find, he said, adding that the FAO had even predicted that in the meantime, the world`s consumption of fish and marine products continued to increase.

    This hard fact is based on the growth of the world population (by 1.8 percent per year) and world fish consumption which had reached 19 kg/capita/year.

    It is therefore difficult to deny that in the next eight years, consumption of fish and marine products may reach 50 million tons, while the world`s marine resources might be 9 to 10 million tons short each year, he said.

  • Kisah Seorang Penjual Tempe

    Adalah seorang ibu setengah baya yang sehari-harinya
    berjualan tempe buatan sendiri di desanya. Suatu hari,
    seperti biasanya, pada saat ia akan pergi ke pasar
    untuk menjual tempenya, ternyata pagi itu, tempe
    yang terbuat dari kacang kedele masih belum jadi tempe
    alias masih setengah jadi.

    Ibu ini sangat sedih hatinya, sebab jika tempe
    tersebut tidak jadi berarti ia tidak akan mendapatkan
    uang karena tempe yang belum jadi tentunya tidak laku
    dijual. Padahal mata pencaharian si ibu satu-satunya
    hanyalah dari menjual tempe saja agar ia dapat
    memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

    Dalam suasana hatinya yang sedih, si ibu yang memang
    aktif beribadah di gerejanya teringat akan firman
    Tuhan yang menyatakan bahwa Tuhan dapat melakukan
    perkara-perkara ajaib, bahwa bagi Tuhan tiada yang
    mustahil. Lalu ia pun menumpangkan tangannya di atas
    tumpukan beberapa batangan kedele yang masih dibungkus
    dengan daun pisang tersebut.
    "Bapak di Surga, aku mohon kepadaMu agar kedele ini
    menjadi tempe. "Dalam nama Yesus, Amin". Demikian doa
    singkat si Ibu yang dipanjatkannya dengan sepenuh
    hati. Ia yakin dan percaya pasti Tuhan menjawab
    doanya. Lalu, dengan tenang ia menekan-nekan bungkusan
    bakal tempe tersebut dengan ujung jarinya.

    Dengan hati yang deg-deg-an, Ia mulai membuka sedikit
    bungkusannya untuk melihat mukjijat kedele jadi tempe
    terjadi. Namun apa yang terjadi?

    Dengan kaget dia mendapati bahwa kedele tersebut masih
    tetap kedele!
    Si Ibu tidak kecewa . Ia berpikir bahwa mungkin doanya
    kurang jelas didengar Tuhan. Lalu kembali ia
    menumpangkan tangan di atas batangan kedele tersebut.
    "Bapa di surga, aku tahu bahwa bagiMu tiada yang
    mustahil. Tolonglah aku supaya hari ini aku bisa
    berdagang tempe karena itulah mata pencaharianku.

    Aku mohon dalam nama Yesus jadilah ini menjadi tempe.
    Dalam nama Yesus, Amin."
    Dengan Iman, Iapun kembali membuka sedikit bungkusan
    tersebut. Lalu apa yang terjadi? Dengan kaget ia
    melihat bahwa kacang kedele tersebut

    ???......... ........masih tetap begitu !
    Sementara hari semakin siang dimana pasar tentunya
    akan semakin ramai.

    Si ibu dengan tidak merasa kecewa atas doanya yang
    belum terkabul, merasa bahwa bagaimanapun sebagai
    langkah iman ia akan tetap pergi ke pasar membawa
    keranjang berisi barang dagangannya itu.
    Ia berpikir mungkin mujijat Tuhan akan terjadi di
    tengah perjalanan ia pergi ke pasar. Lalu ibu itupun
    bersiap-siap untuk berangkat ke pasar.

    Semua keperluannya untuk berjualan tempe seperti
    biasanya sudah disiapkannya.
    Sebelum beranjak dari rumahnya, ia sempatkan untuk
    menumpangkan tangan sekali lagi. "Bapa di surga, aku
    percaya Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku
    berjalan menuju pasar, Engkau akan mengadakan mukjijat
    buatku. Dalam nama Yesus, Amin." Lalu ia pun
    berangkat. Di sepanjang perjalanan ia tidak lupa
    menyanyikan beberapa lagu puji-pujian.

    Tidak lama kemudian sampailah ia di pasar. Dan seperti
    biasanya ia mengambil tempat untuk menggelar barang
    dagangannya. Ia yakin bahwa tempenya sekarang pasti
    sudah jadi. Lalu iapun membuka keranjangnya
    dan pelan-pelan menekan-nekan dengan jarinya bungkusan
    tiap bungkusan yang ada. Perlahan ia membuka sedikit
    daun pembungkusnya dan melihat isinya.

    Apa yang terjadi? Ternyata saudara-
    saudara..... ......... ...tempenya benar benar
    ............ . ......... belum jadi ! Si Ibu menelan
    ludahnya. Ia tarik napas dalam-dalam. Ia mulai kecewa
    pada Tuhan karena doanya tidak dikabulkan.
    Ia merasa Tuhan tidak adil. Tuhan tidak kasihan
    kepadanya. Ia hidup hanya mengandalkan hasil menjual
    tempe saja. Selanjutnya, ia hanya duduk saja tanpa
    menggelar dagangannya karena ia tahu bahwa mana ada
    orang mau membeli tempe yang masih setengah jadi.

    Sementara hari semakin siang dan pasar sudah mulai
    sepi dengan pembeli. Ia melihat dagangan
    teman-temannya sesama penjual tempe yang tempenya
    sudah hampir habis. Rata-rata tinggal sedikit lagi
    tersisa.

    Si ibu tertunduk lesuh. Ia seperti tidak sanggup
    menghadapi kenyataan hidupnya hari itu. Ia hanya bisa
    termenung dengan rasa kecewa yang dalam. Yang ia tahu
    bahwa hari itu ia tidak akan mengantongi uang
    sepeserpun.

    Tiba-tiba ia dikejutkan dengan sapaan seorang wanita.
    "Bu?! Maaf ya, saya mau tanya. Apakah ibu menjual tempe yang belum jadi? Soalnya dari tadi saya sudah keliling pasar mencarinya."
    Seketika si ibu tadi terperangah. Ia kaget.
    Sebelum ia menjawab sapaan wanita di depannya itu,
    dalam hati cepat-cepat ia berdoa "Tuhan? saat ini aku tidak butuh tempe lagi.

    Aku tidak butuh lagi.
    Biarlah daganganku ini tetap seperti semula.

    Dalamnama Yesus, dalam nama Yesus, Amin."
    Tapi kemudian, ia tidak berani menjawab wanita itu.
    Ia berpikir jangan-jangan selagi ia duduk-duduk termenung tadi, tempenya sudah jadi. Jadi ia sendiri saat itu dalam posisi ragu-ragu untuk menjawab ya kepada wanita itu. "Bagaimana nih?" ia pikir. "Kalau aku katakan iya, jangan-jangan tempenya sudah jadi.
    Siapa tahu tadi sudah terjadi mukjijat Tuhan?" Ia kembali berdoa dalam hatinya, "Ya Tuhan, biarlah tempeku ini tidak usah jadi tempe lagi. Sudah ada orang yang kelihatannya mau beli. Tuhan, tolonglah aku kali ini.

    Tuhan dengarkanlah doaku ini.." ujarnya berkali-kali.
    Lalu, sebelum ia menjawab wanita itu, ia pun membuka sedikit daun penutupnya. Lalu ? apa yang dilihatnya
    Saudara-Saudara ???

    Ternyata??
    ternyata? memang benar tempenya belum jadi! Ia bersorak senang dalam hatinya.
    Puji Tuhan.. Puji Tuhan, katanya.

    Singkat cerita wanita tersebut memborong semua
    dagangan si Ibu itu.

    Sebelum wanita itu pergi, ia penasaran kenapa ada orang yang mau beli tempe yang belum jadi. Ia bertanya kepada si wanita. Dan wanita itu mengatakan bahwa anaknya di Yogya mau tempe yang berasal dari desa itu. Berhubung tempenya akan dikirim ke Yogya jadi ia harus membeli tempe yang belum jadi, supaya agar setibanya di sana tempenya sudah jadi. Kalau tempe yang sudah jadi yang dikirim maka setibanya di sana nanti tempe tersebut sudah tidak bagus lagi dan rasanya sudah tidak enak.

    Apa yang bisa kita simpulkan dari kesaksian sederhana?

    Pertama: Kita sering memaksakan kehendak kita kepada
    Tuhan pada waktu kita berdoa padahal sebenarnya Tuhan
    lebih mengetahui apa yang kita perlukan.

    Kedua : Tuhan menolong kita dengan caraNya yang sama
    sekali di luar perkiraan kita sebelumnya.

    Ketiga : Tiada yang mustahil bagi Tuhan

    Keempat : Percayalah bahwa Tuhan akan menjawab doa
    kita sesuai dengan rancanganNya.

    Bagikanlah kesaksian ini kepada sahabat 2x dan teman
    2x... kalau kamu merasa diberkati dengan kesaksian
    ini. God bless you all !

  • 5 Kunci Dasar Mendongkrak Kinerja

    Caranya? Simak 5 kunci dasar berikut:

    * Kekhususan
    Karyawan membutuhkan spesifikasi. Informasi spesifik lengkap dengan cara pelaksanaan sangat membantu stabilitas kinerja, sekaligus memperbaiki kekurangan. Manajer tak perlu sibuk memandori dan karyawan tahu keinginan perusahaan, ini menunjang kreativitas.

    * Konsistensi
    Informasi sebaiknya tidak saling bertentangan. Misalnya penilaian berkala baik, tapi penilaian tahunan buruk. Ini, inkonsistensi yang meresahkan dan menganggu kinerja.

    * Waktu yang tepat
    Umpan balik sebaiknya segera diberikan, agar karyawan termotivasi memperbaiki. Kalau kelamaan ada keengganan mengevaluasi. Mereka terlanjur merasa benar dan akan sangat terpukul jika dapat nilai rapor jelek.

    * Komunikasi yang efektif
    Manajer harus mampu menciptakan komunikasi efektif untuk menumbuhkan persamaan persepsi dengan karyawan. Jika pernyataan manajer tidak dimengerti atau diterima sepotong-sepotong, sasaran tak akan tercapai.

    * Niat baik dan kerjasama
    Manajer perlu menunjukkan niat baik dan kerjasama. Umpan balik yang hanya bertujuan menjatuhkan atau mempermalukan karyawan tak akan mampu menciptakan kondisi kerja yang sehat.

    Karyawan yang ikut memberikan ide dalam menetapkan sasaran atau standar kinerja, berarti telah mengemukakan kehendak dan kebutuhannya. Karyawan tersebut akan berusaha mencapainya, karena dia tahu apa yang dia mau.

  • Hiduplah dengan sederhana

    Seorang lelaki berumur 92 tahun yang mempunyai selera tinggi,percaya diri, dan bangga akan dirinya sendiri, yang selalu berpakaian rapi setiap hari sejak jam 8 pagi, dengan rambutnya yang teratur rapi meskipun dia buta, masuk ke panti jompo hari ini.

    Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal, sehingga dia harus masuk ke panti jompo.

    Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobi, dia tersenyum manis ketika diberi tahu bahwa kamarnya telah siap.

    Ketika dia berjalan mengikuti penunjuk jalan ke elevator, aku menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil, termasuk gorden yang ada di jendela kamarnya.

    Saya menyukainya, katanya dengan antusias seperti seorang anak kecil berumur 8 tahun yang baru saja mendapatkan seekor anjing.

    ?Pak, anda belum melihat kamarnya, tahan dulu?, perkataan tersebut.

    ?Hal itu tidak ada hubungannya?, dia menjawab.

    ?Kebahagiaan adalah sesuatu yang kamu putuskan di awal. Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak, tidak tergantung dari bagaimana perabotannya diatur tapi bagaimana aku mengatur pikiranku. Aku sudah memutuskan menyukainya. Itu adalah keputusan yang kubuat setiap pagi ketika aku bangun tidur.?

    ?Aku punya sebuah pilihan, aku bisa menghabiskan waktu di tempat tidur menceritakan kesulitan-kesulitan yang terjadi padaku karena ada bagian tubuhnya yang tidak bisa

    berfungsi lagi, atau turun dari tempat tidur dan berterima kasih atas bagian-bagian yang masih berfungsi.?

    Setiap hari adalah hadiah, dan selama mataku terbuka, aku akan memusatkan perhatian pada hari yang baru dan semua kenangan indah dan bahagia yang pernah kualami dan kusimpan.

    Hanya untuk kali ini dalam hidupku. Umur yang sudah tua adalah seperti simpanan di bank. Kita akan mengambil dari yang telah kita simpan.

    Jadi, nasehatku padamu adalah untuk menyimpan sebanyak-banyaknya kebahagiaan di bank kenangan kita.

    Terima kasih padamu yang telah mengisi bank kenanganku.

    Aku sedang menyimpannya.

    Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:

    Bebaskan hatimu dari rasa benci.

    Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.

    Hiduplah dengan sederhana.

    Berikan lebih banyak (give more)

    Jangan terlalu banyak mengharap (expectless)

  • Pertolongan Pertama Pada Stroke

    Pertolongan Pertama Pada Stroke (Dengan cara mengeluarkan darah pada

    setiap ujung jari tangan dan ujung daun telinga). Ada satu cara terbaik

    untuk memberikan pertolongan pertama kepada orang yang mendapat serangan

    STROKE. Cara ini selain dapat menyelamatkan nyawa si penderita, juga tidak

    menimbulkan efek sampingan apapun. Pertolongan pertama ini dijamin

    merupakan pertolongan GAWAT DARURAT yang dapat berhasil 100%.

    Sebagaimana diketahui, orang yang mendapat serangan STROKE, seluruh darah

    di tubuh akan mengalir sangat kencang menuju pembuluh darah di otak.

    Apabila kegiatan pertolongan diberikan terlambatsedikit saja, maka pembuluh

    darah pada otak tidak akan kuat menahan aliran darah yang mengalir dengan

    deras dan akan segera pecah sedikit demi sedikit.

    Dalam menghadapi keadaan demikian jangan sampai panik tetapi harus tenang.

    Sipenderita harus tetap berada ditempat semula dimana ia terjatuh (mis:

    dikamar mandi, kamar tidur, atau dimana saja). JANGAN DIPINDAHKAN !!! sebab

    dengan memindahkan si penderita dari tempat semula akan mempercepat

    perpecahan pembuluh darah halus di otak.

    Penderita harus dibantu mengambil posisi duduk yang baik agar tidak

    terjatuh lagi, dan pada saat itu pengeluaran darah dapat dilakukan. Yang

    terbaik ialah menggunakan JARUM SUNTIK, namun apabila tidak ada, maka JARUM

    JAHIT / JARUM PENTUL / PENITI dapat dipakai dengan terlebih dahulu

    disterilkan dulu dengan cara dibakar diatas api. Segera setelah jarum

    steril, lakukan PENUSUKAN pada 10 UJUNG JARI TANGAN. Titik penusukan

    kira-kira 1cm dari ujung kuku. Setiap jari cukup ditusuk 1 kali saja dengan

    harapan setiap jari mengeluarkan 1 tetes darah. Pengeluaran darah juga

    dapat dibantu dengan cara dipencet apabila darah ternyata tidak keluar dari

    ujung jari. Dalam jangka waktu kira-kira 10 menit, si penderita akan segera

    sadar kembali.

    Bila mulut sipenderita tampak mencong / tidak normal, maka KEDUA DAUN

    TELINGA sipenderita HARUS DITARIK-TARIK sampai berwarna kemerah-merahan.

    Setelah itu lakukanlah 2 KALI PENUSUKAN pada masing-masing UJUNG BAWAH DAUN

    TELINGA sehingga darah keluar sebanyak 2 tetes dari setiap ujung daun

    telinga. Dengan demikian dalam beberapa menit bentuk mulut sipenderita

    akan kembali normal.

    Setelah keadaan sipenderita pulih dan tidak ada kelainan yang berarti, maka

    bawalah sipenderita dengan hati-hati ke dokter atau rumah sakit terdekat

    untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Sebagai salah satu cara beramal

    bakti, sebaiknya e-mail ini disebarluaskan kepada teman-teman, keluarga

    dan relasi-relasi dan masyarakat luas, sebab serangan stroke ini dapat

    terjadi pada siapa saja dan dimana saja.

  • SEMUA TERJADI KARENA SUATU ALASAN

    Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang
    ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat.
    Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun
    terjadilah.
    Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan
    51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru.
    Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat
    lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos.
    Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos
    penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku.
    Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat
    NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu
    dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu
    kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot
    khusus di Kennedy Space Center.
    Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian
    dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji
    klaustrofobi, latihan ketangkasan, percobaan mabuk udara. Siapakah di
    antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini?
    Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa. Lalu tibalah
    berita yang menghancurkan itu. NASA memilih Christina McAufliffe. Aku
    kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku
    lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku.
    Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku? Bagian diriku
    yang mana yang kurang? Mengapa aku diperlakukan kejam?
    Aku berpaling pada ayahku. Katanya,"Semua terjadi karena suatu alasan."
    Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat
    peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku
    menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa
    saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? Tujuh puluh tiga
    detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua
    keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.
    Aku teringat kata-kata ayahku, "Semua terjadi karena suatu alasan." Aku
    tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya
    karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku
    memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang.
    Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk
    bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.
    Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara :
    1. Apabila Tuhan mengatakan YA
    Maka kita akan mendapatkan apa yang kita minta
    2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK
    Maka kita akan mendapatkan yang lebih baik
    3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU
    Maka kita akan mendapatkan yang TERBAIK sesuai dengan kehendak NYA

  • Invasi di Liga Inggris

    Alex Diffey adalah seorang International Private Banker yang berbasis di London. Sewaktu menghadiri forum Private Banking beberapa waktu lalu di Jenewa, penulis bertemu dengannya. Alih-alih membicarakan industri perbankan, sebagian besar perbincangan justru beralih ke sepakbola.

    Alex adalah fan Tottenham Hotspur. Meski harus melanglang London-Jenewa-Singapura setiap bulan karena tuntutan profesi, ia pasti menyempatkan datang ke White Heart Line setiap ada kesempatan. Perkembangan Lilywhites pun tidak pernah lepas dari perhatiannya.

    Namun, hal yang merisaukannya belakangan ini adalah invasi pengusaha mancanegara di klub-klub Liga Inggris. Di kalangan terbatas, ia dan teman-temannya bahkan sering berkelakar dengan menyebut markas klub Arsenal sebagai Stadion Al-Qaeda karena disponsori salah satu maskapai penerbangan dari Timur Tengah, Emirates, atau Stadion McDonald untuk Manchester United, yang kini dikuasai penguasa asal Amerika Serikat, Malcolm Glazer. Kerisauannya kian menjadi-jadi setelah pengusaha AS, Stanley Kroenke, mengambil saham 9,99% Arsenal.

    Alex mungkin mewakili banyak kalangan yang mempertanyakan jual beli klub tersebut. Financial Times dalam perhelatan Sport Business-nya pun sempat membahas masalah ini dalam tajuk “Fans vs Finance”, Who owns football? Fans, players or businessman?

    Dalam kerangka investasi, pengambilalihan kepemilikan perusahaan disederhanakan dalam konteks merger atau akuisisi (M&A) melalui pembelian strategis (strategic sale) atau pembelian saham yang beredar di lantai bursa.

    Dengan cara terakhir, seseorang bisa memiliki saham perusahaan berdasarkan mekanisme pasar, sedangkan lewat strategic sale, penentuan harga lebih tergantung valuasi yang disepakati kedua pihak atas nilai wajar ditambah goodwill (nilai tambah seperti brand) dari klub tersebut.

    Liga Inggris belakangan ini dipenuhi dengan pembelian secara strategic sale. Keinginan untuk menguasai porsi terbesar klub dapat diwujudkan secara lebih efektif dengan mekanisme tersebut.

    Apa yang melatarbelakangi, tidak ada asap jika tidak ada api, bukan? Di tengah kompetisi yang semakin ketat, beberapa infrastruktur pendukung lama terasa perlu diremajakan. Rancangan pembelian pemain-pemain baru yang lebih mengkilap membutuhkan dana yang tidak sedikit. Langkah itu yang membuat para investor ini diundang.

    Waktu Akan Menjawab

    Tidak harus biliuner berlatar belakang sepakbola. Para pengusaha akan mengalir ketika melihat peluang meraih keuntungan. Siapa pun akan tergiur dengan EPL, meski kompetensi inti bisnisnya bukan di sana.

    Pembelian saham Arsenal bisa dianggap in line dengan bisnis utama. Memiliki klub bisbol, lalu membeli klub sepakbola. Namun, apa hubungan antara minyak dan sepakbola dalam kasus Roman Abramovich? Atau kasus Stelios Haji–Ioannou, pengusaha yang mengangkat Easy Jet menjadi penerbangan low fare tersukses di Eropa, dengan sahamnya di Tottenham. Alhasil, Chelsea, Man. United, Arsenal, Liverpool, Aston Villa, dan Fulham sudah menjadi teritori pengusaha mancanegara dari Rusia, AS, sampai ke Timur Tengah.

    Kita dapat mengklasifikasi sebagai Cross Border Merger & Acquisition, yang marak dalam 10 tahun terakhir ini di berbagai belahan dunia pada beragam industri. Namun, apakah secara bisnis deal-deal tersebut menguntungkan baik buat si investor maupun klub masih bisa diperdebatkan.

    Chelsea pun masih melaporkan kerugian dari total pemasukan dibandingkan pengeluaran walau secara instan dapat membentuk tim super. Pembuktian performa mendapat tantangan, baik teknis maupun nonteknis, seiring waktu. Memang transaksi M&A bisa berhasil dan bisa juga tidak. Majalah CFO pada 2005 memprediksi sebagian besar M&A berakhir dengan 61% kegagalan dari keseluruhan transaksi dalam menciptakan shareholder value. Jadi, hanya waktu yang akan menentukan akuisisi bisa dikatakan sukses atau tidak.

    Alex Diffey, meski risau, pada akhir perbincangan masih bisa tersenyum. “Kadang kita harus berhenti menjadi sentimental. Mungkin dengan begitu Spurs bisa menjadi kampiun setelah era keemasan berlalu meski akhirnya dimiliki oleh pengusaha Indonesia,” katanya sambil tersenyum dan berlalu.

  • Apakah kita perlu merasa khawatir?

    Do we need to worry?

    Kepada saya, beberapa orang pernah menyatakan : “Jangan khawatir”.

    Dalam kitab suci, Beliau yang saya junjung tinggi bahkan dengan jelas mengatakan “ Janganlah khawatir akan hidupmu, apa yang hendak kami makan dan kamu minum….karena kekuatiran tidak akan menambahkan sehasta saja-pun hidupmu”

    Dalam upaya saya ketika menghibur dan menguatkan seseorang, sering saya sampaikan “jangan khawatir…pasti ada jalan keluar….pasti Tuhan memampukan Anda untuk mengatasi masalah yang tengah Anda hadapi”

    Tetapi, tak dapat dipungkiri, kadang kala kekhawatiran itu muncul dan menyusup di dalam hati, bahkan kalau dibiarkan berkembang, dia akan mencengkeram dan menguasai diri saya, membuat saya ragu untuk melakukan yang seharusnya bisa saya lakukan. Akhirnya, kekhawatiran itu yang menahan langkah/tindakan saya…sehingga saya tidak dapat bergerak maju.

    Jadi, teman-teman menurut saya, KITA MEMANG TIDAK PERLU MERASA KHAWATIR, kecuali kemudian kekhawatiran kita itu bisa membuat kita berhasil, menjadi pemenang, menjadi orang hebat, menjadi orang sukses. Sama seperti yang sering Bapak sampaikan dalam contoh orang merokok : kalau merokok itu membuat kita sehat, ya teruskan saja.

  • Berita Bola

    Sevilla Pimpin Armada La Liga

    Tak pelak lagi, kompetisi antarklub Eropa 2006/07 ini mutlak menjadi dominasi Liga Premier Inggris dan La Liga Spanyol. Enam dari delapan spot semifinal Liga Champion dan Piala UEFA dihuni perwakilan dua negara itu.

    Inggris lebih dulu mendominasi kala trio Manchester United, Chelsea, dan Liverpool menembus empat besar LC. Keesokan harinya giliran Spanyol yang menuai pesta. Pada perempatfinal “kasta kedua” Benua Biru itu, Sevilla, Osasuna, dan Espanyol sukses mengharumkan nama Espana dengan menyingkirkan Tottenham Hotspur, Bayer Leverkusen, dan Benfica.

    “Tiga klub di semifinal. Rasanya ini cukup membuktikan kekuatan Spanyol sebagai salah satu liga terbaik di dunia,” begitu ujar Juande Ramos, pelatih Sevilla, mengomentari kesuksesan Los Blancos dalam mengimbangi Spurs 2-2 di White Hart Lane.

    Hasil imbang itu cukup bagi Sevilla lantaran 1st leg di Ramon Sanchez Pizjuan pekan lalu, berujung kemenangan 2-1. Seperti pekan lalu pula, di London Frederic Kanoute pun menjadi sosok penentu.

    Sundulan pemain Mali yang memanfaatkan sepak pojok Luis Marti pada menit ketiga berhasil membuat panik bek Spurs. Bola liar di depan gawang Paul Robinson ini kemudian disambar Christian Poulsen. Sebetulnya tendangan Poulsen mengarah keluar andaikan tak dihalau Steed Malbranque, yang tengah berdiri di tiang jauh.

    Saking kerasnya, tapi tak terkena dengan sempurna, si kulit bundar malah masuk ke gawang tuan rumah. Berselang lima menit, serangan balik Sevilla lewat permainan one-two Kanoute dan Aleksandr Kerzhakov tak bisa dibaca Robinson.

    Petaka Delapan Menit

    Dengan sekali kontrol, Kanoute, yang untuk pertama kalinya kembali ke White Hart Lane, klub lamanya sebelum ia pindah ke Sevilla, menceploskan bola di luar jangkauan kiper utama Inggris itu. Dua gol cepat ini kontan meruntuhkan moral The Lilywhites, yang sebenarnya cuma butuh menang 1-0.

    “Jika Anda bermain di panggung Eropa dan kemasukan gol pada menit ketiga, berarti ini lebih dari sebuah pukulan berat. Dengan sedikit keberuntungan, mungkin kami bisa lolos. Namun, malapetaka sudah terjadi pada delapan menit pertama,” ucap Martin Jol, gaffer Spurs.

    Kemasukan sepasang gol di rumah sendiri berarti Dimitar Berbatov dkk. harus memasukkan dua gol lebih banyak. Upaya maksimal sudah dilakoni armada berlogo cockerel alias ayam jago itu. Namun, hanya Jermain Defoe dan Aaron Lennon yang berhasil masuk score-sheet.

    “Saat mereka (Spurs) memasukkan gol kedua, kami sempat terkejut, kesulitan, dan berada dalam tekanan. Tetapi, setelah berhasil kembali mengambil alih laga, kami tak pernah khawatir bakal mengalami kekalahan,” kata Ramos lagi.

    Dengan kemenangan ini, Sevilla berkesempatan untuk menjadi klub pertama yang bisa merebut dua gelar Piala UEFA berturut-turut setelah Real Madrid pada 1984/85 dan 1985/86. Musim lalu, Kanoute cs. meraih trofi seusai mencukur Middlesbrough 4-0. (Sapto Haryo Rajasa)

    >> Kembali ke Atas

    Werder Bremen
    Lungsuran LC Terakhir

    Walau nyaris menyingkirkan Barcelona di fase grup Liga Champion, Werder Bremen belum mendapat pengakuan publik. Posisi nyaman sebagai runner-up Bundesliga juga tak mampu mendongkrak popularitas Werder dari segi prestasi.

    Hasil teranyar pasukan Thomas Schaaf di perempatfinal Piala UEFA, Kamis (12/4), tampaknya bakal menghapus rasa skeptis publik. Ya, di tengah pandangan sebelah mata itu, Miroslav Klose membalikkan prediksi dan memukul wakil Belanda AZ Alkmaar 4-1.

    Pesta gol tuan rumah di Weser Stadion dibuka Tim Borowski (16’). Meski Moussa Dembele sempat menyamakan skor di menit ke-32 sekaligus membuat hasil agregat 1-1 ini condong mengunggulkan tim tamu, dua gol Klose dan satu gol Diego akhirnya menutup asa AZ.

    “Klose selalu berlatih dengan keras dan tak pernah kehilangan kepercayaan diri,” ujar Schaaf di situs resmi klub. Belakangan bomber Der Panzer kelahiran Polandia ini menjadi pusat cercaan menyusul paceklik gol sejak 31 Januari dan mengambil rentang 1.158 menit. “Saya selalu berpikir untuk membuat gol dan saya buktikan masih mampu,” timpal Klose.

    Sumbangsih Klose tak hanya membanggakan Bremen, tapi juga memperpanjang napas tim buangan LC. Maklum, Si Hijau kini menjadi satu-satunya klub lungsuran LC yang masih bertahan di Piala UEFA. Tujuh tim lain yang hijrah berkat posisi ketiga di fase grup rontok semua.

    Mereka adalah Spartak Moskva (kalah dari Celta Vigo; 32 besar), Bordeaux (Osasuna, 32), Steaua Bucuresti (Sevilla, 32), CSKA Moskva (Maccabi Haifa; 32), AEK Athena (Paris Saint Germain; 32), Shakhtar Donetsk (Sevilla; 16), dan Benfica (Espanyol; 8).

    Kegagalan Benfica di tangan Espanyol juga cukup mengejutkan. Bukan lantaran Los Pariquitos (Si Parkit), julukan Espanyol, kurang berkualitas, namun lebih pada jam terbang Si Elang, julukan Benfica, di antarklub Eropa yang jauh lebih panjang ketimbang Si Parkit.

    Benfica juga mengantongi dua away goal berkat skor 2-3 di Lluis Companys. Saat ganti menjamu Raul Tamudo dkk. di Estadio Da Luz, Simao Sabrosa cs. hanya bisa bermain imbang tanpa gol dan harus mengaku kalah agregat 2-3.

    “Kami punya lima peluang untuk mencetak gol. Tapi, tak ada yang berhasil,” keluh Fernando Santos, bos Benfica. Tanggapan Ernesto Valverde, el entrenador Espanyol? “Untuk ukuran kami, lolos ke semifinal adalah hal luar biasa.” Maklum, terakhir kali mereka tampil di empat besar adalah 19 tahun silam. Kala itu Espanyol kalah dari Bayer Leverkusen di final 1987/88. (shr)

    >> Kembali ke Atas

    Trio Spanyol Pertama

    Tujuh tahun setelah klub-klub Spanyol mendominasi tiga tempat di babak semifinal Liga Champion 1999/2000, trio La Liga kembali unjuk gigi. Namun, kali ini bukan di panggung terwahid Eropa seperti yang dilakoni Real Madrid, Barcelona, dan Valencia kala itu.

    Pada musim kompetisi 2006/07 ini, Sevilla, Osasuna, dan Espanyol menjadi tiga punggawa ranah Spanyol di arena Piala UEFA. Meski kerap dibilang pantas kasta kedua, pencapaian mereka bertiga tetap pantas diacungi jempol. Setidaknya oleh warga Espana.

    Apa pasal? Ini merupakan kesuksesan perdana Spanyol dalam mewakilkan tiga personel di Piala UEFA, kendati sebetulnya klub-klub Primera pernah mementaskan all-Spanish final di LC 99/00 dan tiga kali final sesama di Piala Fairs (pentas sebelum diganti menjadi Piala UEFA) pada awal 60-an.

    Catatan ini boleh membuat Spanyol bangga. Tapi, dalam urusan dominasi semifinal, baru Bundesliga yang pernah membukukan rekor all-German semifinal di Piala UEFA. Ini terjadi pada musim 1979/80 saat VfB Stuttgart, Borussia Moenchengladbach, Bayern Muenchen, dan Eintracht Frankfurt masuk empat besar.

    Hingga detik ini, belum ada negara yang mampu menyamai rekor tersebut. (shr)

    Inggris Memimpin Lagi

    Tiga klub Premiership mendominasi babak semifinal Liga Champion. Kenyataan itu membuat suporter Inggris berbunga-bunga. Inikah konfirmasi bahwa Inggris sudah kembali memimpin sebagai liga terbaik di Eropa?

    Untuk pertama kali, babak semifinal dikuasai klub-klub Inggris. Manchester United, Chelsea, dan Liverpool berpeluang menciptakan all-English final seperti yang pernah dilakukan Spanyol pada 2000 dan Italia pada 2003.

    Para pencinta Premiership tentu akan teringat pada periode dominasi Inggris akhir 1970-an dan awal 1980-an. Saat itu, klub Inggris, yang diwakili Liverpool, Nottingham Forest, dan Aston Villa, berhasil menjadi juara Piala Champion enam kali berturut-turut antara 1977-1982.

    Inggris sempat tenggelam setelah UEFA menjatuhkan skorsing lima tahun antara 1985-1990 menyusul tragedi Heysel, di mana suporter Liverpool bertanggung jawab atas tewasnya 39 penonton di final Piala Champion 1984/85.

    Pada periode tersebut, tercatat 16 klub Inggris tidak dapat tampil di kompetisi Eropa. Dari Everton, yang seharusnya bermain di Piala Champion 1985/86, ke Norwich City, yang semestinya tampil di Piala UEFA 1989/90.

    Kembalinya kekuatan klub Inggris dimulai oleh keberhasilan United menjuarai Liga Champion 1998/99. Isyarat semakin menjadi-jadi setelah Liverpool menjadi kampiun 2004/05 dan Arsenal berhasil lolos ke laga final 2005/06.

    Sekarang dengan tiga klub Inggris ada di semifinal, yang berarti paling tidak satu tempat di partai final akan menjadi milik klub Premiership, wajar jika negeri Pangeran Charles jadi merasa masa kejayaan sudah kembali.

    Uang, Pemain, Manajer

    “Fakta bahwa tiga klub Inggris lolos ke semifinal barangkali membuat liga kami menjadi yang terbaik di Eropa. Naluri kompetitif dan kualitas sepakbola Inggris sudah banyak berkembang,” sergah manajer United, Sir Alex Ferguson.

    Pengakuan diucapkan dua orang pelatih yang timnya disingkirkan klub Inggris: Luciano Spalletti (Roma) serta Ronald Koeman (PSV). Roma dipermalukan 1-7 oleh United dan PSV dibuat Liverpool gagal membuat gol.

    “Klub Inggris punya uang, pemain bagus, dan manajer yang bagus,” sebut Koeman. Argumen Spalletti lebih gamblang. “Klub Inggris seperti Italia beberapa tahun lalu. Mereka punya pemain-pemain bagus dan keuangan hebat,” kata Spalletti seperti dikutip situs resmi UEFA.

    “Klub Inggris lebih fisikal dan lebih komplet. Pemain-pemain mereka lebih siap berduel satu lawan satu karena terbiasa melakukan itu di Premiership. Sekarang, mereka membawa kekuatan tersebut ke Eropa,” tambahnya. (Dwi Widijatmiko)

    >> Kembali ke Atas

    Peringatan bagi Pemabuk

    Keberhasilan Manchester United, Liverpool, dan Chelsea lolos ke semifinal Liga Champion di satu sisi membanggakan. Akan tetapi di sisi lain, tidak sedikit pihak yang merasa khawatir dengan perilaku para suporter Inggris.

    Bukan rahasia lagi bahwa sebagian pendukung klub Inggris lebih ganas dari suporter negara lain. Hooligan mereka sering membuat masalah dengan memicu kerusuhan antarsuporter, baik di dalam maupun di luar stadion.

    Kekhawatiran dilontarkan UEFA, yang secara khusus meminta United mengontrol suporternya agar mereka tidak memasuki stadion dalam keadaan mabuk. Ritual minum-minum memang telah biasa dilakukan.

    Suporter United sudah terlibat kerusuhan saat melawat ke Stadion Olimpico melawan Roma di partai pertama babak perempatfinal. Pada 2 Mei, mereka akan bertamu ke Milano menghadapi Milan di 2nd leg semifinal.

    “Manchester United harus memberi pengertian pada suporter mereka apa yang pantas dilakukan. Masalah dimulai dari perilaku irasional karena pengaruh alkohol. Akan sangat bagus jika suporter bisa dinasihati tidak melakukan itu,” tutur juru bicara UEFA, William Gaillard.

    Di Liga Champion musim ini, pendukung The Red Devils sudah memiliki “catatan kriminal” yang panjang. Mereka pernah bentrok dengan polisi setempat ketika klub mereka bermain di Lens, Roma, dan Manchester.

    Insiden terakhir di Roma sampai sekarang masih diselidiki UEFA. Publik Inggris menuding polisi Italia bertindak berlebihan. Tapi, polisi Italia membela diri dengan menyebut pendukung United yang memulai insiden dengan menyerbu pembatas antara suporter kedua kubu. (wid)

    >> Kembali ke Atas

    Italia Memuji Milan

    Sebagai satu-satunya klub Italia di semifinal, Milan jelas menjadi harapan terakhir Negeri Piza. Wajar media-media Italia jadi serentak memuji pencapaian Il Diavolo Rosso sehari setelah partai kedua perempatfinal.

    “Terbang, Milan, Terbang!,” tulis koran La Gazzetta dello Sport. “Milan Kebanggaan Italia,” sambung Corriere dello Sport. “Milan, Hanya Kalian,” imbuh Tuttosport.

    Pujian juga diberikan Presiden FIGC yang baru, Giancarlo Abete. “Beliau berterima kasih kepada kami karena terus membawa bendera Italia di kompetisi sepenting ini,” ungkap Wakil Presiden I Rossoneri, Adriano Galliani.

    Sekarang publik Italia berharap Milan bisa menebus rasa malu yang muncul seusai Roma dibantai Manchester United 1-7 di partai kedua perempatfinal (10/4). Milan akan bertemu United di babak semifinal, 24 April dan 2 Mei nanti.

    “Setelah skor 1-7 tersebut, orang membuat lelucon tentang sepakbola Italia. Saya bisa pastikan bahwa kami, orang Italia, punya hati dan karakter. Milan sudah menunjukkan itu,” sergah gelandang Milan, Gennaro Gattuso.

    Milan juga membuat bangga Italia karena konsistensi mereka di Liga Champion. Gattuso dan sebagian besar pemain Milan yang lain adalah tim yang sama yang membawa Il Diavolo dua kali mencapai final dan dua kali pula menembus semifinal Liga Champion dalam lima tahun terakhir.

    “Liga Champion merupakan bagian dari sejarah Milan. Ini kompetisi kami, mentalitas kami. Konsistensi kami dalam lima tahun terakhir tidak bisa ditandingi siapa pun,” sebut Galliani seperti dikutip Football Italia. (wid)

    >> Kembali ke Atas

    Nasionalisme Milik Italia

    Inggris boleh bangga karena memiliki tiga wakil di semifinal. Tapi, rasa bangga itu akan sedikit kabur jika melihat kesuksesan trio Manchester United-Liverpool-Chelsea banyak ditentukan orang-orang asing, bukan asli Inggris.

    Bicara soal nasionalisme sejati, Italia, yang diwakili Milan, bisa jumawa. Aktor-aktor penentu I Rossoneri merupakan orang asli Italia, dari pemain sampai presidennya.

    Lihat saja komposisi starter Milan saat menekuk Bayern Muenchen 2-0, Rabu (11/4). Ada tujuh Italiano yang mengisi posisi-posisi vital di semua lini. Mereka adalah Massimo Oddo, Alessandro Nesta, Paolo Maldini, Gennaro Gattuso, Andrea Pirlo, Massimo Ambrosini, dan Filippo Inzaghi.

    Bandingkan dengan United, yang cuma didukung lima orang Inggris: Rio Ferdinand, Wes Brown, Michael Carrick, Alan Smith, serta Wayne Rooney. Jumlah pemain asli Inggris di Liverpool dan Chelsea malah lebih parah.

    Chelsea cuma mempunyai tiga: John Terry, Ashley Cole, dan Frank Lampard. Sementara itu, Liverpool hanya memiliki dua, yaitu Jermaine Pennant serta Peter Crouch.

    Nasionalisme Milan juga terasa di posisi pelatih. I Rossoneri adalah satu-satunya semifinalis yang diarsiteki pribumi. United diasuh orang Skotlandia, Chelsea oleh orang Portugal, sedangkan Liverpool oleh orang Spanyol.

    Begitu pula di kursi presiden. Di belakang layar Milan ada Silvio Berlusconi, orang asli Italia. Tiga pemilik semifinalis asal Inggris adalah orang asing. Chelsea dipunyai orang Rusia dan United-Liverpool dipegang orang Amerika. (wid)

  • MU Akan Bertanding di Makau, Jepang, Korsel dan Malaysia

    Klub populer dari Inggris, Manchester United, sudah mengkonfirmasikan akan bertanding musim panas di Makau, Jepang, Korea Selatan dan Malaysia, demikian diumumkan klub itu Selasa.

    Tim yang sedang memimpin dalam kompetisi Liga Inggris serta finalis Piala FA itu akan bertanding di Tokyo melawan Urawa Red Diamonds pada 17 Juli, kemudian menjajal tim FC Seoul di Korea Selatan pada 20 Juli.

    Tim itu, yang masuk dalam putaran semi final Liga Champion, seterusnya akan melawan tim Liga Cina, Shenzhen di Makau pada 23 Juli sebelum terbang ke Malaysia untuk bertanding di Kuala Lumpur pada 27 Juli.

    "Kami memiliki pendukung yang amat banyak di kawasan ini dan pemain selalu menikmati perjalanan seperti ini untuk bertatap muka dengan mereka dan bermain di depan mereka," kata Ketua eksekutip Manchester United, David Gill, dalam situs mereka.

    Klub itu berharap datang ke Asia sebagai tim yang baru menerima gelar juara Liga Inggris (Premier League) dan penyandang gelar Piala FA dan Liga Champions.

    Lawan mereka dalam kompetisi Liga Utama serta Piala FA adalah Chelsea dan tim itu akan berhadapan dengan klub raksasa dari Italia, AC Milan, di semi final kompetisi antarklub juara Eropa pada akhir bulan ini.

  • Duduk Tegak, Punggung Terganggu

    Jika selama ini banyak orang beraganggapan posisi duduk tegak saat bekerja adalah posisi terbaik untuk mencegah punggung cedera, namun ternyata kita keliru. Menurut survei yang dilakukan peneliti dari Skotlandia dan Kanada, posisi duduk tegak dengan sikap tubuh sempurna dalam tempo waktu lama justru menimbulkan gangguan punggung yang cukup kronis.

    Dengan menggunakan teknik magnetic resonance imaging (MRI), para peneliti menunjukkan gangguan ketegangan yang diderita punggung karena dipaksa duduk tegak dengan sikap sempurna.

    Dalam wacana mereka yang dijabarkan dihadapan masyarakat Radiological Society of North America, para peneliti menyakinkan bahwa posisi duduk terbaik adalah di depan meja kerja adalah sekitar 135 derajat, yang terbukti bisa membantu menimalkan cedera pada punggung bagian bawah.

    Data yang diambil dari British Chiropractic Association ini menyebutkan sekitat 32 persen populasi menghabiskan waktu lebih dari 10 jam sehari untuk duduk di depan meja kerja. Setengah dari mereka tak pernah meninggalkan meja kerja mereka, bahkan saat makan siang. Sementara dua pertiga menambah porsi duduk tegak saat mereka berada di rumah.

    Penelitian yang dilakukan dengan bantuan Woodend Hospital, Aberdeen, Skotlkandia ini melakukan percobaan pada 22 sukarelawan yang memiliki punggung sehat. Punggung mereka discan dengan mesin MRI, yang memudahkan pasien bergerak bebas, sehingga mereka bisa tetap berdiri maupun duduk, selama tes berlangsung.

    Lain dengan scanners tradisional yang mengharuskan pasien untuk berbaring, yang justru menyebabkan rasa sakit yang timbul karena gerakan atau postur tubuh yang berbeda.

    Dalam studi ini, pasien diminta duduk dalam tiga posisi: membungkuk (di mana posisi tubuh condong ke depan dengan sudut kemiringan sekitar 70 derajad, posisi duduk tegak (90 derajad), dan duduk santai dengan postur miring 135 derajad.

    Para peneliti mengukur sudut tulang belakang, tinggi dan pergerakan piringan tulang belakang dalam berbagai posisi. Piringan tulang belakang bergerak saat 'tumpuan beban berat badan' terpusat semuanya pada tulang belakang, sehingga membuat piringan sendi keluar dari tempatnya.

    Pergerakan piringan sendi ini ditemukan pada posisi duduk 90 derajad dari kursi (posisi tegak sempurna). Sementara posisi 135 derajad bisa mengurangi ketegangan piringan sendi dan membuat tendon dan otot jadi lebih rileks. Sementara posisi membungkuk menyebabkan pengurangan tinggi tulang belakang, dan mengakibatkan kerusakan tulang belakang bagian bawah.

    Dengan hasil studi tersebut, para peneliti meyakini bahwa posisi duduk 135 derajad adalah yang terbaik, karena posisi tersebut tidak menyebabkan tekanan pada tulang ligamen, dan otot-otot tetap berada dalam posisi baik di punggung.

    Pemimpin studi Dr Waseem Bashir dari Department of Radiology and Diagnostic Imaging, dari University of Alberta Hospital, Kanada, mengatakan: "Duduk dalam posisi anatomis adalah sangat penting, karena jaringan pada tulang belakang terhubung dengan ligamen yang bisa memicu rasa sakit jika posisi tidak pada tempatnya, dan bisa berkembang menjadi penyakit kronis."

    "Kami tidak mengusulkan untuk duduk santai selama berjam-jam. Namun kehidupan modern cenderung menuntut orang untuk bekerja dalam posisi duduk, untuk itu posisi duduk yang optimal sangat penting bagi kesehatan punggung," tambah Bashir seperti dilansir dari BBC.

    Senada dengan Bashir, Rishi Loatey dari British Chiropractic Association menyatakan: "Satu dari tiga orang menderita sakit punggung bagian bawah, dan duduk terlalu lama bisa gangguan tersebut, karena memang tubuh kita tidak dirancang untuk diam terlalu lama. Selain itu sikap duduk yang benar bisa mengurangi dan mencegah rasa nyeri pada punggung. Cara ini jauh lebih baik daripada mengobati sakit yang sudah kronis sebagai akibat dari posisi tubuh yang salah dalam tempo lama.

    Sementara Levent Caglar dari BackCare menyarankan duduk dengan paha dan batang tubuh membentuk sudut seimbang, karena postur tersebut sangat baik untuk tulang belakang. Caglar juga menyarankan duduk dengan kemiringan 120 derajad karena duduk dengan sudut kemiringan 135 derajad akan mempermudah tubuh tergelincir dari kursi.

  • Diet

    Memiliki tubuh langsing dan padat berisi tentu menjadi idaman setiap wanita. Namun bagaimana dengan mereka yang bertubuh gemuk, tentu hasrat memiliki tubuh seramping model butuh perjuangan yang tidak mudah. Alih-alih ingin tubuh langsing tapi justru kesehatan terganggu. Bahkan bisa jadi diet mati-matian yang Anda lakukan sama sekali tak ada gunanya, seperti yang dikutip dari Medicalnewstoday, Rabu (11/04/07).

    Fenomena meningkatnya 'pemburu tubuh langsing' di Amerika ini menimbulkan rasa khawatir pemerhati kesehatan Amerika, salah satunya Dr Traci Mann dari University of California, Los Angeles (UCLA), yang menyatakan diet tak selalu memberikan hasil efektif, karena penurunan berat badan tak akan bertahan lama.

    "Anda berhasil menurunkan 5 sampai 10 persen berat badan dengan berbagai diet ketat yang Anda lakukan, namun ada kemungkinan berat badan justru kembali naik. Dalam studi, kami menemukan mayoritas mereka yang melakukan diet justru mengalami kenaikan berat badan, bahkan lebih dari yang BB mereka sebelumnya," papar Mann yang melakukan studi selama 2-5 tahun.

    "Lebih dari dua pertiga pil pelangsing meningkatkan gangguan kesehatan, seperti serangan jantung, stroke, diabetes, dan melemahnya kekebalan tubuh."

    Diet yang membuat berat badan naik turun berulang kali (yo-yo behaviour) sangat buruk bagi kesehatan. Studi menunjukkan perilaku yo-yo justru membuat tubuh akan mengubah komposisi jaringan lemak dan otot dalam tubuh, membentuk lebih banyak jaringan lemak dan menyebarkannya, sehingga bagian atas tubuh akan menjadi lebih gemuk. Para ahli menyatakan perilaku yo-yo membuat setiap kalori yang Anda makan disimpan menjadi lemak.

    Senada dengan Mann, Janet Tomiyama, alumni fakultas Psikolog UCLA, menyatakan indikasi diet akan meningkatkan berat badan beberapa tahun ke depan. Dalam studi lain, mereka meneliti 19 ribu pria dan wanita dewasa berbadan sehat selama empat tahun dan meneliti keterkaitan antara gaya hidup dan berat badan.

    Hasilnya, mereka yang melakukan diet dan olahraga secara teratur mengalami penurunan berat badan lebih signifikan dibanding yang pelaku diet makanan/obat. Meskipun tak menutup kemungkinan untuk kembali mengalami kenaikan berat badan pada beberapa waktu mendatang.

    Penggunaan obat pelangsing yang sifatnya pencahar (diuretic ataupun laksatif) tidak efektif dalam program penurunan berat badan jangka panjang, karena akan membuat tubuh 'lupa' bagaimana mengeluarkan kotoran tubuh secara alami. Selain memaksa pencernaan bekerja terlalu keras.

    Studi ini diterbitkan oleh Masyarakat Psikologi Amerika dalam Journal of the American Psychological Association, edisi April 2007.

  • WAJAH TERKINI INDONESIAKU

    Perpecahan…
    Pengrusakan…
    Penindasan…
    Kesewenangan…
    Kedzaliman…
    Mewarnai wajah Indonesiaku

    Tak adakah lagi persaudaraan?

    Kemana hilangnya pribadi Indonesiaku itu
    Yang menjadi kebanggan sepanjang zaman
    Keramahan adakah disana?
    Tenggang rasa bersembunyi dimana?
    Gotong royong apakah cuma semboyan?
    Kasih sayang hilang entah kemana.

    Emosi mulai berkuasa
    Amarah membara didada
    Dendam mengakar dihati

    Apa guna semua?
    Tak ingatkah lagi perjuangan para pahlawan
    Mengangkat senjata
    Maju, bahu membahu mewujudkan cita
    Demi persatuan Indonesia tercinta?

    Nyawa tak hendak dipandang
    Pengorbanan tak meminta balasan
    Keikhlasan menjadi landasan

    Lalu…kenapa pengorbanan dibalasi perpecahan?
    Perpecahan yang membasahi bumi pertiwi
    Dengan merah darah rakyat negeri ini

    Masihkah ada penghargaan atas warisan pejuang negeri ini?
    Negeri yang tertindas oleh tangannya sendiri

    Oh…hendak dibawa kemana Indonesiaku ini

  • Anakmu bukan milikmu

    Mereka putera-puteri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri

    Lewat Engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau,

    Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.

    Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pirkiranmu,

    Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri

    Patut kau berikan rumah untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya,

    Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan,

    Yang tiada dapat kau kunjungi, sekalipun dalam impian.

    Kauboleh berusaha menyerupai mereka,

    Namun jangan membuat mereka menyerupaimu.

    Sebab kehidupan tidak berjalan mundur,

    Pun tidak tenggelam di masa lampau.

    Kaulah busur dan anak-anakmulah, anak panah yang meluncur.

    Sang Pemanah maha tahu sasaran bidikan keabadian.

    Dia merentangmu dengan kekuasaan-Nya,

    Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.

    Meliuklah dengan sukacita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,

    Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat,

    Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap.

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.